"mau langsung ke kamarku?? "tanya jennie pada rose ketika mereka sudah di dalam dorm, rose nampak berpikir sambil ia melihat jisoo yg masuk ke kamarnya dan lisa yg berjalan ke arah dapur.
"unni duluan aja, aku mau mandi dulu kayaknya" kata rose pada jennie lalu jennie mengangguk
"unni bersiaplah untuk malam ini" bisik rose lalu ia pergi ke kamarnya,jennie yg mendengar bisikan rose seketika wajahnya memerah karna malu.
.
.
"chaeng?? Kamu mau buah?? "tawar lisa pada rose yg baru keluar dari kamar,rose sudah mandi ia rencananya akan pergi ke kamar jennie dan menghabiskan malam yg panjang berdua dengan jennie.tapi langkahnya terhenti ketika lisa memanggilnya dari arah ruang tv, di situ juga ada jisoo yg lagi menonton.
"kenapa diam disitu? Kau tak mau? Yasudah jika tidak mau, biar unni sama lisa yg habiskan" kata jisoo yg melihat rose hanya diam melihat mereka berdua,lalu rose tersenyum melihat lisa, ia baru ingat baru kali ini lagi lisa bicara dengannya selain di depan kamera.
"siapa bilang aku tak mau" kata rose lalu ia berjalan ke arah lisa dan jisoo,ia mengambil apel di meja, lalu ia mendudukkan dirinya di samping lisa, sedangkan jisoo ada di karpet di bawah, lagi sibuk menonton drakor pavoritenya.
.
.
Jennie baru keluar dari kamar mandinya hanya menggunakan handuk, lalu ia berjalan ke arah lemari,jennie membuka lemari lalu melihat satu persatu bajunya, kira kira mana yg akan ia gunakan malam ini.
"mana ya?? " gumam jennie sambil mengetuk etuk jarinya pada dagunya. Lalu sebuah senyuman timbul di bibirnya ketika mengingat bisikan rose tadi.
"tidak perlu pakai bajulah, handuk ini saja, nanti jika rosie datang kan bisa langsung "gumam jennie tersenyum cerah, lalu ia berjalan ke arah ranjang untuk menunggu kedatangan rose.
.
.
Rose sibuk dengan apelnya, jisoo sibuk dengan drakornya, sedangkan lisa? Ia sibuk melihat rose yg lagi makan, rasanya sudah lama ia tak duduk berdekatan dengan rose seperti ini sejak mereka putus.
"chaeyoung a?? "panggil lisa pake aegyo, ntah apa yg membuatnya jadi bertingkah begitu.
"wae princes?? " tanya rose lembut,ia tersenyum melihat lisa yg bertingkah imut padanya.
"bukakan mangga untukku" kata lisa masih dengan aegyonya, jisoo yg lagi anteng dengan drakornya seketika ia melihat ke arah lisa yg sok imut di depan rose.
"aisshh dia menirukan adengan di fight for my way" kata jisoo yg sedikit risih dengan aegyo lisa. Rose hanya tersenyum menanggapi ucapan jisoo.
Lalu ja melihat ke arah lisa lagi.
"lisa ya? Kamu belum menghapus make up mu?? " tanya rose yg baru sadar jika lisa masih pake make up.
"kamu belum menghapus make up?? "tanya jisoo juga lalu lisa megangguk
"cepat sana hapus dulu make up mu" lanjut jisoo, lalu lisa bertingkah sok imut lagi.
"unni yg harus menghapus make up ku" kata lisa masih pake aegyo
"berhentilah bersikap sok inut lisa, unni jijik melihatnya" kata jisoo yg sangat anti dengan aegyo
"unni yg harus menghapusnya"
"wah,,, chaeyoung ah, ayo kita kunci saja anak ini di luar" kata jisoo yg benaran kesal dengan tingkah lisa.
Lalu lisa dan rose tertawa melihat wajah jisoo yg tampak kesal.
"jangan begitu di depan jisoo unni baby" kata rose sambil mengusap usap rambut lisa. Lisa hanya tersenyum menanggapi ucapan rose.
"bukankah milikku harusnya bersamaku?? "batin lisa tersenyum melihat rose yg lupa niat awalnya ingin ke kamar jennie.
.
.
"Rosie kemana sih?? Lama bangat" gerutu jennie,ia sudah bosan menunggu rose yg sedari tadi tidak datang.
"apa di lupa? Atau ketiduran? " gumam jennie lagi. Akhirnya setelah berpikir cukup lama jennie beranjak dari ranjangnya.jennie keluar dari kamarnya masih dengan menggunakan handuk, ia rela kedinginan demi untuk menunggu rose.
Pas jennie keluar ia melihat ke bawah tepat di ruang tv, ia melihat lisa jisoo dan rose yg lagi tertawa bersama entah apa yg mereka bicarakan.
Ternyata ini yg membuat rose melupakan jennie??
"eoh jen?? " panggil jisoo yg gk sengaja melihat ke arah lantai dua dan ia melihat jennie berdiri tepat di dekat tangga.
Jennie tidak menjawab panggilan jisoo ia hanya diam dengan prasaan kecewa,lalu ia berbalik berjalan ke arah kamarnya,setelah ia masuk ia membanting pintu kamarnya membuat jisoo memegang dadanya karna kaget.
"si Jenni gila apa ya? Main banting banting pintu segala" gumam jisoo, sedangkan rose dan lisa hanya melihat ke arah pintu kamar jennie.
"kenapa jennie unni tidak kemari? "tanya lisa,lalu jisoo mengedikkan bahunya acuh.
"mungkin jennie baru mandi, dia kan masih pake handuk mau pake baju dulu kali" lanjut jisoo,rose yg mendengar perkataan jisoo langsung tersadar apa niat awalnya keluar dari kamar tadi.
"trus kenapa pake banting pintu? " tanya lisa lagi.
Tanpa menghiraukan lisa dan jisoo rose langsung berlari ke arah kamar jennie.
"lah,, chaeyoung juga kenapa coba?" heran jisoo.
.
.
Tok tok tok
"unni,, unni buka pintunya" kata rose sambil mengetuk etuk pintu kamar jennie yg sengaja di kunci.
"unni,, " rose terus memanggil walau tidak pernah di jawab oleh jennie
Jisoo dan lisa hanya melihat rose dari bawah."mereka kenapa sih?? " tanya jisoo pada lisa, lalu lisa hanya menggeleng.
"orang di dorm ini udah pada stress" lanjut jisoo lalu ia pergi ke kamarnya.
"yak,, unni aku gk stress ya" teriak lisa lalu ia juga pergi ke kamarnya tanoa menghiraukan rose yg masoh berdiri di depan kamar jennie.
"unni,, " panggil rose lagi..
"pergilah rosie" teriak jennie dari dalam kamarnya
"buka pintunya dulu"
"pergi,,, "
"unni "
"pergi,,,, aku gk suka sama pembohong"
"unni plisss buka dulu"
"pergi park chaeyoung" teriak jennie hingga rose terpaksa pergi dari depan kamar jennie,ini salahnya yg melupakan janjinya pada jennie hanya karna tadi lisa memanggilnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
My secret sister (complete)
Cerita Pendekmenceritakan tentang persaudaraan rose blackpink dan ryujin itzy yg tidak banyak orang mengetahuinya, hanya blackpink dan itzy yg tau soal itu demi pekerjaan masing masing.. disini juga menceritakan tentang cinta antara Jennie-Rose-lisa-Jisoo.. nt...
