007.Sakit

7.1K 783 23
                                        

Happy Reading✨
....

Rena menggerutu pelan, senin paginya diawali dengan banyaknya tugas yang harus dia handle, Pak Faisal tak datang hari ini dan itu membuatnya harus mengatur ulang semua jadwal.

Tok tok.

"Masuk." pintu langsung terbuka dan menampilkan Reyhan yang memegang beberapa map serta berkas.

"Pak Reyhan, apa laporannya sebanyak itu?" tanya Rena lesu. Reyhan mengangguk pelan sembari meletakan map-map itu kemeja milik Rena.

"Ini laporan dari Divisi saya Rena." ujarnya tenang, Rena mengangguk mendengarnya.

"Yaudah, makasih Pak. Biar saya lihat laporannya nanti. Anda bisa pergi sekarang."

Mendengar nada usiran itu membuat Reyhan kesal. "Kamu ngusir aku Ren?" tanya nya sedikit merajuk, Rena mendongak, dia langsung menggeleng.

"Gak gitu, cuma aku masih banyak kerjaan ini." elaknya pelan.

Reyhan merengut tak suka, kemudian dengan kaki yang dihentakan dia keluar dari ruangan tersebut. Anggap sajalah dia ngambek, begitu.

Rena mendesah pelan, kapan kerjaannya selesai. Dan kenapa juga Pak Faisal sakit, sampai-sampai kerjaan menumpuk seperti ini.

You got me feeling like a sicko~sicko~

Rena lantas meraih ponselnya yang ada dimeja dan menjawab panggilan masuk itu. "Halo."

"Rena, kamu masih kerja?"

"Iya Nyonya, kerjaan saya masih banyak."

"Bisa gak kamu ke rumah saya, Faisal sama sekali gamau diurus. Obat dibuangnya ke toilet, makanan dibuangnya ke wastafel. Pusing saya Rena."

Rena juga pusing Nyonya.

"Bisa Nyonya, saya segera kesana."

Mau bagaimanapun Faisal tetaplah matenya, Rena gabisa marah terlalu lama pada pria itu. Kasihan, apalagi dia sakit sekarang, padahal semalam mereka tidak kehujanan tapi kenapa Faisal bisa jatuh sakit?.

Heum, aneh sekali.

Rena langsung berberes, dengan cepat dia keluar dari ruangannya dan berjalan menuju lift khusus Ceo dan Sekretaris. Dia bahkan tak menoleh keruangan milik Reyhan, sudah cukup banyak yang may Rena urusin.

💃💃💃💃

Sesampainya Rena dirumah besar yang beberapa hari lalu dia datangi, Rena langsung masuk dan mencari keberadaan Tamara. "Nyonya, selamat pagi menjelang siang." sapanya ramah.

Tamara mengangguk "Langsung aja keatas, tau kamar Faisal kan." taulah, masa enggak.

"Tau Nyonya, saya permisi ya."

Rena sedikit khawatir sih, kenapa matenya bisa sakit, imunnya terlalu lemah apa gimana yekan.

Tok tok.

"MA! UDAH ICAL BILANG GAUSAH GANGGU ICAL!"

Hooh, Ical nama kecilnya ya? "Pak Faisal, ini saya Rena Pak." sahut Rena sopan. Faisal didalam sana lagi nangis guys, matanya ampe sembab gak karuan.

Spoiled Male Omega [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang