Jason William Winata
HAI BABY!
Keras adalah kebiasaan ku
Untuk itu aku mencintaimu
Dengan seenakku
Jangan lupa vote
salam hangat Nazala💜✨
Hasil otak sendiri
Plagiat minggir
( Biar kek orang- orang gitu)😅
Kalo ada typo maap ya
Manusiawi...
" Hmh, pusing banget kepala gua ,tapi gua harus kerja lagi sial!" Ucap Nazala sambil memijit pelan kepalanya
Nazala langsung mandi ganti pakaian dan turun ke bawah
Rumah Nazala
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
" BI" panggil Nazala
"Iya non" jawab bibi
"Sarapan Nazala tolong dibekalin ya" Nazala
"Baik non" ucap bibi
" Pak" panggil Nazala
"Iya non" pak sopir
"Antar saya ke kantor ya pak kepala saya masih pusing" suruh Nazala
"Baik non nanti kalo non sudah pulang telfon saya ya non" bapak sopir
"Iya pak" Nazala
" Non ini bekalnya" bibi
"Ocey deh maaciw ya bibi sayang" Nazala
"Hehe iya non, hati hati ya" bibi
" Ayo non saya antar " pak sopir
" Oke deh ayo pak, bibi jaga rumah ya " nazala
" Iya non" bibi
Nazala mencium tangan bibinya , bibi seperti orang tuanya sendiri karena kala ayah dan bunda pergi bibi menjadi pelindung baginya bibi berumur 52 tahun itu mempunyai suami dikampung.
_________________________
25 menit sampai dikantor
" Maaciw ya bapakk" ucap Nazala
" Iya non , kalo pulang kabarin non" bapak
Nazala hanya mengangguk pelan Setelah Nazala masuk kantor
Deg!!
Pak Gilbert dan pak Winata Sudah menunggunya diruangan meeting
"Apa ketika kami sudah menjatuhkan perusahaan Winata dia akan balas dendam?" batin Nazala
" Pagi pak Gilbert , pagi juga pak Winata " sey Hay Nazala
" Pagi Nazala" pak Gilbert
" Pagi nyonya" pak Winata
Setelah lama berbincang diruang meeting dan pak Winata setuju akan kerja samanya dan disini lah Nazala mulai berfikir bagaimana agar ia menjatuhkan perusahaan Winata official itu.
" Gua harus apa ya??" Gumam Nazala
Setelah tak berapa lama Nazala mendapatkan ide
" Gua harus kerjakan ini besok" senyum Nazala sinis
_________________________
Keesokan harinya
Nazala pergi kekantor Winata official Untuk mencari berkas digudang tentang apa awal terbangunnya perusahaan ini.
" Mbak?, WC disini diarah mana ya" alasan Nazala agar bisa ke gudang
Karena Nazala sudah mengetahui struktur perusahaan Winata makanya ia tahu dimana letak gudang Winata
" Mbak lurus aja , nanti ada perempatan mbak ke kanan" mbak
" Baik mbak" Nazala
Seperjalanan Nazala menelusuri gudang ia melihat sosok pria berjas hitam sedang berjalan ke arah gudang .
" Aduh ada orang lagi, bentar kayanya aku pernah liat tu orang tapi dimana ya??" Batin Nazala
Taklama pria itu keluar dari gudang. Dan ada kesempatan Nazala masuk dalam gudang itu , setelah mencari begitu lama akhirnya Nazala mendapatkan sebuah berkas awal pembangunan perusahaan Winata official. Setelah mendapatkan Nazala menaruh berkas itu didalam tasnya dan keluar dari gudang untuk balik kekantornya. Tetapi tiba tiba!!
Brugh!!
Nazala menabrak seorang pria yang baru saja keluar dari gudang tadi
" Maaf - maaf saya tak sengaja" ucap Nazala kepria itu
" Iya gpp, kamu kenapa bisa disini??" Balas pria itu
" Busyet gua harus jawab apa ini!" Batin Nazala
" Hello" pria itu membuyarkan lamunan Nazala
"E-eh a-a-anu tadi saya mau ke wc tapi ga ketemu" bohong Nazala
" Oalah wc di sebelah sana " tunjuk pria itu
" Ooh oke oke makasih " ucap Nazala ketakutan
Nazala langsung pura pura ke WC agar pria itu tak mencurigainya
"Mati aku" ucap nazala bercucuran keringat dingin
Nazala langsung mencuci mukanya
" Nazala tenang ga bakal ketahuan kok " ucap Nazala menenangkan diri
" Gua pernah lihat tu cowok tapi dimana ya??" Gumam Nazala heran
Nazala langsung balik kekantor nya dan merencanakan sesuatu agar perusahaan Winata official jatuh
_________________________ 2 Minggu kemudian
" Hahahaha" tawa girang bos Gilbert
" Akhirnya bos" senang Nazala
" Nih gajimu saya kasih 10 miliyar , makasih Nazala rencana mu tak sia-sia" senang pak bos
" Terima kasih pak" ucap Nazala
Entah mengapa karena pak Gilbert sangat senang ia tiba tiba mengajak Nazala malam ini ke bar untuk minum
" Suttt !! Aku sudah gila dari kau menolak menikah dengan ku dulu , kau tau kenapa aku mau menerima mu kerja disini dan menjadikan kau sekretaris ku Hahahaha karena agar aku bisa selalu dekat denganmu wahai manis" ucap Gilbert sinis