hai, jangan lupa vote dan comentnya
maaf kalau ada typo
-MBMM-
Ibra berlari masuk kedalam rumah Kesha, Dia melihat Dion yang sedang membujuk Kesha yang berada di ujung balkon kamar tersebut. Ditangan kanan gadis tersebut terdapat cutter yang sudah menyentuh pergelangan tangan kirinya. Suara tangis Harsha yang terseguk-seguk membuat Keysa yang berada tidak jauh dari sana ikut panik.
"Sha..." ujar Ibra yang sedang berjalan mendekati Harsha dengan hati-hati.
"APA?" teriak Harsha dengan keras
"Boleh pinjam cutter nya ?" ujar Ibra sambil menadahkan tangannya meminta cutter yang ada di gadis tersebut.
"Sha, Tangan kamu cantik. Jangan di lukain ya" tambah Ibra yang masih berjalan mendekati Harsha dengan perlahan.
"Sha, Engga kasihan sama Bunda? Liat deh Bunda nangis, katanya Harsha engga mau liat Keysa nangis lagi. Tapi liat deh, Harsha malah bikin Keysa nangis" sambung Ibra sambil menunjuk Keysa yang masih menangis di sambil Tente Mila.
Harsha menoleh kearah Keysa, tangan nya dengan refleks menjatuhkan cutter tersebut dan berjalan mendekati Keysa.
"Nda... Harsha nakal ya?" ucap Harsha pelan
"Nda, Harsha udah bikin Bunda takut" sambung nya dengan bergetar
"Nda, maaf" sambung nya sekali lagi. Kini langkahnya terhenti karena dia melihat Aydan yang baru datang dengan napas yang tergesa-gesa.
"Sha" ujar Aydan sambil berjalan mendekati anak gadisnya, Tangis Harsha semakin kencang karena mendengar suara lembut papa nya.
Aydan memeluk Harsha, tidak lama tangis Harsha kembali terdengar.
"Harsha kenapa ?" tanya Aydan ketika dia merasa Harsha sudah mulai tenang
"Harsha suka Dion, tapi Dion engga suka Harsha" jawab dengan napas tersendat-sendat
"Harsha engga boleh egois, Dion berhak sama pilihannya" ujar Aydan sambil mengelus kepala Harsha
"Harsha mau minta maaf sama Keysa" ujar nya Harsha yang sudah melepaskan pelukan Aydan
Harsha berjalan kearah Keysa dan langsung memeluk perempuan yang dia anggap sebagai ibunya.
"Keysa.... " ujar Harsha dengan manja
"Minta maaf yaa" ujar nya pelan. Keysa menganggukan kepalanya sebagai jawaban dan langsung menarik Harsha kedalam pelukannya.
"Jangan kaya gitu lagi, Gue takut" ujar Keysa yang masih meneteskan air matanya.
Ibra yang melihat kejadian itu bisa bernapas lega, sebab gadis yang dia sayang bisa mendengar ucapannya.
Dion yang berada di sebelah Ibra, menepuk bahu Ibra dengan pelan. "Sorry" ujar nya dan berlalu dari kamar Harsha.
-MBMM-
Keysa sedang duduk di sofa sambil memakan kripik yang di beli Tante Mila 2 minggu lalu di Jogja. Pandangannya kearah layar TV yang sedang meyangkan film yang sedang hits belakangan ini.
Keysa tidak menyadari kalau pintu rumahnya terbuka dari luar, muncullah Harsha yang masih dengan mata sembab nya.
"Bunda" Ujar nya yang sudah duduk di samping Keysa. Keysa terlonjak kaget sebab Harsha langsung menaruh kepalanya di paha Keysa.
"Kapan masuk ?" tanya Keysa
"Barusan"ujarnya dan memutar posisi kepalanya menjadi kearah perut Keysa. Tangannya memeluk perut Keysa.
"Maaf" ujar Harsha yang yang masih terdengar walau suara gadis tersebut agak meredam karena tertutup perut Keysa.
"Engga boleh kaya gitu lagi ya, ka" ujar Keysa sambil mengelus kepala Harsha.
"Tapi, emang suka Dion" jawab Harsha pelan, takut Keysa marah kepada nya.
"Dengerin. Kamu boleh suka sama siapa aja, tapi inget. Dia boleh engga suka sama kamu." ujar keysa memberi masukan kepada Harsha.
"Sama kaya, Ibra. Ibra punya hak buat suka sama kamu dan kamu punya hak buat nolak dia" sambungnya.
"Udah engga udah pusing masalah cinta. Liat yang selalu ada buat kamu" sambungnya
"Kaya, Lo ke bokap gue?" tanya Harsha yang sudah terduduk di samping Keysa.
"Iyap, siapa yang ada disaat lo nangis? siapa yang lo cari di keadaan terdesak? Siapa yang ada disaat lo butuh ? Siapa yang maju paling depan buat ngebela lo? Siapa yang ada di pikiran lo pertama kali kalau lo udah nyerah?" Tanya Keysa sambil tersenyum. Dia tidak menyangka bisa membesarkan gadis pintar di sebelahnya.
"Ibra, Semua Ibra. Gue kaya engga bisa aja tanpa Ibra. Gue selalu minta tolong Ibra" Jelas Harsha sambil tertunduk, air matanya mulai keluar karena menyesal sudah menolak laki-laki seperti Ibra.
"HUAAAAA.... gimanaaaaaaaaa?" teriak Harsha frustasi, tangannya memukul-mukul kepala dengan keras, tanpa pikir panjang Keysa langsung memeluk Harsha dan memenangkan gadis tersebut.
"Udah yaaa... engga salah kok, sekarang tenang ya... Besok minta maaf sama Ibra" ujar Keysa sambil menepuk-nepuk bahu Harsha pelan.
Aydan yang baru masuk kedalam rumah Keysa, tersentak kaget melihat putrinya kembali menangis, Keysa mengisyaratkan kalau Harsha baik-baik saja.
-MBMM-
Next or not ?
KAMU SEDANG MEMBACA
My Bestie is My Mom
Humor"Key, gimana lo jadi Nyokap gue aja ?" "Gak!" "Dih lo gak kasihan sama anak piatu ini" "gak, bodo amat" Cerita tentang Harsha yang terus membujuk teman sekelasnya untuk menjadi ibu tirinya
