-
-
-
-
-
Jungkook melirik kearah jam di dinding. Tadi Namjoon Hyung bilang keluar pergi sebentar. Tapi nyatanya tak datang sampai sekarang, Jungkook sedikit risih dengan pria di sampingnya ini. Lihat saja, dia sudah seperti tikus yang kelaparan. Mengambil semua cemilan yang ada di kulkas dan menonton TV tanpa beban sekalipun. Dia menganggap apartemen itu adalah rumahnya. Sungguh Jungkook rasanya ingin mengusir pria ini, tapi dia ingat kembali. Taehyung pernah menolongnya di sekolah waktu itu.
Jungkook berdecak sebal.
Itu menarik perhatian Taehyung, dia menoleh pada Jungkook dan menaikkan sebelah alisnya.
"Kenapa? Kau mau?" Tawar Taehyung.
"Aku kenyang" Tolak Jungkook. Untuk kesekian kalinya Jungkook melirik kearah jam dan pintu apartemen. Tak ada tanda-tanda Namjoon akan pulang.
Taehyung tersenyum miring. Dia kembali fokus pada TV.
"Mereka akan pulang nanti" Ucap Taehyung.
"Apa maksudmu?"
"Seokjin Hyung bilang, dia akan sedikit lama bersama Namjoon" Jawab Taehyung.
Jungkook mendengus kesal. Dia beranjak dari sofa dan berjalan menuju dapur, menuang segelas air putih dan meminumnya habis.
"Kau disini saja, aku akan tidur" Pamit Jungkook. Ia lalu pergi menuju kamarnya dan menutup pintunya.
Sementara Taehyung. Dia melanjutkan kegiatannya tanpa memperdulikan Jungkook dengan wajah kesalnya.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Disisi lain.
Sudah satu jam lebih Hoseok berjalan bolak-balik di depan TV. Dia menggigiti kukunya dan tengah berpikir tentang keputusannya.
Yoongi yang duduk di meja makan merasa jengah melihat hoseok yang terus bolak-balik.
"Kau tak lelah sayang?"
Hosoek berhenti sejenak dan menoleh kearah Yoongi. "Aku lebih lelah memikirkan keputusan apa yang akan kubuat" Jawab Hoseok, dia kembali melakukan aktivitas di depan TV nya.
"Sekarang tanggal berapa?" Tanya Hoseok.
Yoongi melihat tanggal yang tertera di ponselnya. "31 Agustus" Jawab Yoongi.
Hosoek yang mendengarnya sontak terkejut. Dia kemudian melirik kearah jarum jam. Jarum jam menunjukkan pukul 23.40 malam.
"Astaga!"
Yoongi mengerutkan alisnya bingung. "Ada apa?"
"Yoon antarkan aku ke toko kue, cepat Yoon tak ada waktu!" Hoseok menarik tangan Yoongi aku keluar dari dalam apartemen. Masuk kedalam lift dan turun ke lantai bawah.
"Ada apa memang?" Bingung Yoongi.
"Aku lupa! Besok ulang tahun Jungkook. Akh! Harusnya aku tak melupakannya. Jungkook pasti sedih" Ucap Hoseok.
"Pesan saja online"
Hoseok menggeleng. "Tak akan sesuai ekspetasi ku nanti. Kita harus ke toko kue"
Pintu lift terbuka. Hoseok berlari keluar dari lift diikuti Yoongi yang setia menjaganya di belakang.
Mereka berdua berlari mencari taxi di sekitar sana. Tak berapa lama kemudian sebuah taxi lewat di depan mereka. Dengan cepat hosoek menghentikannya, mereka pun masuk kedalam taxi.
"Ahjussi, tolong antarkan ke toko kue dekat sini ya" Ucap Hoseok.
Supir taxi itu mengangguk lalu melajukan kendaraanya.
KAMU SEDANG MEMBACA
ALTER DESTINY (COMPLETE)
RomanceBercerita tentang dua orang pemuda yang berlatar belakang berbeda. Bertemu pada sebuah pertemuan yang tak terduga. Siapakah mereka?.... Yuk baca cerita author khususnya penumpang kapal Namjin nihh. Ayo- ayo xixi. ⚠WARNING-!⚠ BXB BL BOYLOVERS SHIPPE...
