jangan lupa bintang dan komentarnya
-MBMM-
Brak
suara pintu dibuka dari luar dengan kasar. bersyukur Yusuf sedang diajak oleh Tante Mila dan ayah dari Keysa pergi ke pesta salah satu kolega dari ayah Keysa.
"Ada apa sih ka?" tanya Keysa yang sedang duduk di sofa seorang diri.
"tanya tuh sama calon anak Bunda" ucap Harsha dan duduk disebalah Keysa dengan tangan yang dilipat di dada.
tidak lama Ibra masuk dengan muka memelas. "Assalamualaikum" ucap nya dan berjalan kearah kedua gadis tersebut. dia memilih duduk disisi kanan Keysa karena takut diamuk oleh Harsha.
"ada apa ?" tanya Keysa kepada Ibra
"Masa minta permen kapas yang karakter itu, bun. Udah gitu berantem dulu sama anak kecil gara-gara engga mau ngantri" seru Ibra sambil menggelengkan kepalanya. bukan masalah harga nya, tapi masa harsha harus adu mulut dengan anak sd.
"Kak" tegur Keysa sambil menepuk paha Harsha pelan.
"Bukan salah aku, tadi tuh aku ngantri duluan. terus di selak. ya engga terima. kalau dari kecil aja engga diajarin ngantri gimana nanti kalau udah gede" seru harsha yang tidak terima kalau tingkah nya tadi di salahkan.
Keysa hanya bisa meghela napas, sebenarnya tidak ada yang salah dari teguran Harsha. mungkin niat nya baik tetapi kan belum tentu orang lain melihatnya seperti itu juga.
"Terus ?" tanya Keysa meminta kelanjutan dari ucap Harsha
"Aku negur anak itu, eh malah di maki-maki ibu nya. 'mba, ngalah dong sama anak kecil' yaa engga bisa lah. siapa cepat dia dapat" ujar Harsha yang kesal
"Ya tapi kan, kamu ngalah. dia masih kecil, masa sama anak kecil aja engga mau ngalah" turur Ibra yang duduk disamping Keysa. tangan kanan keysa menepuk paham Ibra pelan, bermaksud untuk mendengarkan ucapan Harsha terlebih dahulu
"Engga bisa dong, masa dari kecil dia didik buat motong antrian. beda lagi klo ke wc terus dia kebelet banget itu baru aku izinin. ini ngantri permen kapas bukan makanan berat. engga usah alay" sambung
Keysa terkekeh pelan ketika mendengar jawaban Harsha. Dia tersenyum dan mengelus kepala Harsha. "Terus, ibu nya marah ?" tanya Keysa
"Iya, masa aku di bentak-bentak suruh ngalah sama anak kecil" jawab Harsha yang masih berapi-api.
"Jadi kamu tetep engga ngalah ?" tanya Keysa penasaran
"Awalnya engga, terus ibu nya nyolot. kau tinggal aja. kesel" balas Harsha, keysa memegang tangan Harsha yang mengepal menahan amarah.
Kesya terkekeh pelan, dia tidak menjawab atau membenarkan tingkah laku Harsha. karena yang dilakukan gadis itu udah benar tetapi di lakukan dengan cara yang salah.
"Kak, udah makan ?" tanya keysa sambil mengusap kepala harsha. bukannya marah-marah itu menguras banyak energi.
"Udah tadi" jawab Ibra yang menyenderkan kepala nya di badan sofa.
"laper lagi" kali ini Harsha berucap dengan memegang perut nya
"Eh, tadi udah makan sushi 5 piring" tutur Ibra, wajah nya syok karena ucapa Harsha. Dia tau kalau gadis di depan nya ini senang makan tetapi tidak seperti ini juga
"Emang jalan dari tukang cotton candy ke parkiran deket ? jauhhh, wajar lah laper lagi" bela Harsha sambil mendengus kesal
"Ya udah, jangan berantem. ayo makan, di dapur ada kangkung di tumis sama ayam goreng" jelas Keysa dan mendorong Harsha dan Ibra bergantian agar berjalan kearah dapur.
akhirnya mereka berjalan kearah dapur dan makan di meja makan.
- MBMM-
Haruskah Keysa menyerah dengan keadaan, sungguh hari ini mengapa berat sekali. mulai dari Harsha dan sekarang Yusuf yang berlari kearahnya dan menangis.
"Kamu kenapa ?" tanya Keysa sekali lagi, sudah 4 kali dia bertanya tetapi tidak dijawab oleh Yusuf
"kata orang-orang disana, Bunda bukan bundanya Yusuf. kata orang-orang disana nenek Mila bukan nenek nya Yusuf. jadi yusuf anak siapa ?" ucap Yusuf masih dengan sisa tangis nya.
'okey Keysa, ayo berfikir' ucap nya dalam hati
"Sayang, bunda ini bunda kamu, Yusuf anak bunda. nenek mila juga nenek yusuf. jangan dengerin omongan orang lain yang buat kita sakit hati. engga baik" ujar nya sambil mengelus punggung Yusuf
"Tapi disini sakit bunda" ujar nya sambil menunjuk dadanya
'ya tuhan, aku harus menjawab apa lagi. kenapa anak sekecil yusuf harus mendapatkan ucapana tidak mengenakan dari orang lain' tutur nya dalam hati
keysa tidak menjawab ucapan Yusuf tetapi langsung memeluk anak laki-laki tersebut dengan erat.
Harsha yang melihat keysa memeluk Yusuf yang menangis, mengerutkan dahinya bingung. tidak biasanya adiknya pulang dari jalan-jalan menangis.
"kenapa ?" tanya Harsha kepada kedua orang yang sedang berpelukan tersebut
Keysa menoleh dan melepaskan pelukan Yusuf, dan menggendong anak tersebut.
"Kak, aku bukan anak bunda ya ?" tanya Yusuf kepada Harsha
"Ha? siapa yang bilang ?" tanya Harsha setengah berteriak
"Kata orang-orang di pesta tadi" ujar nya air mata yang belum kering tersebut kembali turun dari pelupuk mata Yusuf
"Ade, jangan dengerin omongan orang lain ya. bukti nya dari kecil ade sama Bunda kan? bunda yang ngurusin ade. Bunda itu bunda kita sayang" ucap nya dan mengusap kepala Yusuf yang berada di gendongan Keysa.
"udah ah, jangan nangis. Liat tuh bunda ikutan nangis" ucap Harsha sambil menunjuk keysa. Yusuf menoleh kearah Keysa dan menghapus jejak air mata dia pipi putih Keysa.
-MBMM-
maaf baru updateeeee yaaaa hehehe
aku baru aja nyeselain me your mom versi cetak nya. jangan lupa di tunggu yaa
KAMU SEDANG MEMBACA
My Bestie is My Mom
Humor"Key, gimana lo jadi Nyokap gue aja ?" "Gak!" "Dih lo gak kasihan sama anak piatu ini" "gak, bodo amat" Cerita tentang Harsha yang terus membujuk teman sekelasnya untuk menjadi ibu tirinya
