Up dobel nih😂Happy Reading All, Don't Forget To Vote And Coment! Thanks.
Aletta memasuki ruang rawat Papanya, dengan muka ditekuk. Melangkah perlahan, menghampiri sang Papa yang terkulai lemas di ranjang.
"Hey, bidadari Papa dari mana saja?" Aletta memeluk Papanya erat, pelukan yang selama ini ia dambakan, akhirnya terwujud.
"Jangan pernah lepasin pelukan ini, Pa. Aletta mohon."
"Pelukan ini untuk Aletta, selamanya." Ravli tersenyum.
"Bidadari Papa harus jadi gadis kuat, jika suatu saat tangan Papa tidak mampu lagi memeluk Aletta." Ia menggeleng cepat, matanya berair. "Papa harus bersama Aletta, selamanya, iya 'kan Pa? Papa janji?"
Ravli tetap setia dengan senyuman yang Aletta rindukan itu. "Suatu saat, di surga. Dunia ini fana, tidak ada yang kekal di sini, sayang."
"Tidak!" Aletta berteriak histeris. Rey di sampingnya terkejut. "Aletta, kenapa?"
Aletta menatap Rey yang sedang menyetir, matanya mulai kosong kembali.
"Aletta?" Rey memastikan kembali, Aletta menitihkan air mata. Rey memberhentikan mobilnya.
"Nightmare?" Aletta mengangguk mantap. "Berdoa-lah, minta sama tuhan supaya dijauhkan dari sesuatu yang tidak kamu inginkan, oke?"
"Kak?" Rey berdehem halus menanggapinya. "Sampai kapan Aletta sendiri? Kenapa Aletta tidak bisa merasakan kasih sayang mereka. Aletta ingin, Aletta mau perhatian mereka, sebentar saja jika boleh."
"Kamu, tidak sendiri, ada tuhan. Cobalah bangun, buka matamu. Banyak orang yang peduli di sampingmu, coba belajar menghargai seseorang yang saat ini ada untukmu." Misalnya saya, Aletta. Walaupun nyatanya, kamu tidak pernah menginginkan saya di sini.
KAMU SEDANG MEMBACA
RAPUH [On Going]
Short StoryRAPUH [NEW] [Welcome And Happy Reading All!] Cover By: Taryuni_ Keluarganya utuh, hanya saja perlindungan dan kasih sayang tak pernah berpihak padanya. Dari masih bayi-hingga menjadi dewasa, seperti sekarang, ia hanya mendengar kata-kata yang tak pa...
![RAPUH [On Going]](https://img.wattpad.com/cover/232786280-64-k784970.jpg)