Okeh, janlup voment ya💃.
Happy Reading.
......
Sebenarnya dalam beberapa hari belakangan ini mereka sudah tinggal bersama di rumah yang Rena miliki, Rumah 4 tingkat yang memiliki halaman rumah yang sangat luas.
Dan kali ini mereka kedatangan 1 anggota baru, yang tak lain adalah Iky atau nama lengkapnya adalah Diky Sertivian. Tengah hamil 3 bulan.
"Iky, kamar kamu ada di lantai 1 yah. Sebelahan sama kamar Kak Indra, karena kalian lagi hamil jadi aku sengaja kasih kamar di lantai 1." ujar Rena lembut.
Jam sudah menunjukan pukul 10 malam, mereka sudah makan malam diluar dan saat ini hanya tinggal istirahat saja. Diky mengangguk patuh "Makasih Rena." ucapnya tulus.
Rena tertawa pelan kemudian mengangguk, dia mengelus rambut pink Diky kemudian menariknya kembali. Tatapan panas dari Rey dan Faisal membuat Rena takut.
"Rena, aku ngantuk. Jadi sekarang ayo kita ke kamar." ajak Faisal sembari menarik lengan kanan Rena.
Reyhan mengangguk setuju, dia menarik lengan kiri Rena "Rey ngantuk, besok kan harus kerja lagi. Ayo cepetan ke kamar." ajaknya memaksa.
Rena mengangguk "Kak Indra sini, biar Rena cium dulu babynya." ucap Rena semangat, biasanya sebelum tidur Rena selalu cium perut Indra yang mulai membuncit.
Indra berjalan mendekat, dia menyingkap kausnya dan menampilkan perut putih mulus sedikit buncitnya.
Rena berjongkok, dia menyampirkan rambutnya ke telinga kemudian mendekatkan wajahnya ke pusar Indra.
Cup.
"Selamat malam baby, jangan nakal di perut Daddy. Mommy sayang kamu." bisik Rena lembut dan penuh ketulusan, dia akan menganggap bayi Indra nantinya sebagai anaknya.
Lagipula, mate Indra sudah tiada. Bagaimana Rena tau? Rena mencari tau semua Alpha yang mendekati Indra, salah seorang wanita karir yang sering mendatangi Indra mate Indra.
Sayangnya sehari setelah mereka bertemu, wanita itu kecelakaan dan meninggal ditempat. Dan kabar itulah yang membuat Indra terpuruk dan tanpa sadar heat di toko bunganya.
Dan kejadian pemerkosaan itupun terjadi.
Indra tersenyum hangat, dia mengelus rambut Rena. Kemudian menunduk sedikit guna mencium pucuk kepala Rena "Makasih Mommy.." bisik Indra malu.
Rena tertawa pelan kemudian berdiri, dia menangkup wajah Indra lalu mencium dahinya perlahan. "Malam Daddy.." bisik Rena lembut.
Tolonglah, ini 3 omega Rena lagi nahan diri buat gak julitin Indra. Cemburu mereka, duh, bahaya.
"RENAAAAA!!..ICAL NGANTUUUUUK!!" Rena kaget tentu saja, dia langsung mundur dari Indra dan melihat Faisal yang sudah berlinang air mata.
Rena langsung mendekatinya dan memeluknya, begitu juga dengan Rey dan Diky. "Maaf sayang-sayangnya Rena. Maaf ya." bisiknya bersalah.
Malam itu, tak ada kejadian buruk sama sekali.
Rena bersyukur akan hal itu.
Sesaat setelah masuk ke dalam kamar, Diky memandang kosong kamar barunya, bagus dan sangat nyaman. Perlahan kakinya melemas dan tubuhnya meluruh kelantai.
Diky duduk dengan kaki yang ditekuk dan dipeluknya "Iky..mau bunuh bayi ini..Iky gamau punya keturunan dari wanita brengsek itu.." bisiknya kosong.
Diky harus segera menghilangkan bayi ini, agar nanti jika saatnya Rena menikah dengan 2 mate nya. Diky juga bisa menikah dengan Rena, tak perlu menunggu sampai bayi ini lahir.
Tok tok.
Diky menegak, dia berdiri perlahan kemudian membuka pintu kamar. Rena berdiri disana dengan wajah teduhnya, dia mengulurkan tangannya dan menyentuh pipi gembul Diky.
"Kamu istirahat, kasihan bayinya."
Diky tersenyum tipis "Jangan berikan perhatian pada bayi ini Rena." ujarnya sembari menggenggam tangan Rena yang ada dipipinya.
Rena mengerut tak paham "Memangnya kenapa?" tanya nya.
Tawa sarkas terdengar pelan "Jangan lakukan, itu bisa membuatku ragu untuk membunuhnya." bisik Diky kosong.
Mata Rena sontak membulat, dia menangkup kedua pipi Diky dan berusaha menyadarkannya "Iky! Sadarlah sayang, jangan lakuin hal jahat seperti itu." ujar Rena khawatir.
Diky memandang tepat dikedua bola mata Rena, dia menangkup wajah Rena kemudian mencium bibirnya lama, melumatnya pelan dan menghisap manisnya bibir merah Rena.
Decapan terdengar mendominasi, keduanya sangat terlena sampai tak sadar jika dua mate Rena lainnya turun ikut bermain.
"Ikutan dong.." bisik Faisal sensual, dia memasukan tangannya ke dalam piyama Rena kemudian meremat dadanya.
"Eungh.."
"Payah yah kalau berbagi." bisik Reyhan sembari meremat pantat Rena dan menggigit daun telinga Rena.
Lenguhan dan desahan mulai terdengar, tak lama datang 1 orang lagi. Dia memeluk pinggang Rena dan menggesekan juniornya di bokong Rena.
"Kita hanya bermain kan? Aku boleh ikutan.." bisiknya seksi.
Rena terlena, untung saja dia tak sedang Rut. Jika tidak dia bisa saja langsung mating dengan 4 orang omega disini.
Bahkan ikatan darahnya pada Indra tak lagi dia fikirkan.
Malam itu, berlalu dengan panasnya.
Bahkan ke 4 omega itu sudah basah dengan cairan di liang mereka, tapi harus menahan hasrat mereka karena Rena tak mungkin mau memasuki mereka.
Bersambung💃
Syalalalallaa.
KAMU SEDANG MEMBACA
Spoiled Male Omega [END]
RomanceFaisal hanya menghindari takdirnya sebagai Male Omega, dengan berpura-pura menjadi Alpha dan menyembunyikan jati dirinya. Tapi siapa sangka, seorang gadis cantik nan mempesona mengetahui segalanya, gadis yang tak lain adalah Matenya sendiri. Seorang...
![Spoiled Male Omega [END]](https://img.wattpad.com/cover/269482697-64-k452178.jpg)