KS. 20

2.7K 193 3
                                        

📍Jeon's School.

.

Flashback 9

"Will You marry Me?"

Lisa tidak bisa melakukan apa-apa, dia hanya bisa diam di tempatnya sambil menoleh kearah Wendy.

Perkataan Wendy terputar di otaknya. "Bagaimana jika dia mencintai kamu? Menyayangi kamu? Mau menerima kamu walaupun kamu masih pelajar, Apa yang akan kamu lakukan?."

Lisa tidak tahu harus apa, Lisa bingung, Lisa takut.

"Will You Marry Me, Lisa?" Ulang Jungkook.

Lisa sadar dari lamunannya, ingin menangis saja rasanya. Semuanya hanya melihat Lisa, sementara orang Tua Lisa malah berharap lebih. Berharap jika Lisa mau menerima lamaran anaknya, Mungkin?.

Lisa mengangguk. Tidak ada pilihan lain, jaraknya terlalu dekat dengan Jungkook.

"Yes... I Will." Ucap Lisa.

Jungkook mengembangkan senyumannya. Tidak usah ditanya seberapa bahagianya dia saat lamarannya di terima. Setelah merasa akan gila memikirkan akan diterima atau tidak, akhirnya sekarang Jungkook sudah berhasil dan sudah bisa bernafas lega.

Dengan tanpa keraguan, Jungkook segera memasangkan Cincin tunangan mereka dijari manis kanan milik Lisa, begitupun sebaliknya.

"Sayang, selamat." Ucap Wendy.

Lisa tersenyum kaku, masih mencerna semua yang baru saja terjadi. Ini begitu cepat baginya, usianya masih muda.

"Mama, apa Lisa akan baik-baik saja?" Tanya Lisa.

Wendy mengangguk penuh keyakinan. "Mama yakin sayang, Jungkook terlihat sangat mencintai kamu. Secepatnya kamu harus menerima dia, terbiasa dengan dia. Masalah cinta atau tidaknya belakangan, berusaha terima saja dia." Nasihat Wendy.

Lisa mengangguk. "Akan Lisa coba."

Wendy melepaskan pelukan mereka, lalu tatapannya jatuh kepada calon besannya. Jeon Ji-Soo.

"Sayang, selamat datang calon menantu." Sambut Ji-Soo dengan hangat.

Walaupun Lisa belum terbiasa, tapi rasanya Lisa sudah merasakan rasa nyaman. Lisa merasakan punya dua ibu.

"Iya, Tante." Jawab Lisa.

Ji-Soo menggeleng. "No!! Panggil Mama, biar terbiasa." Koreksi Ji-Soo.

Lisa mengangguk.

"Baiklah, ayo kita makan. Saya sudah menyiapkan beberapa makanan yang pasti kalian suka, selamat dinikmati." Ucap Wendy.

Dengan senang hati Ji-Soo menerima ajakan itu, langkah pertama untuk pendekatan mereka. Gara-gara anaknya Juga Ji-Soo harus merasakan dadakan begini, Dasar anak kurang ajar, keras kepala.

"Kenapa repot-repot begini?"

Wendy tersenyum. "Sebagai calon besan, saya wajib menjamu kalian. Ayo silahkan dinikmati, Lisa tolong ambilkan makan untuk Jungkook."

Ucapan Wendy membuat Lisa menegang. Seumur-umur, Lisa tidak pernah melakukan hal seperti itu. Bukan tidak bisa, Lisa hanya syok saja.

"Lisa?"

Lisa mengangguk. "Mau pakai apa kak?" Tanya Lisa pada Jungkook.

Jungkook tersenyum mendengar panggilan barunya. "Terserah saja."

[5] KEPALA SEKOLAH.Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang