Subuh subuh caca sudah bersiap , ia sengaja bangun sepagi mungkin agar tak harus bertatap muka dengan ibu nya .
Langit masih berwarna biru pekat jalanan juga masih sepi , hawa dingin dan embun pun masih sangat terasa , tapi caca malah suka dengan kesunyian seperti ini , rasanya damai dan tenang , udara pun belum tercemar .
Caca menggoes sepeda nya , rambut panjang nya yang sengaja di gerai terhembus angin membuat pemandangan indah yg mungkin di sukai oleh penikmat fotografi.
Caca berhenti di sebuah danau yg terletak tak jauh dari rumah nya , danau yg sama yg ia kunjungi saat bertemu dengan Aksa , dan tempat sama yg ia kunjungi setiap ia memiliki masalah .
Caca menatap langit yg belum juga terhiasi matahari .
" Apa hidup Caca akan kaya gini selamanya ? "
Caca menghirup udara pagi ini dengan damai .
" Caca mohon biarin Caca bahagia , walaupun cuma sehari " ucap Caca sambil menutup matanya , menahan agar air matanya tak tumbang .
TING!
Aska
: udah bangun?
:Siap siap ca
: Gue tunggu ya
Gue udah bangun:
:eh udah , Lo di mana
: Siap siap aja dulu
Gue di danau :
Lo tau kan danau mana :
Siap siap aja dulu :
:GILA MASIH PAGI !
:gw otw
Caca terkekeh geli melihat reaksi Aksa yg begitu kaget , padahal awal nya Aksa yg berniat menunggu nya , tapi yg terjadi malah sebaliknya .
Selang beberapa menit akhirnya Aksa sampai dengan motor ninja kesayangan nya .
" Lo bangun ny cepet banget si , ayam jago gw aja kalah " ucap Aksa sambil berjalan mendekat .
Caca tersenyum miring " ayam jago Lo abis begadang kali "
" Begadang ngapelin kucing tetangga ke nya "
Caca mendengus kecil "yaudah di sana aja dulu , nunggu matahari terbit ".
" Biar romantis ya ?" Goda Aksa .
Caca memutar bola matanya malas , ia berbalik dan meninggalkan Aksa yg belum beranjak .
Caca duduk di atas rumput yg menghadap langsung ke arah danau , rumput yg terasa basah ia hiraukan untuk mencari posisi ternyaman nya .
Sementara itu Aksa sudah menyusul setelah repot memarkirkan kendaraan roda dua nya .
Aksa tersenyum saat melihat Caca yang begitu bahagia menatap langit fajar .
" Lo kayaknya suka banget di sini "
" Emang keliatan banget ya " tanya Caca
Aksa mengangguk kecil " kalau Lo suka tempat ini kenapa Lo ga bisa suka sama gue " pertanyaan Aksa membuat Caca menoleh dengan cepat .
KAMU SEDANG MEMBACA
PERGI | New Story ( END )
Teen FictionRumah , sekolah , itu hanya kata pengganti neraka bagi seorang Caca . Bagi Caca hidup ini terlalu menyakitkan untuk di jalani , masa masa SMA yg menjanjikan kisah warna warni , malah meninggalkan kisah kelam . Cahaya yg ia nanti akhirnya datang , ta...
