apa yang ada di dalam pikiran kalian ketika mendengar kata 'Player' 'Playgirl' atau sekarang lebih sering di sebut dengan 'Fuckgirl'
Ya itulah Zia sosok perempuan player yang baginya mempunyai pacar sama halnya seperti membalikkan telapak tangan
tap...
Saga tersenyum kemudian mengangguk "Ngapain sendirian di sini?"
"Lo juga ngapain sendirian di sini?" tanya Zia balik
"Kalo di tanya,jangan tanya balik" ucap Saga
Zia terkekeh "Gue? Gue lagi...ngadem aja, mumet di sekolah terus"
"Oh ya? Kalo di liat-liat lo bukan tipikal orang yang gak suka sekolah, malah sekarang lo kelihatan kayak orang yang lagi patah hati" Ujar Saga
Zia memicingkan matanya me arah Saga, "Lo cenayang?"
"Bukan, kenapa?Ucapan gue bener" tanya Saga
Zia terkekeh "Ya, bisa di bilang kayak gitu, tapi tenang gue gak papa cuman galau dikit tapi gak bakal lama nanti juga sore udah lupa, gue tinggal cari pengganti lagi. Sans guemah"
"Cewek tuh gitu bilangnya gapapa, giliran nanti malem nangis-nangis di bawah bantal" Ejek Saga
Zia mendelik"Eh enggak yah, gue gak kayak gitu. Enak aja"
"Lagian emang lo bisa secepat itu cari penggantinya" Tanya Saga
"iya dong, lo gak sekolah di SMA gue sih jadi gak tau siapa Kenzia" ucap Zia
Saga terlihat sedikit mengernyitkan dahinya"Kenzia? Lo?"
Zia mengangguk "Huum, Kenzia playgirl cap kakap yang paling baik dan ceria, aishh....julukan gue lebih banyak sih tapi itu yang paling famous"
Saga tertawa,ya laki-laki itu bukan hanya terkekeh tapi tertawa membuat Zia terkesiap sejenak sebelum akhirnya menggelengkan kepala dan kembali menatap lurus ke depan