40. ADI WAKIL BAKARA (REVISI)

6.4K 303 21
                                        

HAI KESAYANGAN AUTHOR, APA KABAR?

SEBELUM BACA LEBIH BAIK KALIAN FOLLOW DULU AKUN AUTHOR.

JANGAN LUPA VOTE DAN COMMENT DI SETIAP PARAGRAF 💬

_HAPPY READING_

🦋🦋

Sekarang adalah jam istirahat ke 2. Kini Reiyhan dan Adi sedang berada di rooftop sekolah. Mereka duduk di sofa yang disediakan sekolah untuk siswa-siswi yang ingin duduk diatas rooftop.

Namun sekarang sudah jarang siswa-siswi yang datang ke rooftop karena beberapa bulan yang lalu di rooftop pernah terjadi kebakaran.

Dan rooftop dipergunakan kembali dari satu minggu lalu saat Reiyhan baru saja pindah ke SMA Baturaden. Tapi entah kenapa jarang ada lagi siswa-siswi yang kembali datang ke rooftop, mungkin mereka takut kejadian kebakaran akan terulang.

Adi awalnya menolak ajakan Reiyhan untuk pergi ke rooftop karena dia awalnya ingin pergi ke kantin. Karena sudah waktunya makan tapi Reiyhan tetap memaksanya pergi ke rooftop pada akhirnya Adi pun menuruti kemauan Reiyhan.

Namun tenang saja kini Adi sedang memakan mie ayam karena tadi Adi sempat meminta tolong ke salah satu siswa adik kelasnya untuk membelikannya mie ayam, air mineral dan minuman kesukaannya yaitu susu milo dingin.

Mie ayam yang sedari tadi di makan Adi habis dan dia menaruh mangkok mie ayam tersebut diatas meja yang ada di depannya. Adi bersendawa pelan lalu setelah dia menatap Reiyhan yang sedang merokok disampingnya.

"Lo kenapa pindah ke sini Reiy?" Tanya Adi sambil mengambil susu milo yang sudah tidak terlalu dinginnya diatas meja.

Reiyhan terdiam sebentar sambil melihat kearah halaman sekolah dari atas rooftop. "Hukuman" Jawab Reiyhan singkat tanpa menatap balik Adi.

Adi mengernyitkan dahinya. "Hukuman? Hukuman apa tuh?".

Pandangan Reiyhan masih mengarah kebawah sana tanpa sekali pun menatap Adi. "Hukuman karena gue hamilin anak orang" Jawab Reiyhan lagi dengan santainya tanpa ada rasa malu mengatakan itu.

Adi membulatkan matanya kaget mendengar perkataan Reiyhan barusan yang sangat-sangat santai seperti tidak ada beban sama sekali.

"Heh anjing! Lo jangan bercanda ya! Udah ngomongnya juga santai banget berasa baru aja ngehamilin kucing bukan manusia" Karena kesal reflek Adi menoyor kepala Reiyhan.

Reiyhan yang tiba-tiba kepalanya ditoyor oleh Adi langsung menatap Adi dengan tajam dan Adi pun baru sadar atas perbuatannya langsung menyembunyikan kedua tangannya di belakang punggungnya.

Adi tersenyum lebar memperlihatkan giginya. "Hehe.. Sorry reflek gue tadi broo, jangan marah ya".

Reiyhan menghela nafasnya pelan dan mendekatkan kepalanya kearah Adi. Reiyhan membisikan sesuatu kepadanya. Tak lama Reiyhan kembali keposisi semula lalu dia menatap kembali kearah halaman sekolah.

"Hmm.. Gue enggak tahu Reiy, nanti coba gue tanyain deh sama temen-temen gue yang lainnya".

Tiba-tiba HP Reiyhan berdering di dalam saku celana putih abu-abunya pertanda ada yang menelponnya. Reiyhan mengambil HPnya lalu melihat nama orang yang menelponnya.

Kenapa dia telpon. Batin Reiyhan. ternyata Refga yang menelponnya.

Reiyhan menggeser tombol berwarna hijau di layar HPnya keatas dan mendekatkan HPnya ke telinga kanannya .

"Halo" Kata Reiyhan.

"Assalamu'alaikum, apa kab--" Ucap Refga namun langsung dipotong oleh Reiyhan.

REIYRAFA [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang