[09] Mulai Bekerja

28 3 0
                                        

DARA kini sudah memakai rok span hitam,dan kemeja merah maroon nya,hari ini dia sudah mulai bekerja jadi sekretaris di perusahaan Adelard Jaya Group.Untung saja jam kuliah hari ini sore jadi dia bisa datang tepat waktu pagi ini di perusahaan milik Revan.

Dara menemui Revan di ruang kerja pribadi nya,dan tak lupa mengetuk nya terlebih dahulu lalu Revan membuka dan membiar kan Dara masuk.

"Disamping meja saya itu adalah meja kamu,pekerjaan pertama kamu tolong buat dokumen word seperti yang ada di map ini,ingat jangan ada typo !"perintah Revan lalu menyerahkan map merah ke Dara,dan setalah nya ia duduk di kursi nya dan mulai mengetikan sesuatu di laptopnya.

"Baik pak,saya akan kerjakan,"ucap Dara dan membuka laptop hitam nya.

Setalah beberapa jam berkutat di depan laptop,Dara akhirnya selesai juga dan sekarang waktunya dia istirahat.

"Saya sudah selesai pak,saya boleh ke kantin?"tanya Dara lalu beranjak dari duduknya.

"Baiklah saya ikut,"ucap Revan lalu berjalan disamping Dara.

Terdengar bisikan dari beberapa karyawan yang membicarakan Dara.

"Lah itu sekretaris Bos?cantik ya...pantesan aja keterima jadi sekretaris."

"Gak nyangka ya pak bos punya sekretaris juga,bukan nya dia gak suka punya sekretaris?"

"Kok wajah nya kayak anak kuliahan ya?wajah kayak bocil gitu,harusnya kan cari sekretaris itu yang model nya ya minimal kayak tante-tante lah,iya gak sih?!"

Dan masih ada beberapa bisikan karyawan yang mengomentari penampilan Dara.Tapi Dara tidak peduli baginya dia bisa bekerja disini dan dapat hasil uang bekerja lewat keringat nya sendiri itu tidak masalah.

"Jangan dengerin,karyawan disini emang suka gosip kalau ada orang baru di perusahaan Adelard,"ucap Revan.

"Iya,saya juga gak peduli...."

Setelah makan di kantin perusahaan,Dara beranjak untuk membayar makanan tersebut ke kasir.

"Kamu mau kemana?"tanya Revan.

"Saya mau bayar makanan ini pak."

"Saya sudah membayar makanan kamu dan makanan saya,"ucap Revan.

"Tapi saya bisa bayar kok,saya gak mau repotin bapak."

"Saya gak merasa di repotin kamu."

"Ya,udah makasih deh pak,hmm...kok sekarang gak marah sih kalau saya panggil dengan sebutan 'bapak' ?"tanya Dara.

"Kamu kan sekarang udah jadi sekretaris saya,ya saya gak marah lah kalau kamu panggil saya dengan sebutan 'pak' karena waktu kemarin-kemarin saya dan kamu tidak kenal mangkanya saya marah kalo kamu  panggil saya bapak kesan nya kan saya tua banget."

"Pak kita kembali bekerja,udah selesai waktu istrahat nya,"ucap Dara mengingatkan dan mereka berdua langsung kembali ke tempat kerja.

****

Saat waktu pulang telah tiba,Dara bersiap-siap membereskan peralatan nya.

"Saya antar kamu pulang,"ucap Revan tiba-tiba.

"Gak usah pak,saya habis ini mau langsung ke kampus,"balas Dara.

"Ya,sudah tidak papa,saya tidak masalah mengantar kamu ke kampus."

"Oke,kalau kamu maksa,saya ga masalah di antar oleh bos,"ucap Dara.

Sampai di mobil mewah milik Revan,Revan langsung mempersilahkan Dara duduk di kursi depan disamping nya.

Dara duduk dengan tenang,lalu wajah Revan mendekat ke arah nya.

"M-mau n-ngapain?!"sontak Dara terkejut lalu Revan memasangkan sabuk pengaman Dara.

"Memakaikan sabuk pengaman Dara,ingat demi keselamatan saat naik mobil,"bisik Revan di telinga kanan Dara.

Setelah memakaikan sabuk pengaman, wajah Revan tetap tidak menjauh dari wajahnya, justru malah semakin dekat,Dara menyadari mata Revan menatap bibir merah miliknya.

Degup jantung Dara semakin cepat karena Revan semakin dekat dengan bibirnya.
Hembusan nafas Revan yang keluar dari hidung menyentuh kulit Dara membuat jantung Dara semakin dag.. dig.. dug.. tidak karuan.

Jarak antara Revan dan Dara hanya 2 centi sebentar lagi bibir Revan dan Dara menempel jika Revan tidak mundur dan menjauh dari Dara.

Dara bernafas lega karena Revan tidak mencium bibirnya,Dara melihat kearah Revan yang mengacak rambut nya lalu menjalankan mobilnya,Dara hanya bisa diam dan enggan untuk berbicara.

Setelah sudah sampai di kampus Dara,Dara turun dan tak lupa mengucapkan terimakasih lalu mobil Revan melaju menjauh dan Dara langsung masuk ke kelas nya karena dosen nya sudah datang.

TBC.

MY FUTURE CEOCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang