020.Kembali semula

4.3K 561 117
                                        

Happy Reading.
......

Semua kembali seperti sedia kala, dan mereka mulai bekerja kembali seakan tak pernah ada tragedi yang terjadi, Rena yang kembali menjadi Sekretaris, Reyhan di Posisi Manajer nya.

Faisal di posisi Ceo nya.

"Pak Faisal, pagi ini ada rapat bersama Stup's Company."

Faisal yang kini sudah membuka jati diri tentang dirinya yang seorang omeg, dia tak lagi memakai softlens, tak lagi pakai sumpelan sepatu dan bantalan bahu.

Untuk urusan tanda di dada, itu memang sudah hilang. Akan kembali lagi jika dia dan Rena melakukan mating sekali lagi. Tapi Rena bilang mereka tak akan mating sampai pernikahan tiba.

Pernikahan yang akan segera digelar tak lama lagi, sekitar 2 minggu yang akan datang.

Faisal menghela napas panjang, dia melihat Rena secara lekat, rambut panjangnya yang tergerai, wajah cantiknya yang juga tetlihat manis.

"Rena, peluk~" dan Faisal masih sama manja sama Rena. Ckckckck.

Rena tertawa pelan, dia berjalan mendekati Faisa kemudian memeluk erat Ceo nya itu. Faisal mendusel ria di perut rata Rena sedangkan Rena mengelus rambut Faisal.

"Capek Ren, mau manjaan aja sama Rena disini. Boleh?" Rena menunduk, Faisal mendongak dan memperlihatkan wajah memelasnya yang membuat Rena gemas.

Dengan kilat dia mencium bibir Faisal kemudian memeluknya lagi "Siapkan kerjaanmu dulu. Baru boleh manjaan sama aku." jawab Rena santai.

Jawaban itu membuat Faisal mengerang pelan, padahal dia mau manjaan sama Rena, tapi kerjaan seakan tak ada habisnya huhuu.
.

.
.
D

iruangan lainnya, Reyhan tengah merenung dikesendiriannya. Helaan napas lelah berulang kali terdengar, entah apa yang sedang Reyhan pikirkan.

"Kalau Rena tau, dia bakalan marah atau enggak ya.." bisiknya dengan intonasi datar, dia memikirkan hal yang terus mengacau di pikirannya.

Lelah berpikir, sampai membuat Reyhan teringat akan masa lalunya, masa lalu kelamnya.

Cermin besar di dalam kamar sudah pecah tak bersisa, disudut kamar yang gelap ada seorang pria berambut hitam lebat tengah duduk sembari memeluk kedua kakinya.

Bahunya bergetar, entah apa yang terjadi pada tubuhnya. Dia juga tidak tau.

"Bukankah..hiks..statusku..Beta..hiks..t-tapi..k-kenapa..hiks..m-mata dan..hiks..aromaku..seorang Omega.." racaunya tak percaya.

Dari hasil yang dia dapatkan dari pemeriksaan second gender semalam, dia adalah seorang Beta. Tapi kenapa perubahan yang dia dapat merupakan perubahan seorang Omega?.

"Apa yang harus aku katakan pada Mama..hiks..mereka pasti kecewa..hiks..mereka pasti mengusirku.." isaknya lagi.

Tok tok.

"Reyhan, mama dan papa ingin menanyakan sesuatu padamu."

Tangisan remaja itu semakin kuat, air mata terus mengalir dari kedua mata merah jambunya. "Reyhan, Papa tau kamu Omega kan?"

Deg deg!!

Sial, Reyhan tak bisa berkilah lagi. Semua keluarganya pasti sudah tau "Kamu tau aturan di rumah kita kan Rey, siapapun yang menjadi Male Omega harus diusir dari rumah. Kamu merupakan aib di keluarga kita." ujar sang Papa.

Reyhan meringkuk semakin dalam, tangisannya tak kunjung berhenti sampai akhirnya dia jatuh tertidur di gelapnya suasana.

Tess..tes..

Spoiled Male Omega [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang