part 3

1.5K 147 4
                                        


"LEPAS CHAENG"bentak lisa membuat rose terkejut lalu melepaskan tangan lisa,,baru kali ini lisa membentaknya, kenapa rasanya sakit sekali???

Rose menunduk saat lisa membentaknya,lisa hanya diam melihat rose yg menunduk,sungguh ia tidak tega pada rose rasanya ia ingin menangis ketika melihat rose yg menunduk karna kecewa padanya, tapi apa boleh buat, ini semua demi kebaikan mereka, terutama kebaikan untuk rose.

"aku minta maaf"kata lisa tanpa melihat ke arah rose, lisa melihat ke mana saja asal jangan mata rose yg kini sedang menatapnya,tatapan itu,tatapan yg amat sangat menyakitkan untuk lisa pandang.

"sebaiknya kita sampai disini saja,mulai sekarang kita putus Chaeng " rose tampak terkejut dengan perkataan lisa, apa maksudnya mengatakan hal itu tiba tiba. Ingin rasanya lisa pergi sekarang juga dari hadapan rose,sungguh ia tak tahan untuk menahan airmatanya.

"a,, apa maksudmu sayang,, pliss jangan katakan kata kata itu"kata rose penuh harap agar lisa menarik kembali ucapannya.jangan lupakan airmatanya yg mulai jatuh satu persatu tanpa bisa ia tahan.
"kamu hanya bercandakan??iya kan?? Serius ini gk lucu"lanjut rose berharap kalau lisa cuma mau prank dirinya, tapi apa boleh buat inilah kenyataan yg harus ia terima.

"aku gk bercanda,aku ingin kita putus"kata lisa mencoba untuk tetap terlihat baik baik saja

Rose tersenyum miris dan menggeleng melihat lisa yg tidak mau menatapnya.

Rose kembali mengambil tangan lisa, menggenggamnya dengan lembut,
Menatap mata lisa dalam walau yg di tatap tak pernah mau untuk bertemu pandang dengannya

"apa kamu sudah tidak mencintaiku lagi?? "

"apa aku berbuat salah? Jika iya, pukul saja aku, asal jangan seperti ini"

Lisa diam berusa mati matian agar tidak menangis,ia memberanikan diri untuk menatap mata rose yg sudah di penuhi air mata.
Lisa memejamkan matanya sejenak, lalu menarik napasnya dan menghembuskannya perlahan.

"aku minta maaf, tapi aku gk bisa lagi sama kamu chaeng, menjauhlah dariku, aku mohon"

Rose menggeleng kuat, ia tidak percaya sama perkataan lisa

"bagaimana mungkin kamu mengakhiri hubungan kita tanpa alasan"

"aku tidak mencintaimu lagi"

"bohong,, kamu bohong lisa, apa sebenarnya yang membuat mu begini? "

"Aku tidak mencintaimu lagi PArk chaeyoung" kata lisa lalu ia pergi ke kamarnya,lisa menutup pintunya dengan kasar, lalu ia terduduk karna tak tahan dengan tangis yg ia tahan sedari tadi, menangis sejadi jadinya, berharap bisa menenangkan hatinya yg lagi sakit.

Rose menatap nanar pintu kamar lisa yg sudah tertutup.

"AKU TIDAK PERCAYA PADA MU LALISA, AKU TAU KAU MASIH MENCINTAIKU,AKU AKAN TETAP MENUNGGUMU,,"teriak rose di depan kamar lisa, lalu ia berbalik mau ke kamarnya tapi terhenti ketika ia melihat jisoo dan jennie yg memperhatikan mereka dari tadi.

"Maaf atas keributan ini"kata rose sambil menunduk lalu ia pergi ke kamarnya mengunci pintu agar tidak ada yg mengganggunya, ia ingin sendiri.
.
.
Pagi ini jennie dan jisoo lagi sarapan di meja makan, biasanya mereka bakalan berempat,tapi kali ini hanya mereka berdua,rose pagi pagi sekali sudah pergi dari dorm, sedangkan lisa ia juga akan segera pergi.

"aku duluan unni"kata lisa pada jisoo dan jennie lalu ia pergi tanpa menunggu jawaban dari kedua unninya.

Jisoo menghela napasnya melihat kedua maknae line nya yg lagi punya masalah,yg dulu dorm bisa jadi rumah kedua bagi mereka tapi sekarang tidak lagi. Rasanya hampa.

Sedangkan jennie??sebenarnya ia juga sedih dengan keadaan ini, tapi mau bagaimana lagi,ia sudah di butakan cinta.
.
.
Siang ini mereka ada latihan terakhir untuk konser mereka yg bakal di adakan lusa, tapi sudah setengah jam mereka menunggu rose belum juga datang, tidak ada yg tau ia kemana, hpnya pun tidak aktif.

"inilah yg tidak saya sukai dari kalian,kalian suka berbuat seenaknya sendiri tanpa memikirkan yg lain"

Jennie,jisoo dan lisa hanya diam mendengar perkataan pelatih mereka yg tampak marah.

"ada yg tau rose kemana?? "

Mereka bertiga kompak menggeleng tanda tidak ada yg tau dimana keberadaan rose sekarang.

Clekkk

Semua orang yg ada di ruangan itu kompak melihat ke arah pintu yg terbuka, dan masuklah rose.

"maaf ssaem,,,, saya telat"kata rose menunduk, pelatih mereka menghela napasnya melihat rose

"ini terakhir kalinya ada yg terlambat datang"

"nee ssaem"kata mereka berempat.
.
.

"unni duluan aja"kata rose pada jennie yg mengajaknya pulang bareng sudah malam, ini waktunya mereka untuk pulang dan beristirahat.

"loh kenapa??bukankah tadi kita di suruh pulang bareng sama menejer unni"kata jennie

"loh,,,kalian belum pulang??" Tanya jisoo yg baru datang bersama lisa,

"ini mau pulang kok unni, tapi rosie bilang duluan aja"

Lisa melihat ke arah rose,saat rose melihat ke arahnya lisa segera buang muka ke arah lain.

"kenapa chaeyoung??"tanya jisoo

"ani unni,,,, aku mau mampir bentar ke apartemen ryujin"

"gk besok aja,,ini udah malam loh, lagian kalo menejer kita tau kamu gk langsung pulang pasti dia akan marah"

"tapi unni"

"besok aja,,,ayo kita pulang,kita semobil aja ya,, udah lama rasanya kita tidak semobil"lanjut jisoo

Rose masuk lebih dulu dan duduk di bangku belakang,lalu di susul lisa,lisa hendak mau masuk ke kursi belakang di samping rose karna memang biasanya jika mereka berempat satu mobil,yg duduk di belakang tu rose dan lisa.
Lisa berhenti dan tidak jadi ke kursi belakang,ia duduk di kursi kedua.

"jennie unni aja yg di belakang"kata lisa,otomatis jennie tersenyum cerah mendengar permintaan lisa, ia duduk di samping rose yg menatap ke luar jendela.

.
.

"Rosie tunggu"

Rose berhenti ketika ia hendak masuk kamar tapi tangannya di tahan sama jennie

"ada apa unni?? "

"boleh aku tidur denganmu?? "

"maaf unni bukannya aku gk mau, tapi sebaiknya unni tidur di kamar unni saja,,,, maaf"kata rose melepas genggaman tangan jennie lalu ia masuk ke kamarnya tanpa memperdulikan jennie.

"kita lihat aja seberapa jauh kamu bisa bertahan rosie"gumam jennie melihat pintu kamar rose yg sudah tertutup rapat.
.
.
Tbc

My secret sister  (complete)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang