35. Hukuman 🦋 (REVISI)

11.4K 396 53
                                        

HAI KESAYANGAN AUTHOR, APA KABAR?

SEBELUM BACA LEBIH BAIK KALIAN FOLLOW DULU AKUN AUTHOR.

JANGAN LUPA VOTE DAN COMMENT DI SETIAP PARAGRAF 💬

_HAPPY READING_

🦋🦋🦋

Sudah sehari semalam Reiyhan di rawat di rumah sakit dan sore ini Reiyhan sudah di perbolehkan untuk pulang oleh dokter Roy.

Reiyhan dan Santi sedang duduk mengobrol dengan Reiyhan yang duduk di brankar dan Santi duduk di kursi di samping Reiyhan. Sedangkan David kini dia sedang menyelesaikan administrasi milik Reiyhan agar anaknya itu bisa pulang.

Tak lama pintu ruangan di buka dari luar dan muncullah David yang sedang memegang kertas masuk ke dalam ruangan inap Reiyhan.

"Ayo kita pulang" Ucap David dan di balas anggukan oleh Reiyhan dan Santi.

Mereka keluar dari rumah sakit dan berjalan menuju parkiran untuk pulang menggunakan mobil milik David karna mobil milik Reiyhan sudah di bawa kembali pulang ke Bandung oleh orang suruhan David. Saat sampai di parkiran mereka langsung masuk ke dalam mobil dan tidak lama mobil pun melaju menjauh dari area rumah sakit.

Di perjalanan hanya terjadi keheningan. David yang fokus menyetir, Santi yang sejak tadi masuk ke dalam mobil fokus bermain HPnya sedangkan Reiyhan di belakang sedang duduk sambil melihat jalanan memikirkan sesuatu yang entah apa itu.

David yang tidak sengaja melihat Reiyhan dari kaca kecil di dalam mobil hanya bisa tersenyum kecil.

"Kamu kenapa Reiyhan?" Tanya David.

Reiyhan yang tadi sempat melamun langsung melihat kearah daddynya. "Nggak ada apa-apa dad, Reiyhan cuman lagi mikirin sesuatu aja".

Santi yang tadi sibuk bermain HP langsung mematikannya dan beralih melihat kearah Reiyhan yang di belakangnya.

"Mikirin apa sayang?" Tanya Santi lembut.

"Hmm... Dad, aku boleh nanya ga, hukuman apa yang bakal om Hanif kasih sama aku?" Tanya balik Reiyhan kepada daddynya.

David yang mendengar pertanyaan putranya pun tersenyum kecil masih dengan fokus menatap ke jalanan.

"Nanti juga kamu akan tahu sendiri Reiy" Jawab David masih fokus menyetir.

Santi tersenyum sedangkan Reiyhan menghela nafasnya kasar. Tak terasa mobil sekarang sudah memasuki area tol dan itu sukses membuat Reiyhan bingung.

'Mau kemana ini kok ngelewatin tol yang bukan jalan kearah Bandung??' Batin Reiyhan menatap bingung kearah jalanan.

Reiyhan terdiam dan matanya masih melihat ke jalanan. Hingga mobilnya masuk ke area tol yang akan menuju ke salah satu kota yaitu Bogor.

"Daddy Mommy kok mobilnya pergi ke arah Bogor sih, kenapa nggak ke arah Bandung?" Tanya Reiyhan dengan ekspresi bingung.

Bukan David yang menjawab melainkan Santi. "Sayang, kita bakalan pergi Bogor. Kamu akan menjalani hukuman kamu di sana nantinya" Balas Santi.

Reiyhan sangat terkejut dan bingung harus bagaimana namun ekspresi kagetnya ia tutupi dengan wajah dingin Reiyhan.

'Apah! Bogor?! Jadi gue bakalan dapet hukum di sana? Ah palingan juga hukumannya nggak berat. Santai aja' Batin Reiyhan sambil sedikit terkekeh.

David kembali melihat kearah kaca dalam mobil yang memperlihatkan Reiyhan yang sedang terkekeh tanpa suara.

"Kenapa kamu ketawa? Ada yang lucu?" Tanya David bingung.

REIYRAFA [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang