~penyesalan selalu diakhir
Maka jangan mengulang waktu
Sekarang belajarlah menjadi dewasa
Untuk masa depan~
" Kenapa tidak cari yang baru?"
Ucap seseorang yang dibelakang Jason
Jason tak menoleh
" Tidak ada yang bisa menggantikan kannya" ucap Jason
Seorang itu mengangguk
" Penyesalan emang selalu diakhir ya.." ucapnya lagi
Jason mengangguk
" Pergilah.. aku sedang tidak mau diganggu" ucap Jason
Ia mengangguk
" Tak membutuhkan ku lagi? Yaudah" seorang itu pergi
Ia berjalan
" Tunggu" ucap Jason menoleh
Seorang itu tersenyum kecil dan membalikkan tubuhnya
Jason berdiri menatap wanita yang didepan nya
Mereka sama sama terdiam
Bedanya orang ini tersenyum
Jason hanya dengan wajah datar nya
Ia mendekati Jason
Air mata Jason lolos turun dari matanya
Ia mengelap air mata Jason dengan ibu jarinya
Tangannya digenggam Jason
" Siapa kamu?" Tanya Jason
Ia tersenyum
" Lupa sama aku?" Tanya wanita itu
" Nazala?" Tanya Jason
Nazala mengangguk tersenyum
" Emang ada yang berubah dari aku?" Tanya Nazala merentang tangannya
Jason memeluk Nazala dengan tangisan pecah
" Jangan pernah tinggalin aku" ucap Jason
Nazala menepuk punggung Jason
" Tidak akan ada yang ninggalin kamu" ucap Nazala meneteskan air mata
" Maafin aku.. udah jahat.. maafin aku udah kecewain kamu berkali-kali" ucap Jason
Nazala tersenyum
" Aku udah maafin kamu.. kamu ni.. kaya ga tau aku aja emang pernah aku ga maafin kamu?" Tanya Nazala
Jason menggeleng
" Aku kangen" ucap Jason
Nazala tersenyum mendongakkan kepala menahan air matanya
Setelah semua tenang
Jason melepaskan pelukannya
" Jadi kamu belum mati?" Tanya Jason
Nazala tersenyum dan menggeleng
" Kenapa harus bohong?" Tanya Jason
" Kenapa? Karena aku kira aku sudah tidak dibutuhkan" jawab Nazala
" Hah?" Jason membuka matanya
" Astaga Jason.. cuma khayalan" Jason mengusap wajahnya kasar
" Kok? Tapi kaya nyata ya?" Batin Jason mengelus batu Nazala dan tersenyum
" Naz.. jika kamu bener kembali aku tunggu kamu sampai kapanpun dirumah karena sungguh aku ga percaya jika kamu sudah pergi" ucap Jason
Jason menghela nafas panjang
" Aku mau bunuh Wulan.. Naz.. untuk kamu" ucap Jason menggempalkan tangannya
Jason langsung bergegas kerumah Wulan
Tak lama ia sampai
Tok tok
" Lan.." panggil Jason
Wulan membuka pintu
" E-eh mas?" Panggil wulan
" Sayang..." Panggil seorang lelaki dari belakang langsung merangkul Wulan
KAMU SEDANG MEMBACA
PsYcHopath DADY{ Completed }✨
RandomJason William Winata HAI BABY! Keras adalah kebiasaan ku Untuk itu aku mencintaimu Dengan seenakku Jangan lupa vote salam hangat Nazala💜✨ Hasil otak sendiri Plagiat minggir ( Biar kek orang- orang gitu)😅 Kalo ada typo maap ya Manusiawi...
