013.Bertemu

5.2K 645 78
                                        

Happy Reading✨
........

Rena bahkan harus rela meninggalkan Indra sendirian di rumah sakit, yang pasti saat ini Reyhan sedang membutuhkannya. Rena langsung tancap gas ke lokasi yang sudah Reyhan berikan.

Jaraknya lumayan jauh dari rumah sakit tempat Indra di rawat. Tapi tak apa yang penting dia bisa menjemput Reyhan disana.

Sementara itu selama Rena dalam perjalanan.

Tamara dan Adean tengah berkendara menuju rumah sakit tempat Rena tadi, Faisal berusaha bunuh diri dengan menyayat tangannya, untung tidak dalam dan Tamara segera menyelamatkannya.

"Mah, kayaknya udah cukup hukumannya." ujar Adean pelan sembari mengelus bahu Istrinya itu, pria 50 tahun itu masih terlihat sangat tampan sekaligus cantik diusia senjanya kian.

Tamara melirik sekilas suaminya "Benar, aku takut kandungan Faisal kenapa-napa kalau hukumannya dilanjut." jawab Tamara luluh, dia tak mau calon cucunya kenapa-napa.

Jadi lebih baik Faisal segera dipertemukan sama Rena, lebih cepat lebih baik. "Tapi dimana Rena?" tanya Adean.

Tamara mendesah pelan "Dia sedang menolong mantan mate keduanya."

"Dia masih mau menolong mantan matenya? Kutebak, gara-gara Faisal?"

Tamara semakin menghela napas panjang.

"Benar, Faisal menyuruh seseorang menculik pria itu, pria itu diperkosa terlebih dahulu sebelum akhirnya dibuang ke rumah bordil. Sekarang dia sudah keluar dari rumah bordil dan luntang-lantung dijalan." cerita Tamara pelan.

Putranya sangat jahat, dia merusak masa depan seseorang hanya karena mereka memiliki mate yang sama. Apa Rena akan memaafkan Faisal dengan perbuatan kejinya pada Reyhan itu.

"Rena gadis yang baik, dia pasti memaafkan Faisal. Tapi dengan 1 syarat yang akan membuat Faisal ketakutan setengah mati."

"Syarat? Syarat apa?" tanya Tamara. Dia sempat melihat Adean tersenyum lirih.

"Rena pasti meminta pada Faisal, agar menerima Rena yang akan membersihkan jejak lama ditubuh Reyhan. Sebagai penebus atas dosa yang Faisal lakukan pada Reyhan."

Tamara diam, tapi dia membenarkan ucapan sang suami. Kayaknya memang iya, dan Tamara tak mempermasalah kan jika Rena ingin menikahi kedua matenya.

Ini sudah takdirnya yang memiliki 2 mate sekaligus. "Biarkan saja, ini jalan hidup mereka." gumam Tamara tak mau ambil pusing.

✨✨✨✨

Rena turun dari dalam mobilnya dan berlari cepat menuju sebuah gubuk tak terpakai dipinggir jalan. Suasana gelap dengan rintik hujan disekitar menambah kesan angker.

Padahal mah, enggak.

Mata Rena memanas melihat keadaan Reyhan yang sangat mengenaskan, baju atas yang sobek, tak mengenakan apapun dibawahnya.

Tubuhnya nampak sangat lemah, darah serta cairan putih mengaklir turun dari selangkangannya. "Rey.." panggil Rena gemetar.

Reyha yang tadinya tengah berusaha tidur demi mengenyahkan rasa pusing dikepalanya mendongak, matanya langsung berair. "Hiks..Rena..hiks..huhuuuu Renaaaa.." tangisnya pecah.

Dia merentangkan kedua tangannya pada Rena dan saat itu juga Rena memeluknya. "Maafin aku Rey..aku gatau kalau kamu..astaga maafin aku.." Rena sampai tak bisa berkata-kata.

Reyhan menangis sesenggukan, dia mendusel dileher Rena yang indah "A-aku..hiks..bukan mate kamu lagi..hiks..i-ini menyiksaku Ren..hiks.." adunya.

Rena menggigit bibir bawahnya, perlahan memposisikan tangan kanannya dibawah lutut Reyhan, lalu menggendonganya "Kita pulang dulu, bersihkan dirimu. Baru ke rumah sakit." bisik Rena sembari mencium pelipis Reyhan.

Pria itu tergugu, dia memandang Rena tak percaya. Dia masih mau mencium Reyhan yang sudah ternoda dengan sangat buruk.

"Rena..hiks..huaaaaaaaaaa..Renaaaaa" Reyhan menguatkan tangisannya.

Dia menangis di dada Rena dengan tangan yang terus mencengkram baju yang Rena pakai. "Tenang, Rena gabakal tinggalin Rey. Tenang." bisiknya berusaha menenangkan Reyhan.

Reyhan berulang kali bersyukur, karena Rena adalah matenya. Gadis ini gadis yang sangat baik, Reyhan sangat mencintainya.

Tapi sayang takdir tak mengkehendaki mereka bersama sebagai Destiny Mate. "Rena..hiks..ini semua karena Faisal Ren.." detik itu juga Rena terdiam.

Dia baru saja memasukan Reyhan ke dalam mobil, matanya memandang lekat mata Reyhan.

"Aku serius..hiks..sehari setelah kita kencan di kedai es krim..hiks..orang suruhan Faisal menculikku..hiks..bahkan dia ada disana, melihatku dengan tatapan penuh kebencian..hiks..dia jahat Rena..hiks..Faisa jahat sama Reyhan..huaaaaaaa.."

Rena mengepalkan kedua tangannya, apa-apaan Faisal, kenapa dia tega sekali. Baiklah, Rena akan memberikan hukuman yang pastinya bisa membuat Faisal nangis 7 hari 7 malam.

"Tenang, aku tetap matemu dan tak akan ada yang bisa menghinamu lagi..itu janjiku." bisik Rena sembari mencium pipi Reyhan lagi.

Reyhan terdiam, dia senang. Bahkan sangat senang, Rena menerimanya yang sudah menjadi bekasan puluhan Alpha.

"Terima kasih Rena..hiks..terima kasih.."

Rena tersenyum lembut, dia tak akan mengulangi hal yang sama dengan apa yang Ibunya lakukan dulu. Suami atau mate kedua ibunya meninggal sehari setelah melahirkan Kak Indra.

Dan itu disebabkan karena suami pertama atau mate pertamanya meracuninya sehari setelah melahirkan. Dan itu adalah Ayah Rena, makannya Rena sangat menjaga Indra.

Karena dia merasa bersalah atas perbuatan Ayahnya. Rena tak akan mengulangi kesalahan Ibunya, Rena akan berlaku adil pada keduanya.

Tak penting apa tanggapan orang, yang penting Rena bahagia bersama kedua matenya dan anak-anak mereka nantinya.




























Bersambung✨

Spoiled Male Omega [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang