Chapter 13: ERSON POV

194 42 6
                                        

Seorang pria dewasa tertidur diatas ranjang rumah sakit dengan tangan yang terhubung infus

Ceklek...

Seseorang memutar gagang pintu, lantas sang pria mendudukan dirinya dan menatap orang yang baru saja masuk ke kamarnya.

"Gue udah cek, hasil lab lo kemarin" ucap pria dengan jas putih sebagai penanda seorang Dokter

"Atas nama Garry Jack Endorson, nama lo tuh sebenernya keren banget lo Jack, kenapa justru lo sakit-sakitan ha..ha..ha"

"Diem lo, udah gimana perkembangan gue?" jawab pria itu lemas dengan suara parau

"Udah lebih baik, daripada awal pemeriksaan. Tapi lo harus tetep terapi dan minum obatnya. Saran gue jangan terlalu capek, lo harus tetep istirahat"

"Gue pulang besok bisa ngga?Pasti Anna nyariin gue dari kemarin"

Huftt

Dokter dengan nama Uringe Gerald itu mengembuskan napas keras.

"Iya gue tau, lo tuh suami dia, tapi jangan maksain juga. Kalau lo mati di tengah jalan gimana? Males gua ngangkut lo lagi ditengah jalan"

"Ayolah ge, gue udah nggak lemes. Atau ngga biar gue naik taksi aja, ayolah Dokter Gege yang paling ganteng" goda sang pria

"yaudah, gue kasih surat izin. Gue juga bakal pesenin lo taksi, awas kalau masih keluyuran." Balas Dokter Gege dengan mengetikkan surat izin di tablet miliknya. Sedangkan sang pria hanya bisa tersenyum, akhirnya dia bisa bertemu dengan sang istri untuk mengobati kerinduannya.

"Akhirnya ketemu Anna" ucap pria itu pelan

--------------------0000000---------------------

Dilain tempat seorang wanita tengah sibuk memotong dan merebus sayuran di dapurnya. Hingga, tiba-tiba terasa sepasang tangan melilit pinggangnya, memeluknya dari belakang.

Deg

"Sayang..... kangenn" ucap sesorang pria yang memeluknya dari belakang. Sang wanita memutar bolamatanya sang suami memang selalu manja padanya.

"Tumben, masih siang udah pulang" Sang wanita menghentikan aktifitasnya lantas mengenggam tangan yang tengah tertaut diperutnya.

"Emang kalau kangen istri ngga boleh na?"

"Mandi dulu jack, bau" sang pria dengan cengirannya berjalan menuju kamar mandi.

Dirinya terpaku di bayangan cermin westafel yang menyambutnya

Pria itu adalah Jack Endorson pria yang sangat mencintai istrinya, Keana Amanda. Pria yang kadang dipanggil Erson ini, berusaha keras untuk selalu mencintai dan melindungi wanita paling dia sayangi.

"Aku sangat sayang sama kamu na, bahkan time travel yang harus aku lakukan untukmu sejak awal jadi bukti kalau saya sangat sayang sama kamu. "

"Kamu berhak bersama orang lain, yang kamu sayang sejak awal. Cinta pertama kamu, yang bisa sama kamu terus, bukan aku pria penyakitan yang bentar lagi menemui tuhan." Ucap pria itu sambari menatap bayangannya walaupun tanpa sadar air matanya menetes sedar tadi

"Kamu lihat aja, pria tidak berguna ini, tubuhnya semakin kurus, wajahnya semakin pucat, kantong matanya kian menghitam, bahkan tidak bisa memberimu buah hati."

Feign [ON GOING]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang