Awalnya Bright dan Win adalah dua murid
SMA yang tidak pernah akur , hampir setiap
mereka bertemu disitulah keributan pasti
terjadi
Bright si cowok Bad boy yang hobinya
Foya foya dan gonta ganti pasangan
akhirnya menjatuhkan hatinya pada
win
N...
lama sekali sejak mamanya bertemu dengan Leon , ia tak pernah lagi merasa kan pelukan
dan malam itu hingga pagi bright memeluknya hingga rasanya tak ada rasa takut seperti malam malam biasa nya
win mengusap pelan tangan yang masih melingkar di perutnya, ia enggan bangun sebenernya tapi ia masih ingat bahwa dia harus ke sekolah
ia lepaskan perlahan tangan bright dari perutnya lalu berangsur ingin turun tapi tangan besar bright menariknya dan menahannya lagi di dalam dekapan nya
Mata win membola seketika
"Kau mau kemana hmm"
Tanya bright dengan suara parau dan malasnya
"eumh, aku .. aku mau mandi kesekolah phi "
Jawabnya
Win bangun lagi kemudian bright juga dengan sigap malah mendekap win lalu dicium paksa
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Mmmhh hhaaa ah " desahan win tertahan oleh lidah bright yang sibuk menyelami seluruh isi di rongga mulut win sang empunya memekik kala ujung lidah bright menyapu langit langit mulut win
"Hhhhaaa nghhh"
Win mendorong bright saat ia merasa nafasnya telah habis , Matanya menatap tajam wajah sayu bright yang masih terlihat ngantuk
"Phi!! apa yang kau lakukan hah!"
win dengan kesal menggoyangkan bahu bright , namun bright tiba tiba jatuh lagi ke ranjang lalu mendengkur keras
Mata win membelalak "Apa dia ngelindur?! kok bisa si! "
win beranjak pergi dengan tulang yang rasanya lunglai akibat rangsangan ciuman tadi
bright membuka satu matanya menatap kepergian win , lalu mengulas senyum bright peluk guling disampingnya dengan erat " Bangun tidur aja manis banget rasanya tuh bibir uhhhh"
Gumamnya
setelah win mandi dan rapi bright bangun berjalan duduk di kursi belajar win sambil melihat win yang sibuk memilih bukunya untuk di bawa ke sekolah
"Kau mau kesekolah"
"Yeah "
"Mmh nanti aku jemput " kata bright
"Tidak perlu! lebih baik phi pulang!"
"Tidak mau aku masih ngantuk "
bright berjalan lagi ke kasur dan menjatuhkan lagi tubuhnya win menggeleng kesal "Dasar!"
Win berjalan kaki ke arah sekolah pikirannya kacau ia terus terbayang ciuman tadi , gila rasanya
Dia masih tak percaya bahwa orang ngelindur bisa mencium seperti itu sampai membuat penis win berdiri tegak