10

37 11 2
                                    

Stay healthy and
happy yaaa( .◜◡◝ )

Happy reading

"Nyebelin banget, udah lah temenan sama lo kga asik."

"Siapa bilang kita temenan?"

"Kita kan pacaran."

"Idih alay, pasti dia belajar dari lo." Ujar Naomi pada Aksa, tadi ketika dia sedang mengejar Aksa dia tak sengaja mendengar Andreas

"Mana ada, gue yang belajar dari abang lo."

"Kok masih ada mahluk jenis beginian."

"Beginian gimana maksud lo? Ganteng, oh iya dong jelas engga ada yang bisa nandingin kegantengan gue."

Naomi merotasi kan matanya "Nyerah gue, udah diem jangan deket-deket!"

"EZRA!"

Aksa merangkul bahu Naomi dan membawanya berlari "I love you too, Naomi!"


—☆☆—


"Aku tak mau kalau aku di— eh ada tamu." Ujar Naomi begitu dia masuk dan melihat seorang yang tampak tak asing sedang duduk

Seperti pernah melihat nya tapi dimana, oh ya, perempuan tadi yang berada di lapang bersama Andreas

"Andreas nya mana?" Tanya Naomi karena dia tak menemukan siapapun disana

"Lagi ngambil minum."

"Oh, kok mau sih sama—"

"Berisik lo! Jangan deket-deket, kasian dia sawan ngeliat lo."

"Mana ada sawan, dia pasti terpesona ngeliat gue yang cetar membahana ini, iyakan teh?" Tanya Naomi dengan mengangkat kedua alisnya

"Gak usah so kenal, sono masuk jangan ganggu orang pacaran." Naomi berlalu dan tak lupa mengangkat jari tengah nya kepada Andreas

"Sorry dia emang gitu, aga gila."

"GUE DENGER LIAM!"

Andreas mengajak Sheila kerumahnya untuk melanjutkan tugas yang tadi, sebenarnya itu sudah beres namun ada tangan-tangan yang kurang ajar merusaknya, jadi mereka harus mengerjakan nya kembali.

Ini tugas kelompok tapi mereka berdua yang mengerjakan, lebih sedikit lebih cepet beres kalo kata Andreas.

"Gue lupa bawa bahan nya, sorry."

"Gimana sih, makanya jangan mikirin gue terus jadi lupa kan."

"Please deh."

"Haha ya udah sans aja, gue beli dulu kalo gitu, lo tunggu disini aja diluar panas, kasian nanti lo pusing."

"Lelaki buaya darat, buset." Saut Naomi yang baru saja datang

"Sirik."

"Apaan orang gue lagi nyanyi juga, mau kemana lo? Gue nitip dong."

"Males beli aja sendiri, Sheila ati-ati ade gue emang kadang suka aneh kadang kalo kumat suka gigit."

"Idi gii iming siki inih."

"Gue pergi dulu, ga bakal lama ga usah kangen."

"Lo kalo mau pergi, pergi aja sono ga usah banyak cincong deh."

"Sirik lo jomblo."

Sepeninggalan Andreas awalnya sangat canggung namun dengan inisiatif Naomi mengajak Sheila mengobrol dan ternyata mereka berdua cukup nyambung.

Mereka berdua membicarakan hal-hal random, dan juga Andreas tak lupa untuk mereka berdua bahas, berakhir dengan mereka bertukar nomor telepon.

"Noh orang aneh dateng."

"Apa lo?"

"Liam buruan tembak Sheila, kalo sama yang ini gue setuju."

"Kga sopan lo!"

"Orang dia pengen dipanggil gitu, kita kan friend ya."

"Tetep aja dia kakak kelas lo."

"Bawel lo, terus gue harus manggil dia apaan, teteh mba?"

"Panggil nama nya, na." Saut Sheila

"Lo denger sendiri kan, Liam." Baru saja Andreas akan kembali berbicara namun Naomi dengan cepat memotong nya

"Gue keatas bye."

—☆☆—

Setelah menyelesaikan tugas, Sheila dan kedua kakak adik itu memutuskan untuk membuat cookies dan disinilah mereka bertiga,

Sebenarnya hanya Sheila yang benar-benar membuat nya, Andreas dan juga Naomi hanya meramaikan saja.

"Asik bener, sering-sering ya lo bawa teh Sheila kesini, teh Sheila nya doang lo nya mah enggak usah, muak gue tiap hari liat lo."

Andreas dengan sengaja berjalan hingga menghimpit Naomi dan panty "Apaan, geser dong Liam! Sempit nih."

"Lo aja yang geser, pergi aja sekalian kalo perlu."

"Enggak deh kalo menurut gue, meningan lo aja yang pergi." Ujar Sheila kepada Andreas

"Haha lo denger sendiri kan, udah sono pergi mumpung masih diusir secara halus dari pada nanti gue gusur kan."

"Iya pergi nih gue, nanti kalo udah jadi panggil gue."

"Kalo Inget, udah sono hush."

Namun baru melangkah, Andreas kembali membalikkan badannya "Ngapain lagi sih?"

"Oh ya, itu adonannya belum gue kasih gula."

"Liam—"

"Diem jomblo," Andreas mengisyaratkan agar Naomi tidak memotong nya terlebih dahulu

"Inget adonannya gak usah dikasih gula, lo aja udah manis, nanti kalo lo kasih gula bisa-bisa gue diabetes."

—☆☆—

Ikan tongkol
Kue jengkol
Kapan kita sleep call
JIAKHHH PACEPAK CEPAK JEDER

Ikan tongkolKue jengkolKapan kita sleep callJIAKHHH PACEPAK CEPAK JEDER

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

hope you enjoy, jangan lupa voment sama follow yaa

Jajang bujigae annyeong dadah🐿️

-see you papaii

universe | Hendry ✓Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang