Malam ini rose sendirian di kamarnya, setelah tadi mereka melakukan konser dan sekarang orang tua para member di izinkan untuk menginap dan tidur bersama anak mereka, jadi sekarang jisoo,jennie dan lisa tidur sama eomma mereka appa mereka di hotel.
Sedangkan rose ia duduk sambil memeluk lututnya di atas ranjangnya, sungguh ia sangat merindukan orang tuanya,apalagi suara suara canda tawa dari kamar sebelah yg terdengar membuat rose semakin merindukan orang tuanya.
"eomma"lirih rose di sela sela tangisannya,berharap eommanya datang dan memeluknya walau hanya sebentar,tapi itu semua mustahil, itu tidak akan pernah terjadi.orang tuanya sudah tenang di alam sana.
.
.
Pagi ini semua lagi ada di dapur untuk menyiapkan sarapan pagi ini kecuali lisa sama rose yg belum datang. Masih tidur mungkin.
"pagi semua"sapa lisa yg baru turun dari tangga dan berjalan ke arah dapur disana sudah ada eommanya yg lagi memasak bersama eommanya jennie dan jisoo,sedangkan jennie dan jisoo hanya duduk di meja makan.
"pagi"kompak mereka semua.
Lisa membuka kulkas lalu mengambil air mineral untuk ia minum.
"lisa"
"iya mom?? " jawab lisa ketika eommanya memanggil
"Rose belum bangun mungkin, bangunin sekalian ya sayang"
Lisa terdiam mendengar perkataan eommanya,eommanya belum tau jika ia dan rose sudah putus, yg eommanya tau rose masih berstatus sebagai kekasih lisa.
"Biar jennie saja eomma"kata jennie tersenyum pada eommanya lisa lalu ia segera berjalan menuju ke kamarnya rose. Sedangkan lisa hanya menatap kepergian jennie dengan tatapan yg sulit di artikan.
"aku tau,,, ini semua ulahmu unni"batin lisa,ia masih terus melihat ke arah jennie yg naik ke atas tangga.
"lisa kamu kenapa sayang?? "
"eoh,,,,gapapa eomma"kata lisa tersadar dari lamunannya
Lalu ia mengambil piring makanan dari tangan eommanya dan membawanya ke meja makan.
.
.
Sedangkan di kamar rose jennie sedang berdiri di dekat ranjang rose yg masih betah dalam mimpinya, jennie melipat tangannya di depan dada, sambil terus menatap rose.
Lalu jennie naik ke atas ranjang rose dan masuk ke dalam selimut yg sama dengan rose, jennie memeluk tubuh rose erat sambil tersenyum,sesekali ia mencium gemas pipi rose.
"apa kamu tidak berniat untuk bangun pagi ini hubby" kata jennie di telinga rose sambil masih terus memeluk rose yg tidak merasa terganggu dengan tingkah jennie.
"hubby???? "jennie menepuk nepuk pipi rose agar rose bangun.
"egghh?? "
Erang rose yg mulai terganggu dengan tingkah jennie, rose membuka matanya perlahan menyesuaikan cahaya yg masuk. Lalu ia kaget ketika melihat jennie yg sedang tersenyum padanya,bahkan jarak wajah mereka sangat dekat dengan posisi jennie yg memeluknya.
Cup
Rose tersadar ketika jennie mencium bibirnya sekilas lalu rose melepaskan pelukan jennie darinya,
"unni ngapain disini?? "tanya rose yg sudah berdiri dari ranjangnya, jennie tidak ambil pusing dengan tingkah rose yg seakan menolaknya, jennie bersandar pada headboard ranjang rose,mencari posisi nyaman untuknya.
"bukankah sudah tugas seorang wifey untuk membangunkan hubbynya setiap pagi?? "
"ck" decak rose lalu ia pergi ke kamar mandi.
Jennie turun dari ranjang lalu membereskan tempat tidur rose yg berantakan.setelah selesai jennie berkacak pinggang melihat lihat kamar rose, lalu matanya menyipit ketika melihat foto rose dengan lalisa yg terpasang di atas nakas dekat tempat tidur rose dan di dinding kamar rose.
Jennie berjalan ke arah nakas mengambil fto itu, lalu ke dinding.
"mengganggu penglihatan"kata jennie pada kedua poto yg ada di tangannya lalu ia dengan mudahnya membuang poto itu ke tempat sampah yg ada di kamar rose.
Setelah itu jennie keluar dari kamar rose, namun tak lama ia balik lagi dengan foto di tangannya, jennie memajang potonya di dinding kamar rose, untuk menggantikan poto lisa yg tadi, setelah selesai ia tersenyum senang melihatnya,
"nah,,, gini kan enak untuk di pandang"senyum jennie lalu ia berjalan ke arah nakas menarok foto dirinya dan rose di situ.
"ckk,,, ini jauh lebih baik"gumam Jenni tersenyum bangga.
.
.
"rose?? Sudah bangun? Ayo sini sayang duduk dekat eomma sama lisa juga"rose tersenyum menanggapi ajakan eommanya lisa,lalu ia melihat ke arah lisa yg duduk di meja makan sambil menatapnya dengan pandang yg sulit di artikan.
"rosie?? Kenapa belum duduk? ayok" jennie yg baru turun dari tangga langsung menarik tangan rose untuk duduk di sampingnya.
Rose menunduk sopan pada mommi lisa yg melihatnya heran,
"rose disini aja eomna"lalu eommanya lisa mengangguk
"ya sudah ayo kita makan, jarang jarangkan kita bisa makan kayak gini"kata eommanya jisoo yg mulai menyendok makanan,di ikuti yg lain, sedangkan eommnya jennie hanya diam memperhatikan rose, ia tau tentang masalalunya rose, ia juga tau gimana kehidupan keluarga rose.
"mmmm,, ini enak bangat eomma"kata jisoo sambil memakan makanannya
"eomma kan masak spesial buat kalian"
Jisoo mengangguk senang
"andai saja eommanya rose masih ada, mungkin kita bakalan lengkap ya"
Uhuk
Uhuk
"hubby,,kamu gak papa?? Ini minum dulu"kata jennie menyodorkan minuman pada rose yg tersedak karna perkataan eommanya jennie, lalu rose minum setelah itu ia hanya diam,ia tau maksud perkataan eommanya jennie hanya untuk menyindirnya, makanya ia hanya diam, lagian buat apa ia marah kan yg di bilang eommanya jennie juga benar jika ia sudah tak punya orang tua.
"rose?? "
Rose menghentikan acara makannya dan menoleh pada eommanya jennie yg memanggilnya.
"iya tante"
"apa kamu merasa pantas ada di antara mereka bertiga?? "
"eomma apaan sih?? "kesal jennie mendengar perkataan eommanya
"ya eomma gk ngapa2in hanya nanyak sama rose, apa ia merasa pantas berada di antara kalian, ya,,,, secara kalian tau sendiri kan gimana keluarganya rose dulu, dan gimana rose bisa da di dunia ini, yg tak lain dari hubungan haram eommanya"
"maaf,,, tapi apa maksud anda mengatakan itu pada rose?? Saya tidak terima anda berbicara seperti itu pada calon menantu saya"kata eomma lisa yg memperhatikan dari tadi, sedangkan jisoo dan eommanya hanya diam mendengar mereka, lisa?? Ia juga hanya diam.
"calon menantu?? Haha"eommanya jennie tertawa mengejek pada rose
"apa kau yakin akan memberikan anakmu pada anak haram sepertinya?? "tunjuk eommanya jennie pada rose.
"tolong jaga ucapan anda?!"marah eommanya lisa
"sudahlah eomma,,rose tidak apa apa, memang benar apa yg di katakan tante kim jika rose tidak pantas berada di antara anak anak sempurna seperti lisa,jennie unni dan jisoo unni, rose sadar akan hal itu, jadi rose minta maaf jika keberadaan rose mengganggu tante, maaf"
Rose sedikit menundukkan kepalanya pada eommanya jennie yg melihatnya tidak suka..
Ntah bagaimana rose akan kedepannya bersama blackpink,sungguh ia masih punya banyak cita cita di blackpink,mereka juga bakalan comeback dalam waktu dekat ini, tapi semua seakan hancur karna ulah YG dan eommanya jennie yg tak suka padanya. Kenapa mereka selalu mengungkit tentang aib keluarganya?jika rose anak haram apa urusannya sama mereka? Lagian itu semua juga bukan keinginan rose kan? Tapi kenapa? Kenapa mereka tidak pernah memikirkan itu?...
Tbc
KAMU SEDANG MEMBACA
My secret sister (complete)
Short Storymenceritakan tentang persaudaraan rose blackpink dan ryujin itzy yg tidak banyak orang mengetahuinya, hanya blackpink dan itzy yg tau soal itu demi pekerjaan masing masing.. disini juga menceritakan tentang cinta antara Jennie-Rose-lisa-Jisoo.. nt...
