10- Party Party Yeahh

3.7K 156 23
                                        

🌺🌺🌺

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

🌺🌺🌺

Suara denting alat makan saling bersahutan. Nyonya Han, Jungkook, dan Hea tengah sarapan bersama.

Setelah kejadian kemarin, Hea benar-benar tidak menceritakannya pada siapa pun—termasuk ibunya. Beruntung hari itu Han Sookyung mendapat tugas masuk siang, jadi Hea bisa tidur lebih dulu untuk menghindari sang ibu.

Jujur saja, ia sangat tak pandai dalam berbohong. Apalagi sampai menutupi suatu hal dari ibunya, ia yakin seratus persen kalau ia pasti gagal.

Seperti yang ia lakukan sekarang ini, ia sangat berusaha untuk berpura-pura seperti tak ada apa pun yang terjadi. Sedari tadi Hea mencoba menghindari tatapan mata Sookyung dan Jungkook, yang justru semakin membuat mereka berdua menyadarinya.

“Sayang, apa Hea ada masalah?” Hea langsung tersentak. Seketika tubuhnya bergerak-gerak gelisah, mudah sekali dirinya tertebak.

Menyadari itu Jungkook langsung menimpali, “mungkin Hea sedang gugup memikirkan pesta perayaan kerja sama besok nyonya Han. Anda kan paham betul bagaimana perangai Hea kalau harus bertemu orang banyak, benar kan Hea?”  Jungkook tersenyum kaku tak sampai menyentuh matanya. Ia menatap lurus Hea seakan memberi kode.

“Be-benar mom, Hea hanya gugup saja untuk menghadapi hari esok.” Syukurlah, secara tanggap Hea dapat menangkap kode dari Jungkook.

“Hea tak perlu khawatir, tidak usah memikirkannya terlalu serius. Hea cukup menikmatinya saja nanti. Kalau bosan, Hea bisa meminta pak sopir untuk mengantar Hea pulang lebih dulu. Mom juga sudah menyiapkan gaun untuk Hea pakai di pesta besok malam.” Ujar Sookyung lembut seraya tersenyum menenangkan putrinya.

“Oh, benarkah? Padahal saya juga sudah memesan gaun khusus untuk Hea pakai besok malam.” Jungkook sedikit terkejut. Ia tak mengira kalau nyonya Han juga menyiapkan hal yang sama untuk Hea.

“Wahh Hea pasti senang ya mendapatkan dua gaun sekaligus. Mom sih terserah Hea mau memakai yang mana, yang terpenting Hea suka.” Ucap Sookyung sedikit menggoda Hea. Jemarinya mencubit gemas dagu putrinya.

Yang digoda pun tersenyum malu sambil menunduk. Memang benar yang ibunya katakan. Ia sangat senang. Tapi bukan karena mendapat gaun baru, melainkan mendapatkan perhatian dari kedua orang tuanya secara langsung. Hal yang sangat ia impi-impikan sejak dulu.


“Terima kasih mom, dad.”


🌺🌺🌺


Pukul empat sore, Hea belum juga bersiap untuk pesta perayaan kerja sama ayahnya. Ia masih bingung memilih gaun mana yang akan ia pakai nanti. Ia tak ingin mengecewakan salah seorang dari mereka. Tapi tak mungkin kan kalau ia memakai keduanya sekaligus?

Meneliti kembali, Hea mencoba membandingkan kedua gaun yang di berikan orang tuanya. Di sisi kanan, ada pemberian dari ibunya. Gaun berwarna pink dengan panjang hampir selutut—di atas lutut, dengan lengan pendek yang beraksen bunga-bunga indah. Terlihat sangat manis, apalagi kalau ia yang memakainya, pasti sangat cocok.

Oh!! My Daddy [M]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang