Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

Bag 27

7.9K 498 10
                                        


" Sebelum baca ada baik nya kalian vote sebelum lupa !!"

*********

" Jika hal sama terulang lagi , aku tak bisa menghadapi nya , jadi maafkan aku yg memilih pergi "

**********

Caca terbangun dari pingsan nya , dan lagi hal pertama yg ia lihat adalah langit langit rumah sakit yg sudah tak asing lagi bagi nya .

" Caca ?"

Caca menoleh secara perlahan , dokter alan menghela nafas nya , ia sangat lega melihat Caca yg sudah kembali sadar.

" Nada ?" Tanya Caca dengan nada lemas nya .

Dokter alan menghela nafas nya "dia ada kondisi nya emang buruk tapi dia masih bernafas , sekarang kamu di sini aja dulu , istirahat ya "

Caca menggeleng " gak , aku mau ke tempat nada "

" Caca kamu udah baikan ?!"

Mendengar suara itu , Caca terkejut melihat kak Mega yg ada di sana dengan mata sembab nya .

" hiks cacaaa " tangis nya pecah sembari memeluk Caca dengan penuh kehangatan.

" Kak Mega kapan pulang nya ?" Tanya Caca

" Kakak baru pulang beberapa hari yg lalu , dan sekitar seminggu lagi kakak haru balik ke Korea " ucap kak Mega .

Raut wajah Caca kembali muram padahal ia sangat sangat berharap kak Mega mau kembali tinggal dengan nya .

" Bisnis kakak si sana cukup bagus ca , karna itu kakak ke sini " ucap Kak Mega .

Caca mengernyit " kenapa kak "

" Kakak mau jemput kamu , kamu mau ya ikut kakak ke Korea "

Caca hanya diam , ia dulu memang ingin pergi jauh dari keluarga nya , tapi itu dulu sebelum ia mengetahui jika chakra dan Pram menunggu nya .

" Aku mau ke tempat nada " ucap Caca .

Kak Mega menatap dokter alan , dokter alan yg melihat sorot mata permohonan itu hanya bisa mengangguk .

Dokter alan membawakan kursi roda untuk Caca , lalu ikut mengantar nya bersama kak Mega menuju tempat nada .

Di sana ada Rio yg sedang menunduk dalam , Aksa dan chakra yg nampak khawatir tak lupa di sana ada Pram dan Alex .

" Yah ? Nada gimana ?" Panggil Caca .

Pram terkejut melihat kedatangan Caca , Pram langsung menatap dokter alan , namun dokter alan tak bisa mengatakan apa pun , walaupun Pram sudah memohon agar Caca tak keluar , tapi Caca tetap lah Caca .

" Buat apa Lo di sini ?!" Ucap Rio , sorot mata nya memperlihatkan kemarahan yg mendalam .

" Gue cuma mau liat nad-"

" Kenapa Lo mau mastiin dia meninggal ? Iya ?! Hah ?" Bentak Rio .

" Rio ! Lo jangan keterlaluan !" Balas Alex .

" Apa ? Kenapa ? Lo mau belain pembunuh ini ?" Ucap Rio sembari menunjuk Caca .

" Gue gak pernah ngedorong nada ! "

" Alesan !!" Bentak nya .

" Lo emang sengaja kan ?!! Salah nada apa sama Lo sialan !!!"

Aksa menahan tubuh Rio yg sudah siap untuk menerjang Caca , chakra dan Pram sendiri hanya diam tak bersuara .

PERGI | New Story  ( END )Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang