Aqeela tersenyum ke arah rey, rey melihatnya, tapi rey tidak membalas senyuman aqeela
Rey diam saja dan membuang muka. "Kenapa dia gak bales senyum gue?" batin aqeela
Guru guru dan pembimbing fun camp memberi tahu apa saja jadwal jadwal kegiatan yang akan mereka lakukan dan larangan larangan yang tidak boleh mereka lakukan
Setelah selesai baris berbaris, aqeela menyusul langkah rey, "Kakk" panggilnya
"Kenapa" jawab rey singkat
"Kamu marah?" tanya aqeela dan memegang tangan rey
"Kamu pikir aja sendiri" ucap rey dan meninggalkan aqeela
Acara berikutnya adalah game.
Mereka disuruh untuk membentuk kelompok, kelasnya juga boleh bercampuran
Aqeela satu kelompok dengan rey, kiesha, saskia dan 4 orang lagi
Dan kelompok mereka diketuai oleh kiesha
Gamenya adalah, mereka harus berdiri diatas koran dan berusaha melipatnya tanpa keluar dari koran atau jatuh, dan dilakukan dengan berpasangan
Aqeela berpasangan dengan rey, walaupun rey masih bersikap dingin padanya
Game dimulai, musik sudah diputar, aqeela berusaha untuk tidak terjatuh, dia memegang pinggang rey
Banyak juga orang yang sudah terjatuh dan keluar dari koran
Aqeela merasa rey hanya diam saja,
"Kak, aku minta maaf kalo aku salah, jangan begini terus" ucapnya
Rey tetap diam saja
Aqeela terpeleset dan hampir keluar dari korannya, rey langsung menarik pinggang aqeela dan memeluknya
DEGG..
Jantung aqeela berdebar karna sedekat ini dengan rey
Merasa koran itu sudah sangat sempit, akhirnya rey menggendong aqeela dan melipat korannya sendiri
Aqeela hanya menatap rey di gendongan rey
"Waktu habiss" Ucap pak rudy, pembimbing mereka
Dan ternyata pasangan yang banyak bertahan ada di tim kiesha
Kelompok mereka memenangkan game tersebut.
semuanya girang karna menang, kecuali rey dan aqeela, mereka hanya diam saja
Kini waktunya istirahat,
Rey, kiesha, rassya, jefan dan teman temannya yang lain sedang berada di kantin perkemahan itu.
"Eh, kenapa kita gak boleh masuk ke hutan sih?" tanya rassya
"Tau tuh, gue juga penasaran, kita coba masuk aja kali ye" ucap rio, teman sekelas mereka
"Jangan coba coba masuk kesana ya!" sambar pak rudy tiba tiba
"Emang kenapa sih pak?" tanya kiesha
"Kalian mau saya ceritain?" tanya pak rudy
"Iya pak" ucap mereka antusias
Pak rudy bercerita,
"Jadi, di dalam hutan ada sebuah sumur tua di dekat pohon besar, katanya dulu ada gadis cantik yang bunuh diri disana, dia bunuh diri karna habis putus cinta, banyak orang yang bilang, kalau ada yang berani kesana, akan di bertemu kuntilanak disumur itu" ucap pak rudy
"Jadi, kalian jangan macem macem disini!" ucapnya lagi
Mereka mengangguk dan pak rudy pergi
"Kalian percaya?" tanya jefan
"Gue sih enggak" ucapnya lagi
"Gue juga ga percaya, gimana kalo kita kesana langsung?" tawar bayu, teman mereka
"Gak usah macem macem deh" ucap kiesha
"Lo takut nih?" ledek jefan
"Ya ngga lah, gue mah cari aman aja" kiesha membela dirinya
"Gue juga ga mau ikut" ucap rey
"Yehh, penakut" cibir jefan
"Lo mau ikut gak sya? apa lo penakut juga?" tanya jefan pada rassya
"I-ikut lah, masa ngga" ucap rassya
Skip malam hari,
Selesai makan malam, aqeela ingin kembali ke tendanya sendiri, karna saskia dan kiesha sedang asik mengobrol tadi, jadi ia tidak mau mengganggu mereka, tapi dia malah bertemu zia
"Hai qeel, kenalin gue zia, gue yang nabrak lo kemarin itu" ucapnya
"Ohh, iya kak, ada apa?" tanya aqeela ramah
"Gue mau minta maaf soal waktu itu, gue gak sengaja nabrak lo" ucap zia lagi
"Gapapa kok, lagian kan gak sengaja juga" ucap aqeela tersenyum
"Oh iya, tadi gue liat temen lo yang sama lo waktu itu, dia dihutan, di jembatan deket danau" ucap zia
"Sama siapa kak?" tanya aqeela
"Gak tau, gue liatnya sih sendiri, gue duluan ya qeel" ucap zia lalu pergi
"Ngapain saski ke hutan sendirian? perasaan tadi lagi ngobrol berdua sama kak ica deh" bingung aqeela
"Apa jangan jangan, mereka berantem terus saski marah, makanya dia kehutan sendiri ya?" batinnya cemas
"Biar gue samperin deh" batinnya lagi lalu pergi
___
Rey memperhatikan cincin yang melingkar dijarinya
"Kayanya gue emang gak bisa diemin aqeela terus" batin rey
"Gue emang bener bener udah cinta sama dia, buktinya gue udah kangen sama dia" batinnya dan ia tersenyum
"Aqeela kemana ya, dari tadi gak keliatan" ucap rey yang mulai cemas
"Sas, aqeela mana?" tanya rey pada saskia yang sedang mengobrol dengan kiesha
"Gak tau, emang gak sama lo?" tanyanya balik
Rey menggelengkan kepalanya
"Tadi sih dia bilang mau ke tenda duluan, tapi pas gue samperin ngga ada, jadi gue kira dia sama lo" ucap saskia yang mulai khawatir
"Terus dia kemana?" tanya kiesha khawatir
"Coba telfon deh" ujar saskia
Ternyata handphone aqeela sedang tidak aktif
"Duhh, udah malem gini lagi" kiesha tambah khawatir
"Yaudah gini aja, lo sama saski cari disekitar sini, biar gue cari di sekitar hutan, kalo udah ketemu kasih kabar ya!" ucap rey
"Yaudah, hati hati ya rey!" ucap kiesha
Aqeela POV
Kini ia sudah berada di jembatan dekat danau yang diberitahu zia tadi,
"Saskiii"
"Sas, lo dimanaa?" Teriak aqeela
"Saski dimana ya, apa udah balik ke tenda?" bingungnya
"Coba gue telfon deh"
Aqeela mencoba menelfon saskia tapi tidak ada sinyal sama sekali di dalam hutan
"Gak ada sinyal lagi, tapi kayanya dia udah balik deh, kan gak mungkin saskia yang penakut sampe masuk masuk ke dalem hutan" batin aqeela dan senyum senyum mengingat saskia
Hampir saja aqeela menginjak kayu rapuh di jembatan yang mau rubuh
Vote!!!
To be continued
KAMU SEDANG MEMBACA
Love Scenario
Novela JuvenilGimana jadinya kalo dijodohin sama kakak kelas sendiri? - Fahreyza Anugrah Efrianda (Rey) - Aqeela Aza Calista (Aqeela) Rank #1 - Reyqeel #1 - Rey #1 - Kakakkelas #1 - Kiesas #1 - Saskiachadwick #1 - Farell #2 - Kieshaalvaro #4 - Aqeela #13 - Rassya...
