-
-
-
-
-
"Yoon, dari mana aja kamu?" Tanya Jimin.
Yoongi yang baru saja datang hanya diam. Dia mencuri pandang kearah Hoseok yang duduk sendiri di pojok kursi. Hoseok nampak terkantuk-kantuk disana karna menunggu jungkook dan Namjoon yang ada di berbeda ruangan.
"Beliin minum" Pinta Yoongi pada jimin. Pria itu mengeluarkan Balckcard dari dompetnya dan memberikanya pada Jimin.
Mata Jimin langsung berbinar melihat Balckcard milik Yoongi. Dia segera mengambilnya dan tersenyum manis pada Yoongi.
"Ada ongkos ya?" Jimin mengeluarkan puppy eyesnya.
"Hm, ambil apa aja. Terserah" Ucap Yoongi.
Jimin tentu sangat senang. Dia segera pergi dari sana menuju keluar rumah sakit untuk membelikan coffe kesukaan Yoongi. Sementara dirinya ingin membeli Game favorit yang dia incar saat ini.
Sepeninggalan Jimin. Kini tinggalah Hoseok dan Yoongi yang berada di Koridor itu. Yoongi mendekat kearah Hoseok dan duduk di sebelah pria itu. Hoseok yang matanya benar-benar tak bisa di ajak komromi itu tak menyadari kehadiran Yoongi yang sudah duduk di sebelahnya.
Yoongi sengaja memepetkan dirinya pada Hoseok. Perlahan tanganya bergerak menyentuh kepala Hoseok dan menyandarkan kepala itu pada bahunya. Diam-diam Yoongi melirik kearah Hoseok, dia tersenyum tipis mengetahui Hoseok yang sudah tertidur pulas dengan kepala yang bersandar di pundaknya.
Hatinya tak bisa berbohong. Dia benar-benar tak ingin kehilangan pria ini. Pria yang sangat dia cintai.
Yoongi perlahan meraih ponselnya yang berada di saku jaket jeans yang sekarang tengah dia kenakan. Dia membuka kamera dan diam-diam memotret wajah imut Hoseok yang tertidur di bahunya, menyimpan foto itu diam-diam dan kembali menaruh ponselnya di jantung jaket.
Setelah itu dia bersandar ke sandaran kursi di belakang dan ikut tertidur dengan kepala yang menyandar pada kepala Hoseok.
✨✨✨
Di ruangan Yeonjun.
Soobin duduk bersama Jungkook di samping bangsal Yeonjun. Tangan pria itu nampak di gip. Tulang lehernya pun cidera hingga harus diberi penyanggah. Tubuhnya penuh alat-alat medis.
Soobin dan Jungkook yang melihat itu merasa meringis. Kondisinya tak jauh beda dengan Seokjin. Bahkan lebih parah dari Seokjin karna pada saat mereka ditemukan , Yeonjun berusaha melindungi atasanya itu. Alhasil dia tertimpa badan mobil.
"Dia ahjussi yang baik hati. Tapi kenapa harus bernasib seperti ini?" Soobin menatap nanar Yeonjun.
Jungkook mengelus punggung soobin.
"Takdir Tuhan memang tak ada yang tau kan? Kita doakan saja yang terbaik untuk ahjussi" Ucap Jungkook.
"Oh ya, kau lapar tidak?" Tanya jungkook.
"Sedikit" Jawab soobin.
"Aku akan menemui Hoseok Hyung dulu u tuk pergi ke kantin bersama. Nanti ku belikan makanan" Ucap Jungkook bangkit dari tempat duduknya.
Soobin hanya mengangguk kecil. Dia tersenyum tipis pada Jungkook.
"Terimakasih selalu membantuku"
"Aish, aku kan sahabatmu. Apapun yang terjadi aku tetap sahabatmu bin" Ucap Jungkook.
"Mhm, yasudah pergilah. Kasihan Hoseok Hyung mungkin menunggumu dan Namjoon Hyung"
KAMU SEDANG MEMBACA
ALTER DESTINY (COMPLETE)
RomanceBercerita tentang dua orang pemuda yang berlatar belakang berbeda. Bertemu pada sebuah pertemuan yang tak terduga. Siapakah mereka?.... Yuk baca cerita author khususnya penumpang kapal Namjin nihh. Ayo- ayo xixi. ⚠WARNING-!⚠ BXB BL BOYLOVERS SHIPPE...
