Caca mengendarai sepeda ny dengan lemas , sejak semalam ia hanya minum segelas susu , kini mata nya bengkak akibat belum tidur semalaman , kepalanya juga pening , tapi ia lebih memilih pergi ke sekolah dari pada melihat ibu nya yang sedang bercengkrama dengan seorang pria.
BRUK !
" Awh " rintih Caca
Ia metap nyalang motor yg tadi menyerempet nya , siku nya lecet dan dengkul nya berdarah .
Sang pengendara turun dari motor nya , ia mengulurkan tangannya pada Caca , namun Caca langsung menepis nya kasar .
" Loh , elo lagi ?!"
Caca mengernyitkan dahi nya " Lo kenal gue ? "
Pria itu tertawa ia membuka helm full face nya , memperlihatkan rambut nya yg acak acakan , yang sial nya malah membuat nya semakin tampan .
Kini Caca ingat , ia tentu sangat ingat dengan pria menyebalkan yg ia temui kemarin , entah mimpi buruk apa yg di alami Caca tadi malam hingga harus bertemu dengan pria itu dua kali !.
" Kayaknya kita jodoh deh " goda pria itu .
Caca memutar bola matanya malas , ia membersihkan rok nya dari tanah dan baju putih nya yang kini ternodai oleh pasir .
" Sekarang gue bakal dapet julukan gembel di sekolah " gumang Caca .
" Nama gue laksana Sur-"
" Laksana Surya dianta !" Potong Caca .
Aksa melotot tak percaya " Lo inget nama gue ? Ga nyangka pesona gue sekuat itu !"
Caca hanya mengabaikan nya , ia mengambil sepeda nya yg tergeletak, yha untung nya sepeda itu baik baik saja .
" Bareng gue aja !" Ajak Aksa
" Gue ga mau kena sial lagi "
Setelah mengucapkan itu Caca Langsung menggoes sepeda nya menjauh dari pria gila itu , entah knp ia selalu sial jika bertemu dengan nya .
^_^^_^^_^^_^^_^^_^^_^
Aksa memarkirkan motornya dengan apik , ia menatap wajah nya di spion dan memuji nya dalam hati .
Pandangan para murid langsung tertuju pada Aksa saat pria itu lewat dengan tatapan dingin nya .
" New school, new girl , and new life " gumang nya .
Ia tersenyum kecil saat para siswi menatap nya dengan tatapan memuja , tak sedikit pula yg memotret nya diam diam .
" Hai kak , boleh kenalan ?" Tanya salah satu siswi itu .
" Gw Aksa " ucap nya lalu pergi
Para siswi menjerit kesenangan , namun Aksa hanya menganggap nya angin lalu , ia berjalan celingak-celinguk mencari ruang kepsek , entah sekolah ini yg terlalu besar atau Aksa yg tak dapat menemukan ruangan itu .
Saat ia menatap sekeliling, pandangannya langsung jatuh pada gadis berambut hitam panjang yg sedang membawa banyak buku .
" Emg jodoh " ucap nya .
Tak tanggung-tanggung lagi Aksa langsung menghampiri wanita itu .
" Hai ~"
" Lo lagi?!"
Aksa menatap name tag yg di dada kiri nya , bertuliskan caca putri Cahya
Entah lah namun ia malah tak asing dengan nama belakang nya .
" Jadi nama Lo Caca ?"
Caca mendengus malas , ia melenggang melewati Aksa dengan santai .
" Eh tungguin kek !" Ucap Aksa kesal .
KAMU SEDANG MEMBACA
PERGI | New Story ( END )
TeenfikceRumah , sekolah , itu hanya kata pengganti neraka bagi seorang Caca . Bagi Caca hidup ini terlalu menyakitkan untuk di jalani , masa masa SMA yg menjanjikan kisah warna warni , malah meninggalkan kisah kelam . Cahaya yg ia nanti akhirnya datang , ta...
