010.Pertengkaran. 18+

11.6K 786 24
                                        

Happy reading💃
......

Rena kembali ke kantor setelah jam makan siang berakhir, moodnya sudah membaik dan dia siap bekerja kembali. Ternyata menghabiskan waktu bersama Reyhan menyenangkan juga.

Cklek.

"Selamat siang." sapanya ramah pada Faisal begitu dia masuk kedalam. Faisal yang tadinya melihat adegan manis antara Rena dan Reyhan langsung mendongak.

Matanya sembab dan memerah "Enak ya..hiks..yang tadi habis kencan." hardiknya ketus dengan suara sumbang habis menangis. Rena tak perduli dan memilih duduk tenang dikursinya.

Dia mengabaikan Faisal, pekerjaannya lebih penting saat ini.

Faisal yang merasa diabaikan lantas menggeram emosi, dia berjalan mendekati Rena dan menarik lengannya kuat. Sampai membuat Rena berdiri dari duduknya.

"Kamu mesra-mesraan bareng Reyhan diluar! Kamu seneng-seneng sama omega lain diluar!..hiks..KAMU GAK NGERTIIN PERASAAN AKU RENA!..hati aku sakit liat kamu cium Reyhan tadi..hiks..KAMU JAHAT RENA..hiks..AKU BENCI KAMU!." amuknya.

Rena mengernyit menahan denyutan didadanya, dia membiarkan Faisal menangis dan menumpahkan amarahnya.

"Kamu tau aku pencemburu..hiks..tapi kamu dengan sengaja deket sama Reyhan! KAMU MIKIR PERASAAN AKU GAK SIH!?" histerisnya.

Faisal meluruh kelantai, Rena masih diam dengan tatapan tenangnya yang terus tertuju pada Faisal. "Jawab!! Kenapa kamu diam aja hah!? BISU!?" teriaknya.

"Memang apa salahnya?" tanya Rena santai.

Pertanyaan itu menyayat hati Faisal, dia menatap pilu Rena dan kembali menangis "Apa salahnya kamu bilang!? KAMU BILANG APA SALAHNYA!?." Faisal berdiri dan mencengkram kerah kemeja putih Rena.

Rena hanya menatapnya datar "Anda tidak berhak mengatur hidup saya Pak." cetus Rena sopan, tapi tidak bagi Faisal.

"Aku mate kamu Rena..hiks..aku mate kamu.." lirihnya parau.

"Yah..Reyhan juga mate saya, lebih tepatnya second mate saya. Tidak salah kan jika saya berduaan dengannya?"

Deg!

Wajah Faisal langsung pucat, tangannya berkeringat sekaligus bergetar pelan "M-mate kamu..l-lalu aku?" bisiknya kosong.

Rena mengedik "Anda first mate saya, jika anda memutus hubungan mate dengan saya maka Reyhan akan menjadi mate saya." jawab Rena tenang.

Faisal menggeleng kuat, dia mencengkram bahu rena kuat.

"Aku tidak mau berbagi..aku tidak suka berbagi..milikku tetaplah milikku..Rena adalah milikku..Rena tidak boleh membagi perhatiannya..RENA HARUS TINGGALKAN DIA!!"

Faisal meracau tak tentu, dia terkena serangan panik saat ini. Bahkan tanpa sadar pheromone menguar kuat, Rena mengepalkan kedua tangannya guna menahan hasrat Alpha miliknya.

"Hentikan aroma mu Faisal, kau memancingku.." desis Rena tajam.

Faisa tertawa pelan "Haha, enggak..kamu harus menjauhi Reyhan...kamu hanya milikku! AKU TIDAK SUKA BERBAGI RENA! KAMU MILIKKU!!" teriaknya kuat seiringan dengan pheromone nya yang semakin pekat.

Napas Faisal terengah-engah, wajahnya memerah dan berkeringat seketika. Lubang anal serta liangnya berdenyut dan mulai mengeluarkan cairannya.

Tubuh Faisal bergetar pelan dan mulai meluruh ke lantai, dia meringkuk menahan hasrat heat yang tiba-tiba mendatanginya.

Rena menghela napas perlahan, masa Rutnya hampir tiba dan aroma Faisal memicu masa Rutnya datang lebih cepat. "Faisal, hentikan ini." bujuk Rena.

Faisal menggeleng kuat, tawa gila terdengar "ENGGAK SEBELUM KAMU JANJI MAU JAUHIN REYHAN!!" pekiknya emosi.

Rena menghela napas panjang "Baiklah, akan aku turuti. Sekarang hentikan pheromone mu dan biarkan aku membersihkan tubuhmu." ujar Rena lembut.

Faisal mengangguk kaku, maunya sih dia menghentikan aroma ini, tapi..

"R-rena..hiks..heatku..Rena..ban-eunghh..tu..a-ku.."

Rena menegang, sialan. "Jangan bercanda Faisal!"

"Eng-gak..ahh..R-rena..ma-su-ki..anhh..a-ku.."

Rena menggeleng ribut, dia gabisa, tapi tanpa diduga masa Rutnya langsung muncul begitu saja. Wajahnya memerah dan berkeringat, dengan cepat dia melepas kemejanya dan juga rok spannya.

Dia menarik kasar celana panjang Faisal dan juga kemeja putih Faisal, memperlihatkan tubuh ramping indahnya. Puting Faisal sudah mengeras begitu juga dengan nunutnya.

"Anghh..R-rena.." rintihnya.

Rena menyeringai, insting Alpha nya sudah mendominasi dan ini akan sulit dihentikan kembali. "Tubuhmu indah sekali.." bisik Rena serak, dia mengelus pinggang Faisal sampai membuat pria itu menggelinjang.

Dadanya membusung keatas, bibirnya terbuka dengan lidah yang menjulur keluar. Liur mulai menetes seiring napsu birahi yang memuncak.

"Aku masuk, Faisal." bisik Rena.

Faisa memejamkan matanya, keperawanannya hilang hari ini, ditangan Matenya sendiri.

"AHHH!!..R-rena.."

Lantai kantor menjadi tempat mereka bermain, penuh lendir dan aroma percintaan yang amat kental.





























Bersambung💃

Pembaca ku dari Zaman Femdom girlfriend sama My Husband is my baby pasti tau segimana vulgarnya aku kalau buat adegan ini.

Tapi kali ini enggak, segini aja yakan. Astaghfirullah aku sampe ngucap huhuu.

Spoiled Male Omega [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang