Faisal turun ke lantai 1 dengan semangatnya, dia sudah rapi dengan setelan kantornya. Dia tak sabar ingin segera berangkat dan bertemu dengan Rena.
Faisal tetap mengenakan lensa kontaknya guna menyembunyikan identitasnya. Dia tak akan melepas benda itu sampai saatnya dia siap.
"Pagi semua." sapa Faisal semangat, dia langsung duduk disebelah Fani begitu sampai.
"Pagi Kak Faisal, tumben semangat banget?" tanya Fani. Gadis Alpha itu sudah siap dengan dress selutut dan segala pernak-perniknya. Fani seorang model dan matenya sendiri adalah Manajernya.
Faisal tersenyum tipis "Ada deh, oh ya Ma. Semalam Faisal diantara sama Mate Faisal kan?" tanya Faisal semangat, Tamara, Mamanya Faisal dan Fani menoleh.
Dia tadinya sedang menyuapi suaminya itu. "Ah, bukan." jawab Tamara tenang.
Senyum diwajah Faisal langsung luntur. "Jadi siapa yang anter Faisal?" tanya nya lagi dengan nada yang pelan. Dia sedikit kecewa ternyata bukan Rena yang mengantarnya.
"Hm, Sekretaris baru kamu."
Faisal terdiam "Yah, berarti Mate aku dong. Diakan mate sekaligus Sekretaris aku." ujar Faisal sebal.
Tamara menaikan sebelah alisnya "Dia ngakunya cuma sebagai Sekretaris, bukan sebagai Matemu." jawab Tamara. Ucapan itu membuat Faisal semakin sedih.
Dia diam sampai sarapannya habis.
"Faisal berangkat Ma, Pa. Fani kamu berangkat sama Budi kan?" tanya Faisal datar. Fani mengangguk, dia kasihan liat saudaranya sedih begitu.
Kemudian Faisal berjalan menuju pintu, entah kenapa moodnya langsung jatuh saat ini. Wajahnya kusut dan terlihat dingin.
"Kenapa Rena gamau bilang soal status kami.." lirih Faisal.
Pegangannya pada tas kerjanya mengerat "Apa dia malu mendapatkan Mate seorang pria omega?" lirihnya lagi.
Matanya terasa panas, Faisal mendongak agar air matanya tak jatuh. Dada dan kerongkongannya sakit karena menahan tangisan seperti ini.
"Pokoknya aku ngambek sama Rena.." gumamnya bergetar.
Benar, dia mau ngambek aja. Rena gamau ngakuin status mereka dan itu melukai harga diri Faisal, walau dia hanyalah Pria omega tapi tetap saja Faisal seorang Pria. Gengsi dan harga dirinya sangat tinggi.
🍃🍃🍃🍃🍃
Rena sudah sampai duluan, dia tengah sibuk mengerjakan jadwal dan berkas-berkas miliknya. Meja kerja Rena ada didalam ruangan yang sama dengan Faisal, hanya saja letaknya disudut ruangan dekat kulkas 3 pintu Faisal.
"Pak Faisal pasti ngambek." gumam Rena, dia tak sabar melihat ekspresi ngambek mate imutnya itu. Rena akui Faisal itu tampan, tapi kecantikannya juga tak bisa ditandingi.
Mungkin aura omeganya sangat kuat, untung saja Rena tahan dan tak langsung menerjang Faisal keranjang. Kalau gak, Faisal pasti bakalan hamil beberapa minggu setelahnya.
Ah, membayangkan Faisal hamil membuat Rena gerah, pasti Faisal tambah seksi jika sedang hamil. Tubuhnya pasti bertambah sem-
Brak!
Khayalan Rena langsung buyar, dia melihat Faisal masuk ke dalam ruangan dengan mata sembab dan ekspresi dinginnya. Hampir saja Rena tertawa melihatnya.
"Apa liat-liat!?" sentaknya tak suka, matanya mendelik tajam.
Rena terkekeh pelan, kemudian menggeleng "Anda ingin sesuatu Pak?" tawar Rena seraya berdiri dari duduknya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Spoiled Male Omega [END]
RomansaFaisal hanya menghindari takdirnya sebagai Male Omega, dengan berpura-pura menjadi Alpha dan menyembunyikan jati dirinya. Tapi siapa sangka, seorang gadis cantik nan mempesona mengetahui segalanya, gadis yang tak lain adalah Matenya sendiri. Seorang...
![Spoiled Male Omega [END]](https://img.wattpad.com/cover/269482697-64-k452178.jpg)