015.Reyhan Vs Faisal.

4.8K 618 52
                                        

JANGAN LUPA VOMENT! BTW MENDADAK BAYIK UDAH MAU OPEN PO DAN KEMUNGKINAN BESAR CHAPTERNYA BAKALAN ADA YANG AKU HAPUS.

JADI YANG BELUM BACA GIH BACA CEFFAT, DAN JANGAN LUPA BUAT NABUNG YA💃.

Happy Reading✨
.....

Kecanggungan amat terasa di dalam ruang inap milik Rena, pasalnya Indra, Reyhan dan Faisal disatuin di satu ruangan. Yang satu terus natep sinis Reyhan, yang satu terus ciumin punggung tangan Rena.

Terus yang satu asik ngemil. "Udahan kali! Jangan diciumin terus itu tangan mate saya!" Sinis Faisal dengan tatapan tajam yang terus tertuju pada Reyhan.

Reyhan terdiam, dia berhenti menciumi punggung tangan Rena kemudian menegakan tubuhnya. Reyhan menatap Faisal dengan tatapan yang tak terbaca.

"Apa kau!?" sentak Faisal tak suka, tanpa sadar tangannya mengelus perut ratanya.

Reyhan meringis pelan "Anda gak ada niatan mau minta maaf sama saya?" tanya Reyhan kalem namun sangat menyindir.

Faisal mengepalkan tangannya "Buat apa aku minta maaf sama omega-jalang kayak kau!." hardik Faisal telan, Reyhan terdiam namun tatapannya menunjukan amarah yang besar.

"Karena siapa saya jadi seperti ini hah.." bisik Reyhan dingin, dia berdiri dan menatap Faisal penuh emosi.

Kedua tangannya mengepal kuat guna menahan amarah yang siap meletup layaknya gas bocor. Sekali kena api.

DUAR!! Meletup.

Faisal mengedik tak perduli, dia bersidekap dada kemudian menatap angkuh Reyhan "Salahmu karena berani deketin Rena." jawab Faisal santai seolah tak ada beban.

Indra hanya duduk di sofa sembari ngemilin popcorn, lapar, lagipula kandungannya butuh untuk diisi. Dia baru mendapat kabar dari dokter kalau dia hamil.

Awalnya gak terima, tapi saat tau Rena akan menjaganya dan anaknya kelak membuat Indra tak takut lagi.

"Rena mate saya, apa salahnya saya deketin dia!"

"Kau hanya mate pengganti, jangan harap kau bisa menjadi yang pertama sedangkan posisimu adalah yang kedua! Ingat bahwa aku adalah Destiny mate Rena, kami sudah mating dan aku sedang mengandung anaknya."

Reyhan membeku..sial..jantungnya sesak mendengar ucapan penuh kesombongan dari Faisal.

"Sedangkan kau? Sudah berapa kali kau hamil namun kau gugurkan? Dalam seminggu bahkan kau sudah hamil 3 kali namun 3 kali juga kau menggugurkannya. Hebat."

Faisal nampak bahagia setelah mencemoh Reyhan habis-habisan, dia suka melihat wajah merah penuh air mata Reyhan itu. Perlu diketahui bahwa apapun yang menjadi milik Faisal, tak akan bisa diganggu gugat.

"Oi, oi ,oi. Matte-matte. Memanggnya aku sudah merestui kalian dengan Rena?" celetuk Indra yang sedari tadi diam.

Faisal melirik "Anda saja tak bisa jaga diri, sampai anda hamil dari Alpha yang bukan mate anda dan malah menjatuhkan tanggung jawab pada Rena. Anda kira, anda sudah jadi kakak yang baik?" tanya Faisal santai.

Namun itu menghantam ulu hati Indra, ucapan pria itu benar. Indra merasa gagal, dia malah membebankan adiknya untuk hal yang bukan urusan Adiknya.

"Sebelum kalian menyerangku, kalian harus sadar apa kekurangan kalian yang tak bisa aku lihat. Karena seorang Faisa Pratama tak akan membiarkan dirinya disenggol begitu saja."

Faisal sengaja berkata sekejam ini, yah biar mereka sadar posisi aja, kakak Rena yang malah membuat Rena harus bertanggung jawab atas kehamilannya.

Reyhan yang masih saja berusaha mendekati Rena tanpa tau konsekuensi apa yang akan Rena terima.

Tatapan mata Faisal mendingin, dia menatap kearah Reyhan. "Dan untuk kau Reyhan," Reyhan yang sudah menangis dalam diamnya mendongak.

Menanti ucapan Faisal selanjutnya "Menjauh dari Rena, kau hanyalah pembawa kutukan baginya. Kutukanmu bisa mengancam nyawa Rena jika kau tak segera menjauhinya." peringat Faisal.

Reyhan diam, kemudian tertawa pelan "Tau apa anda soal kutukan saya?" tanya Reyhan santai.

Tatapan matanya berubah "Tentu aku tau, kutukan itulah yang sudah merenggut nyawa ibu kandungmu. Dan pastinya akan berdampak buruk pada Rena." imbuhnya tenang.

Reyhan tertawa, semakin lama semakin kuat. Dia seperti orang yang berbeda dengan tadi "Aku tak akan meninggalkan Rena, dia adalah mateku." ujarnya gila.

Okelah, Faisal harus segera turun tangan jika tak mau kehilangan Rena-nya.

"Kau gila." ketus Faisal.

Reyhan mengedik "Memang, itulah aku. Hahahaha." Kenapa juga Rena bisa tak menyadari perihal kutukan Reyhan selama ini.

Hadeuh, pusing.

Sedangkan Rena sendiri masih tak sadarkan diri dari pingsannya, dia terkena darah rendah, kelelahan dan sedikit depresi.

Tak tau apa yang membuatnya Depresi, tak ada yang tau kecuali Rena sendiri. Dia terlalu banyak memikul beban, diusianya yang baru 21 tahun, dia harus menanggung 3 Omega sekaligus.

Berat sekali cobaan hidul Rena, mungkin mati bisa menjadi alternartif yang bagus.


















Bersambung✨

100 vote, 70 komen💃

Spoiled Male Omega [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang