Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

5. XILLUSTRIOUS

208 32 19
                                        

Kebiasaan Anna saat baru datang ke kelas adalah main game, 25 menit itu sudah cukup

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Kebiasaan Anna saat baru datang ke kelas adalah main game, 25 menit itu sudah cukup. Pagi ini kelas masih sangat sepi, hanya ada suara dari game yang Anna mainkan yang terdengar menggema didalam kelasnya.

Bisa dikatakan kalau Anna adalah orang pertama yang datang di kelasnya. Saat berjalan di koridor tadi, Anna sudah melihat beberapa orang murid yang juga baru datang. Mungkin dari kelas dan jurusan lain.

Karena Anna berangkat sangat pagi, Fanny jadi ikut berangkat pagi. Karena hari ini Anna berangkat bersama Fanny, tentu dengan paksaan dari Mia, Leon dan Alan.

Kalo bukan karena bang Lele yang mendadak jadi galak itu, gue gak mau berangkat sepagi ini. Apa kata anak-anak kelas kalo tau gue tiba-tiba jadi anak rajin.

Ya, begitulah kicauan Fanny sepanjang jalan. Anna tak peduli, yang ia mau hanya datang ke sekolah lebih pagi agar tak bertemu banyak orang. Ia juga tak mau terlihat mencolok karena ada orang yang melihat seorang siswi masuk ke kelas Teknik Otomotif 1.

Saat sedang asyik dengan permainannya, Anna sampai tak memperhatikan kedatangan 2 orang teman barunya, Raihan dan Ipan. Mereka malah menatap cengo ke arah Anna yang tampak asyik sendiri.

"Lo suka main game online juga, An?", pertanyaan Ipan sontak membuat Anna terkejut dan langsung menyembunyikan ponselnya.

"Mobile Legends pula.", tambah Raihan.

Anna sedikit gelagapan, ia bingung harus dengan cara apa menipu 2 temannya ini agar tak sembarangan membocorkan hal ini. Kenapa juga Ipan dan Raihan harus datang sepagi ini?

"Ah i-iya. Gue suka main game kalo lagi bosen.", tukas Anna, berharap jawaban itu tidak memperpanjang obrolan mereka.

Namun sepertinya dugaan Anna salah, Ipan dan Raihan malah saling pandang seolah memiliki pemikiran yang sama.

"Coba coba, gue pengen liat lo main.", pinta Ipan.

Awalnya Anna menolak keras dengan alasan malu karena masih pemula lah, jaringan jelek lah, dan lain sebagainya. Namun akhirnya dengan sedikit rayuan dari Raihan, Anna pun mau memainkan 1 kali pertandingan.

Ipan dan Raihan berdiri disebelah kanan kiri dan kanan Anna sembari memperhatikan layar ponsel yang tengah asyik dimainkan oleh sang empunya.

Beberapa kali baik Raihan maupun Ipan berdecak kagum melihat permainan Anna yang sangat lihai, berbanding terbalik dengan alasannya tadi yang bilang kalau dia masih pemula. Ipan fikir mungkin Anna sudah lama bermain game online, namun karena malu jadilah dia berbohong.

Tak lama permainan berakhir dengan tim Anna yang keluar menjadi pemenang.

"FIKS! LO HARUS MASUK SQUAD KITA!", seru keduanya bersamaan.

Anna tentu saja kaget, karena mereka berteriak tepat didepan kedua telinganya. "Lo berdua bisa gak, nyingkir dulu.."

Si duo orok cengengesan dan menggaruk tengkuk mereka. "Sorry, An. Hehehe.."

ANNA dan IQBALCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang