014.Reyhan-Rena-Faisal.

5K 665 53
                                        

Happy Reading✨

Jangan lupa vote dan komen ya:)
.......

Rena mengelus bahu telanjang Reyhan dengan lembut, dia baru saja selesai memandikan Reyhan dan saat ini tengah memakaikannya pakaian.

Reyhan hanya diam, dia terus memandang ke arah Rena yang dengan telaten mengurusnya "Biar kupakai kan minya telon dulu, perut kamu sakit kan?." Reyhan mengangguk.

Rena sebenarnya gugup ditatap intens seperti itu, tapi mereka tak bisa berlama-lama karena Indra disana sudah menangis mencari keberadaan Rena.

Setelah selesai, Rena mengecup dahi Reyhan lembut "Udah ganteng, sekarang kita ke rumah sakit ya. Kamu harus diinfus dan diberi obat agar cepat sehat." ujar Rena lembut.

Dia berdiri diikuti dengan Reyhan yang duduk ditepi kasur. Saat Rena hendak berlalu menuju meja rias, Reyhan menahan tangannya. Dan memeluk pinggangnya, Reyhan mendusel diperut rata Rena.

"Sebentar, biarkan aku memelukmu sebentar." bisiknya sembari meletakan telapak tangan Rena ke pipinya.

Rena terenyuh, dia memeluk kepala Reyhan lembut dan mengelusnya "Jangan takut lagi, aku selalu bersamamu." bisik Rena.

Dia mengelus bahu Reyhan yang bergetar, pria itu kembali menangis, jiwanya masih terguncang.

"Aku takut..hiks..s-sangat takut.." isaknya pilu, kali ini Rena akan menjadi pendengar yang baik bagi Reyhan, saatnya dia menjadi sandaran bagi Omega ini.

Reyhan juga tak punya keluarga, dia dibuang karena memiliki kutukan yang mematikan. Maka dari itu keluarganya tak sudi menjaganya.

"Kamu tau, aku tak bisa mencium pheromone mu lagi."

Ucapan Rena semakin membuat getaran dibahu Reyhan menguat "Hiks..aku tau Rena..hiks..a-aku tau aroma ku tak lagi bekerja..hiks..." isaknya.

Rena diam, dia mendusel dileher Reyhan dan mencoba menghirup lebih dalam, tidak, pheromone nya tidak hilang, hanya tersamar dengan berbagai pheromone Alpha yang pernah memasukinya.

"Aku akan membersihkan jejak mereka darimu."

Bahu Reyhan menegang, dia mendongak menatap Reyhan tak percaya "A-a-apa maksudnya..." tanya nya terbata, dia merasa pasukan oksigennya mulai lenyap.

Terganti dengan pheromone mawar milik Rena. Aroma mawarnya mulai mendominasi seisi kamar.

"Pheromone ku bisa menghilangkan bekas pheromone Alpha lain. Setidaknya aku meninggalkan aromaku padamu agar Alpha lain tau bahwa kamu milikku." bisik Rena tepat ditelinga Reyhan.

Rena menunduk kembali, dia fikir Rena ingin memasukinya dan mengganti jejak hina itu, nyatanya dia hanya ingin menghilangkan jejak aroma saja.

Rena sadar kekecewaan Reyhan, dia lantas memegang dagu Reyhan dan mendongakan kepala Reyhan, perlahan Rena menunduk lalu mencium bibir Reyhan lembut.

Melumatnya lalu menggigit pelan lidah Reyhan "Aku akan meninggalkan jejakku ditubuhmu secara perlahan. Jangan terburu-buru." ujar Rena lembut.

Reyhan mengerti, ternyata Rena masih belum menerima kalau Reyhan sudah dirusak. Rena masih enggan menyentuhnya lebih dari sekedar sentuhan dan ciuman.

Senyum getir tercetak jelas diwajah manis Reyhan "Hm..aku tau.." lirihnya parau.

✨✨✨

Prang!

Pecahan gelas kaca kembali terlihat, Faisal kembali melempar barang-barang yang ada disekitarnya, napasnya sangat berat tapi juga sangat memburu.

Spoiled Male Omega [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang