Ini ya guys, hutang hari minggu kemarin
Happy reading!
---
"Sebentar, tunggu dulu. Sekarang sebutkan marga atau nama lengkap kalian masing-masing!" Minho tidak mau ada kesalahan lagi. Dia berbicara layaknya guru kepada murid.
"Minho, tidak perlu seperti itu." Newt berusaha agar semuanya dapat dibicarakan baik-baik dan yang tak perlu dibicarakan tidak perlu diucapkan.
Tapi, Minho membantah, "Newt. Bagaimana kalau aku ternyata juga bermarga Vicod? Apa kau tidak akan terkejut? Bagaimana kalau ternyata namaku Minho Jenkins dan aku ini cucunya si Pak Jenkins itu? Hanya sekedar meluruskan saja."
"Tidak mungkin seorang Korea bernama Vicod." Newt membalas santai.
"Dia benar. Tidak ada salahnya untuk mengetahui kepenasarannya." Clara membela Minho.
"Margaku Jang. Jang Minho." Minho menyebutkan miliknya duluan.
Newt menatap Clara karena menurutnya hal seperti ini tidak perlu dibahas sekarang. Tetapi, Clara membalas tatapan itu dengan anggukan, memberi kode untuk melakukannya supaya tidak ada perselisihan di antara mereka, "Newt Sangster."
"My family name is Freud. So, Sigmund Freud." Frypan mengucapkannya dengan kepercayaan diri.
Clara mengangguk-ngangguk mendengar mereka memperkenalkan diri masing-masing, seakan mereka baru pertama kalinya bertemu.
"Thomas O'Brien." Thomas menyebut namanya sebagai penutup.
"Thankyou." Minho mengapresiasi mereka karena ingin menjawabnya sampai tuntas.
"Aku senang dapat mengenal kalian lebih lagi. Dan aku juga minta maaf." Clara merasa tidak enak karena mereka harus ikut terjerumus ke dalam masalah ini.
"Aku juga senang, tapi kau tidak perlu minta maaf." Frypan membalas perkataan Clara.
Thomas melanjutkan perkataan Frypan dengan tangannya dilipat di depan, "Iya, kami pasti akan terimbas masalah WASP tanpa kau mengenal kami sekalipun. Masalah ini bukan masalah pribadimu seorang tapi masalah seluruh dunia. Jadi, jangan menyalahkan diri hanya karena semua ini berhubungan dengan ayahmu."
"Thanks, guys."Clara merasa senang mereka mau mendukung dia.
"Seingatku, kau bilang kita bertemu ayahmu di bunker EARTHER." Newt mengingat kejadian kejar-kejaran di bumi waktu itu kembali.
"Aku memang bilang begitu tapi rasanya aku salah menerka. Aku yakin kau pasti sudah melakukan penilitian akan bunker itu." Clara berharap Newt sudah mencari tau tentang tempat itu supaya Clara dapat menjelaskan dengan mudah.
"Right guess. Aku sudah membuat cetak birunya. Tempat itu sudah tidak dipakai sejak lama." Newt memberikan cetak biru kepada Clara.
"Menurutku orang dalam bunker itu, semuanya adalah alien." Clara memberikan opininya, "Minho, saat kau di tahan di WASP apakah mereka punya tempat untuk membuang alien yang cacat produksi atau tidak berhasil?"
"Setauku mereka akan membunuh alien buatan mereka yang gagal produksi." Minho menjawab sesuai dengan apa yang dia lihat secara langsung.
"Hipotesisku bunker EARTHER sempat dipakai untuk tempat membuang alien yang tidak diinginkan. Tapi, lambat laun mereka terus melakukan eksperimen dan bunkernya menjadi penuh. Jadi, sekarang mereka lebih memilih untuk membunuh alien yang tidak sesuai produksi itu. Kita sebut saja defect alien." Clara menjelaskan apa yang sudah dia pikirkan sejak di SPACER.
KAMU SEDANG MEMBACA
Hug Me Interstellar [Newt]
Ficção Científica! 𝗦𝗘𝗗𝗔𝗡𝗚 𝗗𝗜𝗥𝗘𝗩𝗜𝗦𝗜 ! | Tahun 5004 sudah tidak sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Masa jaya mobil terbang dan kereta bawah air pun sudah ketinggalan zaman. Bahkan, generasi 500 tahun lalu telah siap meninggalkan bumi karena rotasi pla...
![Hug Me Interstellar [Newt]](https://img.wattpad.com/cover/256795981-64-k881132.jpg)