Part 16

991 105 24
                                        

"Kak ica kenapa sih kak? terus tadi yang diplastik apa?" tanya aqeela bingung
"Itu, itu anu" rey bingung ingin menjawab apa

"Aku liat ya" ucapnya dan ingin mengambil plastik dari kiesha yang rey taruh di laci meja

Rey langsung menarik tubuh aqeela dan memeluknya erat

Rey menatap dalam wajah aqeela, aqeela yang ditatap merasa jantungnya berdetak sangat cepat

-Anak kecil skip aja ya-

"Kenapa k-kak?" tanyanya gugup
"Gapapa, aku cuma mau meluk kamu, hari ini kan kita udah resmi jadi suami istri" jawab rey

Mendengar ucapan rey, aqeela tersenyum malu

CUP
Rey mencium sekilas bibir aqeela

CUPP
Rey mencium bibir itu lagi dan melumatnya, aqeela juga membalas lumatannya

...
"Hmm, maaf ya aku nyium kamu gak pake persetujuan kamu dulu" ucap rey

"Dulu waktu kita dihutan bukannya kamu nyium aku tanpa persetujuan juga ya??" ledek aqeela

Ucapan aqeela membuat rey malu, ia malu melakukannya dulu
Dulu mereka baru bertunangan tapi rey sudah menciumnya duluan

"Aku, aku minta maaf, harusnya aku gak cium kamu dulu, aku malu qeel" ucap rey

Suasana mereka menjadi canggung, rey membuang muka dari aqeela
"Gapapa kak, aku bercanda, lagiankan itu dulu, sekarang kan kita udah nikah" ucap aqeela

Rey tersenyum, "Yaudah yuk tidur, kamu udah capek kan?" tanya rey

"Kita tidurnya seranjang kak?" tanya aqeela
"Iya qeel, kamu gak mau? yaudah aku tidur disofa aja kalo gitu" ucap rey dan hendak mengambil bantalnya

"Ehh jangan kak, disini aja" ucap aqeela sambil menarik tangan rey lagi

Rey pun tidur disamping aqeela

Canggung.
Itu yang mereka rasakan sekarang

..
Tiba tiba rey merasa jika tangannya pegal dan ia membentangkan tangannya,
Dan tanpa sengaja,

Greb
Tangannya tidak sengaja menyentuh dada aqeela

"AAAAAAA" teriak aqeela karna kaget

Rey menyadari bahwa tangannya memegang dada aqeela
"AAAAA" Ia juga ikut kaget dan melepaskan tangannya

"M-maaf qeel, aku ga sengaja" ucapnya panik

Aqeela gugup dan diam saja, lalu ia tidur membelakangi rey, rey juga membelakangi aqeela karna malu

"Duh, pasti aqeela marah nih" batin rey dan mengintip aqeela di belakang punggungnya

"Aduh rey, rey, gimana sih lu, padahal masalah kond*m tadi udah ditanganin biar ga canggung, eh malah gue gasengaja nyentuh itunya aqeela arggg" batin rey kesal dengan dirinya sendiri

...

Paginya,
Rey baru saja bangun, ia melihat aqeela yang baru saja keluar dari kamar mandi

"Pagi qeel" sapanya gugup
"Pagi" balas aqeela dengan tersenyum sangat tipis

Aqeela hendak keluar dari kamar, "Nanti abis mandi langsung makan dibawah ya kak" ucapnya lalu keluar kamar

..
"Duh, pasti dia masih marah deh" ucap rey cemberut

Ia langsung mandi dan hendak sarapan dibawah

"Kok kamu gak nungguin rey sih qeel?" tanya mama riri

"Ehm itu mah, rey tadi kan telat bangunnya, jadi aqeela kebawah duluan" ucap rey

"Maaf ya kak" ucap aqeela singkat

Rey hanya tersenyum tipis melihat aqeela, "Duhh, gue gatahan diem dieman beginii" batin rey tidak karuan
"Kenapa kak? lauknya kurang?" tanya aqeela karna melihat wajah rey yang gusar

"E- enggak qeel, cukup kok" ucap rey

...
Setelah makan mereka kembali kekamar,

Akhirnya rey memberanikan diri untuk mengajak aqeela bicara
"Qeel, aku boleh ngomong?" tanya rey
"Iya, kenapa?" balas aqeela

"Emm, yang semalem itu qeel"
"Akuu, aku minta maaf"
"Itu gak sengaja, aku beneran ga sengaja nyenggol itu kamu" ucapnya gelagapan

"Hmm, gapapa kak, aku cuma kaget aja, maaf udah bikin kamu gak nyaman" jawab aqeela

"Aku yang bikin kamu gak nyaman qeel, jadi sekarang kita baikan kan?" tanya rey lagi

"Iya, lagian aku gak marah kok, kan tadi udah aku bilang, aku cuma kaget" ucap aqeela

Rey hendak memeluk aqeela, tapi aqeela malah berbalik badan

Dan, tanpa sengaja tangan rey memegang dada aqeela lagi

Rey reflek melepaskan tangannya, "Aduhh, ga sengaja lagii" ucapnya

Aqeela malu sekarang, tapi ia tidak bisa marah, wajar jika rey memegang tubuhnya karna mereka sudah menjadi suami istri

Rey menunduk merasa bersalah,
"Lagi lagi aku bikin kamu risih ya" ucap rey

Aqeela langsung berbalik badan lagi, ia bilang "Ng-ngga kak, wajar kalo kak rey pegang pegang aku, aku kan istri kamu"

"Tadi kak ica bilang, kalo kamu megang aku itu bukan karna kamu nakal, tapi karna aku udah jadi milik kamu, j-jadi gapapa, aku gak marah" ucap aqeela

Rey diam mendengar kata kata aqeela, aqeela langsung memeluk rey

Rey membalas pelukannya, rey mencium bibirnya lagi

Lama lama bibir itu turun ke lehernya,
dan tangan rey menggerayangi dadanya

"Ehm, boleh gak qeel? aku gak lebih dari ini kok" izin rey
Aqeela mengangguk, rey melanjutkannya lagi

....
Kini mereka duduk berdua ditaman belakang rumah aqeela
"Kayaknya disini jadi tempat favorit aku deh" ucap rey
"Kenapa emang?" tanya aqeela

"Ya inikan tempat waktu aku ngelamar kamu"
"Waktu itu aku lamar kamu pake bunga, karna cincinnya udah kamu pake duluan pas tunangan, anti mainstream banget kan?" ucap rey tertawa tawa

"Hahahaha, iya kak, aku pikir aku gak bakalan ngerasain rasanya dilamar" ucap aqeela

CUP
Aqeela mencium pipi rey, "Makasih ya, i love you kak rey" ucapnya
"I love you more sayangg" balas rey

"Ehmm" suara seseorang dibelakang mereka

...
Maaf kurang greget wkwk
Next? Vote komen!
Jangan jadi dark readers

To be continued

Love Scenario Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang