Happy reading
----
15:12
"Kemarin kenapa Nanon ngerusakin mainan nya love?"
"Karena Nanon gak mau diajakin main boneka mamah"
"Tapi kan bisa ngomong baik-baik gak harus ngecopotin kepala Barbie nya adek. Kenapa Nanon jadi kasar. Mamah gak pernah ngajarin kalian jadi anak yang nakal"
"Love yang nakal masaa nanon disuruh main Barbie sama makan-makanan pura-puraan dirumah mainannya"
"Kalau bukan nanon dan Frank atau Abang phem, love kan gak ada temannya dirumah. Love sayang loh sama nanon. "
"Love sayang sama nanon?" Tanya nanon bocah 7 tahun kembaran love
"Sayang dong."
"Tapi kok love nakal, suka nangis lagi cengeng"
"Kan love anak paling kecil dirumah, banyak yang harus jagain adek love. Nanon sayang juga kan sama love"
"Hmmm tapi kan nanon Frankie sama love itu anak kembar. Sama toh lahirnya jadi gak ada yang adek dan yang jadi kakak"
New berjongkok menyamankan tinggi nya dengan Nanon si perasa suka sekali menyimpan kegaduhan fikiran nya." Dulu waktu masih baby masih didalam perut belum lahir baik love, Frankie sama nanon itu tinggalnya di dalam perutnya mamah yang disebut dengan rahim. Bagi tempat yang sama. Makanan yang sama. Oksigen yang sama mamah kesusahan pas jalan, berdiri dengan Perut yang besar banget. Papah aja kesusahan ngasih apa yang mamah kepengen yang juga karena Kalian yang ngidam. "
Nanon mengusap perut mamahnya. Yang menampilkan bekas operasi Caesar tidak sudah hampir hilang sepenuhnya, tinggal garis sayatan tapi sudah sangat samar " mamah sakit ada lukanya"
"Sakit banget mamah jadi Sedih kalau nanon, Frankie sama love berantem. Mamah pengen nya Kalian akur saling sayang dan jaga. Gak saling ribut. Nanon kan anak baik jadi harus ikut jagain love juga pas sudah besar nanti. Biar gak digangguin sama cowok-cowok nakal nantinya Yaa"
Nanon melihat mata mamahnya. Ada rasa iba dan rasa bersalah karena menakali love terlebih lagi saat mendengar ceritanya mamahnya yang kesusahan saat melahirkan dan mengandung ketiganya 8 Tahun yang lalu.
"Nanon salah mamah nanon minta maaf."
"Loh mamah gak minta nanon nangis loh. Jangan Nangis ya mamah senang nanon mau minta maaf tapi minta maafnya sama love aja Yaa. Kan nanon punya salah ke love bukan ke mamah. Luka nya mamah sudah gak sakit kok sudah sembuh saat kalian lahir. mamah bersyukur di kasih Abang phem. Frankie, nanon, sama love papah juga senang banget punya Kalian. "
"Mamah " ujar Nanon sendu melingkarkan tangannya di leher sang mamah minta digendong
"Kita kedepan yuk main sama yang lainnya. Sudah Yaa Jangan nangis. Mamah tadi gak lagi marahin Nanon cuma ngasih tahu nanon saja Biar gak nakal. Terus apa yang gak disukai dari love, nanon bisa bilang jangan diam saja yaa"
Nanon mengangguk lucu dalam gendongannya mamah nya ke taman didepan halaman rumah. Untuk bermain sore dengan yang lainnya.
-----
"Papah ayo angkat-angkat love juga!"
"Giliran ya sama Frank Yaa"
"Okay"
"Abang tuh happy banget main basket nya hebat. "
"Hehehehe, papah itu ring basket nya gak ketinggian buat love sama Frankie . Jadi gak nyampe kan minta di gendong terus "
"Nanti papah turun lagi bang. Makasih sarannya. Abang pintar "
Keempat nya bermain basket lebih tepatnya pluem yang bermain sungguhan. Sedangkan Frank dan love hanya kesenangan saja bisa memasukkan bola basket ke dalam ring basket
"Papah mamah sama Nanon kok gak ada. Nanon nya Marah ya sama love karena love nakal?" Tanya sih bungsu menarik-narik Unjung baju papahnya yang beristirahat Sambil meminum jus buah
Si kembar lagi susah untuk berbaikkan ternyata. Tapi saat sedang berjauhan Sahari tidak bertegur sapa akan sangat kesepian untuk satu sama lain. Anak kembar Dengan keunikan mereka yang membuat gemas
Tay Tersenyum membagi beberapa potong roti bakar untuk Frank , Abang phem dan love Yang memiliki cemilan sore nya sendiri-sendiri. Dan kegemaran yang berbeda " ini buat Abang phem rotinya"
"Makasih papah"
"Iyaa nak . Dan ini rotinya Frankie"
"Frank gak suka roti papah. Nungguin nanon aja makan rotinya. Tapi makasih rotinya enak karena Mamah yang bikin"
"Yaudah nih nungguin Nanon aja makannya " Tay duduk membawa love kedalam pangkuannya menyuapi satu persatu anak-anaknya walaupun sudah sama-sama memiliki roti masing-masing tapi Tay masih suka menyuapi anak-anak nya roti setelah cuci tangan tentunya
----
New keluar dari rumah bersamaan dengan Nanon dalam Gendongan yang sedang datang manjanya. Ikut bergabung bersama ke 4 anggota vihokratana yang lainnya yang sedang asik memakan roti dan meminum air mineral serta jus buah yang ada.
"Asik banget kayaknya. Mamah sama Nanon boleh gabung gak? "
"Boleh dong mah"ujar Tay dengan cengiran khas nya yang manis terlihat bikin new ingin tambah anak
Si bungsu yang asik memakan rotinya. Mencuri pandang ke nanon yang duduk di dekat mamah new bergabung bersama yang lainnya. Sehari tak bertegur sapa setelah insiden kepala boneka yang di copot nanon. Yang juga Papah Tay sebut boneka Annabelle.
Memegang jemari tangan Papah Tay keduanya kakinya yang di hentak-hentakan hingga menarik perhatian yang lainnya." Diam deh jangan gaduh nanti bisa keselek roti loh."
"Papah love mau baikkan sama nanon . Bantuin toh papah" bisik love ditelinga papah Tay
Tay tersenyum memberikan kode pada new yang juga, mengerti kedua anak kembar itu sedang ingin berbaikan tapi masih ada gengsi. Karena Sehari tidak berteguran sapa.
"Mamah tadi kok lama banget didalam rumah. Sama nanon?" Tanya Tay pura-pura walaupun dirinya sudah tahu apa yang diperbuat new untuk mendamaikan Kembali ke-dua bocah kembar tersebut yang jarang untuk bisa akur
"Iya pah tadi ada yang lagi Kangen tuh mau main juga sama yang lainnya. Mau Temanan lagi Sama love tapi gak berani bilang minta bantuan mamah jadinya"ujar new memancing si kembar bersuara
"MAMAH!"
"Kenapa benaran kan tadi nanon mau minta maaf sama love. Udah gih minta maaf sana"aju new melihat tatapan kesal dan malu Nanon
Love turun dari pangkuan papah Tay. Duduk didekat saudara kembarnya dan memeluk Nanon dari samping cukup Erat love memeluk
Nanon." Love kangen nanon maafin love ya yang ngajakin main-main Barbie. Nanon masih jadi teman nya love kan?"
"Maafin nanon juga nanon nakal ya ngerusakin mainan love,nanon gak suka main Barbie. Maafin nanon Yaa nanon juga sayang sama love. Sama Frank sama Abang Phem. Mamah papah Juga"
"Pengen peluk juga. Yuk bang Gabung"ujar Frank menarik tangan si sulung vihokratana yang bergabung dalam pelukkan anak-anak orca dan polar
Tingkah menggemaskan ke 4 anaknya membuat Tay dan new bahagia sekaligus gemas sendiri dibuat ke 4 nya. Saling merangkul melihat ke 4 bocah yang masih lugu sekali.
"Nambah baby Juga gakpapa nih. Kalau mereka lagi mode akur gini"
"Enggak Yaa. Sudah stop pabriknya. Dan gak ada tambahan baby segala. Urusin aja tuh ke 4 anaknya"
"Gak asik katanya bisa bikin kesebelasan. "
"Ngawur Banget"
Lepas pelukkan gemas love membuka suara sambil menunjuk satu persatu Anggotanya keluarga nya. Sambil bertepuk tangan sesudah
nya. "Ohhh iya disini kan ada papah mamah. Abang phem, Frankie, nanon sama love. Jadi lengkap deh buat bisa main salon-salonan sama love horee!!"
Ke Limanya memutar matanya malas akan permintaan Love. Salon yang ada habis rambut papah Tay di kuncir gaya paus. Menatap ngeri pada love yang tersenyum lebar sambil mengambil beberapa alat mainan salonnya
TBC
Dek baru yuk bisa
KAMU SEDANG MEMBACA
It's You.
Fanficapa jadinya saat dua orang sahabat yang saat masih kecil saling membenci di satukan oleh semesta dalam hubungan yang rumit pernikahan dan apakah cinta itu ada antara sahabat dan mereka menjadi orang tua baru, akankah yang disebut rumah untuk pulang...
