""Sebelum baca ada baik nya kalian vote dulu """
***********
6 tahun kemudian
" Iya halo ? , Oh iya oke oke , nanti deh saya lagi di bandara ........"
Dokter alan berjalan tergesa gesa , handphone nya tak lepas dari telinga nya , mata nya sibuk melihat kesana kemari sedangkan sejak tadi ia mengobrol dengan seseorang di telpon .
" Oke sudah dulu ya nanti saya hubungi lagi "
" CK , ni anak kemana sih !" Gumang nya kesal .
Dokter alan memakai kacamata nya yang membuat penampilan nya semakin terlihat cool
" Loh dompet ?!! "
Dokter alan meraba raba kantong nya , namun hasil nya nihil , dompet nya tetap tak ada .
" Maaf mas ini dompet nya jatuh "
Dokter alan menoleh ke samping , seorang pria berpakaian rapi menggunakan kemeja hitam dan celana half break berwarna senada memegang dompet nya .
" Oh makasih mas !"
" Iyaaaaaa "
Dokter alan mengernyit " ALEX ?!"
Alex terkekeh ia heran kenapa pria ceroboh di depan nya ini bisa menjadi dokter , dan butuh berapa lama ia menyadari kalau itu adalah Alex .
Alex mencopot kacamata hitam nya " sesusah itu ngenalin gue ?"
" Makin tinggi aja , yaudah buru yuk !!"
Alex mengangguk, ia berjalan mengikuti dokter alan menuju mobil nya , kini umur nya sudah menginjak 24 tahun , dan bisa di bilang ia sudah sukses dengan bisnis yg di pegang nya sekarang .
" Ga nyangka Lo ke sana sebagai anak SMA dan balik lagi sebagai CEO ?"
Alex mengangkat bahu nya " ga ada yg mustahil kan " ucap nya , sedangkan dokter alan hanya mengangguk sembari tersenyum
" Mau langsung ke apartemen atau toko bunga " tanya dokter alan .
" Lo tau jawabannya "
" Cuma Lo yg berani pake bahasa informal sama gue yg lebih tua " sindir dokter alan .
" Dan cuma Lo yg belum nikah di antara temen temen Lo kan "
Dokter alan menghela nafas nya , salah nya mengajak Alex berdebat , dokter alan menjalankan mobil nya menuju toko bunga langganan mereka .
Alex masuk ke dalam toko bunga , begitu banyak bunga bunga cantik menghiasi toko bunga yg bernuansa klasik itu .
" Loh nak Alex ? Sudah pulang ?"
Alex tersenyum dan mengangguk " baru sampai "
Ibuk itu mengangguk " kaya biasa ya ?" Tanya ibuk itu yang langsung di balas anggukan oleh Alex .
Ibuk itu langsung mengambil buket bunga berisi bunga Krisan dan mawar putih yang cantik , bunga yg selalu Alex beli setiap ke situ .
Alex melanjutkan perjalanan nya bersama dokter alan , sepanjang jalan Alex hanya memandang dingin langit yang sudah mendung dan menitikan air hujan nya .
" Hujan punya salah apa sih sama Lo " tanya dokter Alex .
" Kenapa hujan ga cuma bawa air , kenapa hujan harus bawa kenangan buruk itu lagi" ucap nya
" Lo ga mau konsultasi lagi ?"
Alex menggeleng kecil , dokter alan tak berani bicara lagi , dokter alan sudah sangat tau kenapa Alex sangat membenci hujan , semenjak kejadian 7 tahun yg lalu Alex menjadi pribadi yg dingin dan tak peduli dengan sekitar .
KAMU SEDANG MEMBACA
PERGI | New Story ( END )
Fiksi RemajaRumah , sekolah , itu hanya kata pengganti neraka bagi seorang Caca . Bagi Caca hidup ini terlalu menyakitkan untuk di jalani , masa masa SMA yg menjanjikan kisah warna warni , malah meninggalkan kisah kelam . Cahaya yg ia nanti akhirnya datang , ta...
