Chapter ini berisikan additional content dari point of viewnya Minho
Selamat membaca
Aku berkali-kali merasakan ini.
Merasakan kemarahan yang seharusnya tidak perlu aku rasakan.
Melihat Newt yang tak bernyawa, sangat memedihkan.
Aku sebagai salah satu dari temannya sangat terpukul. Benar-benar terpukul akan kepergiannya.
Terkadang kemarahanku membuat aku lupa bahwa aku bukan orang satu-satunya yang merasakan kesedihan yang mendalam ini.
"Kenapa kau ke SPACER dulu, hah?!" Aku membentak Clara yang sejak awal aku lihat hanya menangis tersedu-sedu sejak aku dan Frypan datang menjemputnya. Sekarangpun Clara tidak bisa menjawab.
Frypan menyuruhku untuk tenang dan memberinya waktu.
Aku hanya kesal saja. Seperti yang aku bilang, lagi-lagi aku merasakan kemarahan.
Mungkin sebenarnya aku marah dengan diriku sendiri, tetapi aku enggan untuk menyalahkan diriku. Sebgai gantinya Clara menjadi pelampiasan untukku sebagai media kesedihan dan kemarahan.
"Maafkan aku." Ujar Clara yang terduduk lemas sambil memegang kalung pemberian Newt.
Kami semua sedang berkumpul di Hat setelah pertempuran itu terjadi.
Kulihat Thomas juga masih terdiam, sama terkejutnya dengan kami semua. Begitu pula Gally yang sejak tadi mengetuk-ngetuk meja dengan bolpen tidak tenang.
"Aku rasa kalian bisa menyalahkanku." Tiba-tiba Gally membuka suara.
Segera Thomas membalas perkataannya, "Oh tidak, tidak. Ini bukan salah siapapun."
Aku mengepalkan tanganku kuat.
"Oh ya? Kurasa dia yang salah. Dia berlebihan." Aku menunjuk Clara, "Lagipula, kenapa si Jenkins tidak memberi tau kalau dia akan membantu?"
Tidak ada yang menjawab.
Atau mereka malas menjawab? Aku juga tidak tau.
Fakta bahwa aku tidak mengerti kenapa aku marah tidak dapat menampik diriku sendiri untuk tidak merasakannya.
"Aku akan ke SPACER." Lantas aku melangkah mendekati air craft untuk pergi. Tetapi, langkahku harus berhenti karena orang yang sedikit lebih tinggi dari padaku beberapa sentimeter sedang menghadang tepat di depan wajahku.
Marah.
Lagi-lagi itu yang aku rasakan.
"Jangan. Bukan saatnya kau ke situ." Frypan menahan aku dengan tangannya di kedua bahuku.
Aku segera melepaskan tautan tangannya, risih, "Jangan hadang aku!" Ucap ku pelan tetapi penuh penekanan.
"Memangnya hal apa yang bisa kau lakukan di SPACER, huh?" Tanya Frypan lagi, membuat suasana semakin mencekam. Diiringi dengan sesenggukan tangisan sedih Clara dan keheningan teman-temanku yang lain yang masih terkejut dengan semua peristiwa yang terjadi begitu cepat.
Aku juga tidak bisa menjawab Frypan. Karena, jujur aku juga tidak tau. Semuanya hanya pelampiasan kesedihanku. Ibaratnya anak muda, mereka pasti sudah melaju kencang dengan kendaraannya untuk melampiaskan kemarahan dan kesedihan.
Seperti Clara yang menangis, seperti Thomas yang terdiam, seperti Gally yang terlihat tidak enak perasaannya, dan seperti Frypan yang pura-pura gagah di depanku padahal aku tau hatinya juga hancur. Sama, kami semua sama-sama merasakan kesedihan dengan hal yang berbeda-beda.
KAMU SEDANG MEMBACA
Hug Me Interstellar [Newt]
Ciencia Ficción! 𝗦𝗘𝗗𝗔𝗡𝗚 𝗗𝗜𝗥𝗘𝗩𝗜𝗦𝗜 ! | Tahun 5004 sudah tidak sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Masa jaya mobil terbang dan kereta bawah air pun sudah ketinggalan zaman. Bahkan, generasi 500 tahun lalu telah siap meninggalkan bumi karena rotasi pla...
![Hug Me Interstellar [Newt]](https://img.wattpad.com/cover/256795981-64-k881132.jpg)