Bab 13

1.3K 207 27
                                    

      Langit gelap tiada bintang yang menemani sang rembulan yang meredupkan cahayanya. Awan hitam juga menghiasi sekeliling sang rembulan membuat suasana semakin mencengkam. Udara juga semakin dingin sedingin dengan suasana tempat ini sekarang. Terlihat disana sudah berdiri sosok winter dengan ekspresi datarnya dan pandangannya tajam menatal sosok yang berdiri dihadapannya sekarang. Disampingnya juga ada karina yang terlihat khawatir sambil mengelus punggung winter dengan lembut.

      Seorang ahn yujin duduk berlutut dihadapan winter yang menatapnya tajam dengan melipat tangan didada. Ia sudah berposisi seperti ini sejak 30 menit yang lalu. Mengharapkan maaf dari winter yang memberinya amanah agar menjaga minjoo dengan benar. Tapi sayangnya, kali ini ia salah mengambil jalan dan meninggalkan minjoo seorang diri. Sampai ia dapat kabar yang kurang menyenangkan dari winter kalau minjoo sedang diculik ryujin.  Yujin kesal kenapa harus minjoo? Kenapa harus minjoo yang tidak bersalah dan tidak tau apa-apa itu? Kenapa bukan dirinya saja.

      Ia sudah mencari minjoo disegala tempat walau hasilnya nihil. Ia sudah datang kerumah ryujin tapi tetap saja hasilnya tetap sama. Dan disinilah ia sekarang berada dihadapan seorang kim minjeong yang menatapnya tajam karena melalaikan kewajibannya.
"Dari awal aku sudah menegaskan jangan pernah meninggalkan satu sama lain. Kita tidak tau apa yang akan menimpa kita kedepannya. Dan inilah akibatnya kalau kalian melanggarnya. Aku bukan sok mengatur kalian,bukan maksudku tidak memberikan kalian kebebasan. Hanya saja aku tidak ingin hal seperti ini terjadi. Kalau sudah seperti ini siapa yang akan disalahkan?". Marah winter dengan nada dinginnya. Membuat karina sendiri terdiam dan menatap iba yujin yang menghapus airmatanya sendiri.

"Maaf~". Hanya sepatah kata itu yang mampu yujin ucapkan. Hanya itu yang bisa mewakili dirinya walau kesalahannya tentu saja tidak bisa dimaafkan. Ia sadar kalau ia sudah salah bertindak dan ia tau konsekuensi yang akan ia terima kalau sudah melanggar aturan winter. Apalagi membuat winter marah sebesar ini kepadanya.

      Winter menghela nafas kesal dan mengacak rambutnya sendiri. Ia semakin bingung ingin mencari minjoo dimana. Sudah semua tempat mereka datangi tapi tetap saja mereka tidak menemukan jejak apapun. Kalau sudah begini bagaimana nasib minjoo disana. Apalagi winter semakin teringat dengan lirihan minjoo yang seakan-akan dia sedang sangat takut disana. Winter bersumpah kalau saja ada noda darah dan luka ditubuh minjoo ia tidak akan segan-segan membunuh ryujin dengan tangannya sendiri.

"Sebaiknya kita pulang dulu dan berpikir tenang dimana minjoo sekarang. Kalau kita gegabah kita tidak tau apa akibat dari tindakan kita nantinya". Saran karina membuat yena menganggukan kepalanya ia tidak tega juga melihat yujin yang berlutut merasa bersalah itu.

"Kau pikir dengan kita berdiam diri bisa mengembalikan minjoo dengan sendirinya iya itu maksudmu?". Tanya winter dingin karina menggelengkan kepalanya karena itu bukan maksud yang ia inginkan. Yang ia inginkan adalah bisa berbicara baik-baik untuk menentukan langkah selanjutnya.

      Melihat winter yang semakin emosi dan wajahnya sudah sampai memerah. Karina tau bagaimana berartinya semua teman winter. Apalagi sekarang adalah minjoo yang jelas-jelas orang yang mengerti winter melebihi karina. Tapi masalah seperti ini kalau tidak tau tujuannya sama saja membuang waktu hanya memarahi yang dianggap salah.

Bruuuk

      Karina terkejut begitu juga dengan yujin dan yena yang terkejut tapi langsung menundukan kepala mereka sedangkan karina menatap winter tidak percaya. Bagaimana tidak winter memukul meja dihadapannya sekarang dengan emosi yang menggebu-gebu. Ya mereka sekarang ada di markas winter dan teman-temannya. Tempat ini sangat bersih dan tapi apalagi dalamnya sudah seperti rumah sendiri. Karina sempat tidak percaya karena biasanya anak-anak bergaul itu semuanya pasti kotor dan berantakan. Tapi markas winter bersih dan rapi.

Great DoctorTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang