. ° . • · ˚ 🚀 ˚ · • . ° .
"Stop." Newt baru saja kembali dari SPACER, "Batalkan semuanya." Clara mengantarnya tanpa singgah.
"Pasti perkara lagi." Tebak Minho, tidak terlalu peduli. Dia sedang mengikir besi untuk bagian roket mereka.
Newt menghapus semua gambar yang dia ambil di SPACER dari jejak digital. Newt juga menghancurkan cetak biru tiga dimensi yang sudah mereka print dengan rifle lasernya.
"Hei! Cukup!" Thomas menepuk pundak Newt.
"Dia tahu rencana kita." Ucap Newt.
"Rencanamu." Minho tidak mau rencana Newt mengotori namanya, padahal mereka berada di tim yang sama.
"Kami sudah menduganya." Kata Frypan, "Kalau telanjur begini, kau pasti sudah mengajaknya untuk bergabung dengan kita, ya 'kan?"
Minho masih berkutat dengan aktivitasnya, "Sebenarnya apa tujuan kita sekarang? Aku pikir kita semua sudah tenang di planet ini."
Newt duduk di atas kursi lipat yang selalu mereka pakai, "Aku minta maaf atas keputusanku yang keliru. Aku nekat melakukan itu. Tapi —"
"Here we go again." Minho muak kalau Newt akan membicarakan sesuatu yang sudah terjadi.
"Minho." Frypan kembali memperingatkan Minho.
"Sudahlah, Frypan. Ini memang salahku." Newt tahu dia layak mendapatkan itu, "Tapi, yang ingin aku katakan adalah aku mengajaknya bergabung murni karena aku melihat potensi Clara yang kompatibel dengan tim kita, bukan untuk bersembunyi di belakang kesalahanku."
Minho melepas potongan besi dari genggamannya, lalu menatap Newt, "Oh, jadi kau pikir karena Clara sepadan untuk tim kita, kau bisa sesukanya? Benar bukan karena saran dari Thomas untuk menambal keputusan cacatmu?"
"Baiklah, kau benar! Okay? Awalnya memang itu. Tapi —"
Minho mengusap wajahnya, frustrasi, "Tapi apa, Newt? Kau terus-terusan melindungi dirimu!"
Saat itu, Frypan sudah berancang-ancang untuk menahan Minho, tetapi Newt masih punya urusan dengan Minho.
"Selama tiga tahun tinggal di Hat, apa kau tidak merasa jenuh? Di saat orang lain sudah menikmati hidup mereka, Minho, kita masih bersikeras untuk bertahan hidup." Newt berusaha menjelaskan isi kepalanya yang lebih terdengar seperti isi hatinya.
"Apakah kau sadar kau baru saja membandingkan kita dengan orang lain, padahal kau sendiri yang tak mau bergabung dengan kelompok lain?"
"Itu yang aku maksud!" Newt menyandarkan punggungnya pada kepala kursi, "Aku belum punya niat untuk bergabung dengan kelompok lain selama masih bisa mengandalkan diriku sendiri, Thomas, Frypan, dan kau. Makanya, aku mengajak Clara untuk bergabung supaya kita bisa memperluas kehidupan RUNNER tanpa bergantung kepada SPACER." Newt sempat terdiam, sekiranya untuk mengambil napas sebelum melanjutkan paparannya, "Aku tidak bisa membiarkan kita terus pasif seperti yang kau bilang. Ada yang harus kita kerjakan."
Tangan Minho terkepal kuat. Dia tidak dapat memberikan komen tentang gol Newt yang ingin dia capai untuk RUNNER, termasuk dirinya. Jadi, dia memilih menyerah, "Terserah." Minho membawa potongan-potongan besi dari atas meja ke sayap kanan roket.
Ketika suasana sudah tidak setegang sebelumnya, Newt menyentuh bibir bawahnya sambil merenung. Thomas maupun Frypan tidak bersedia untuk membuka suara, membuat Newt jadi lebih mudah untuk fokus pada pikirannya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Hug Me Interstellar [Newt]
Fiksi Ilmiah! 𝗦𝗘𝗗𝗔𝗡𝗚 𝗗𝗜𝗥𝗘𝗩𝗜𝗦𝗜 ! | Tahun 5004 sudah tidak sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Masa jaya mobil terbang dan kereta bawah air pun sudah ketinggalan zaman. Bahkan, generasi 500 tahun lalu telah siap meninggalkan bumi karena rotasi pla...
![Hug Me Interstellar [Newt]](https://img.wattpad.com/cover/256795981-64-k881132.jpg)