1. Dasar Anak Badung

4.8K 266 16
                                        


"Wahai para anak badung, turun kalian." Kalian tahu siapa yang mengatakan ini? Jendral Abian Kharenza atau yang biasa disapa Jendral, Papa dari Jean, Joan, dan Juan.

Atau lebih tepatnya Jeandra Novezhar Kharenza, Joandra Navizhar Kharenza, dan Juanara Jisathra Kharenza. Jean dan Joan merupakan anak kembar dengan Jean sebagai kakak. Mereka berada di SMA tahun kedua atau kelas sebelas.

Lalu Juan, dia dua tahun dibawah mereka berdua. Tetapi karena Juan masuk sekolah setahun lebih cepat, sekarang dia berada di kelas sepuluh, hanya berjarak satu tingkatan kelas dengan kedua kakaknya.

Banyak julukan untuk mereka, seperti Trio Siblings, Visual siblings, Kembar Tiga, Tiga berandal, Anak Jendral, atau yang paling sering yaitu Triple J, diambil dari huruf pertama masing-masing nama mereka.

"Hush.. anak kamu sendiri dikatain badung, gak boleh kayak gitu."

"Mereka anak kamu juga kali.. lagian mereka kan emang badung."

"Gak nyadar diri, dirinya kan dulu lebih badung," guman Dirga Arkaezhar, Papi dari tiga bersaudara itu.

"Kamu juga sama aja tuh, dulu badung."

"Eh, kamu denger aku ngomong gitu?" Jendral tidak menjawab, lalu langsung duduk di meja makan.

"JEAN, JOAN, JUAN, CEPET TURUN SARAPAN."

Kriik.. Kriik..

Tidak ada jawaban.

"Udahlah Pi, palingan mereka masih tidur."

"Ya udahlah." Jendral dan Dirga langsung memulai sarapannya tanpa ketiga anaknya.

Mereka tidak membangunkan anaknya, padahal jam sudah menunjukkan pukul 07.15 dan sekolah masuk pukul 07.30. Memang keluarga aneh. Bukannya dimarahi, malah dibiarkan.

Patutlah keluarga ini disebut dengan sebutan "BAD FAMILY", karena semua anggota keluarganya bandel. Tp mereka juga memiliki sebutan lain, yaitu "VISUAL FAMILY". Kenapa? Ya karena isinya cakep-cakep semua.

***

Jendral dan Dirga telah menyelesaikan sarapannya, tetapi anak-anak mereka belum juga turun.

"Mana sih mereka? Udah siang juga, emang mereka gak sekolah apa?"

"Kamu bangunin sana, aku berangkat dulu ya.."

"Ya udah, hati-hati di jalan."

Setelah Jendral pergi meninggalkan rumah, Dirga segera menuju kamar anak-anaknya untuk membangunkannya. Dia menuju kamar Juan dahulu, yang paling dekat dengan tangga.

~Kosong..

"Kok kosong? Kemana Juan?"
Dirga menutup kembali pintu kamar Juan lalu menuju kamar Joan yang berada di depan kamar Juan.

~Kosong..

"Kamar Joan juga. Apa mereka udah pada berangkat?"

Dirga kembali menutup pintu kamar Joan dan menuju ke kamar Jean yang ada di sebelahnya. Dirga membuka pintu, dan..

"Astaga. Ternyata mereka semua disini, dasar anak badung." Lah.. tadi gak suka waktu Jendral bilang anaknya badung, tp sendiri juga bilang gitu. Gimana sih??

***

"Ah papi kenapa pake bangunin sih, masih ngantuk juga."

"Iya pi, bener tuh kata Juan tuh, Jean juga masih ngantuk banget nih. Ya nggak Jo?"

"..."

Tidak ada jawaban. Mereka semua langsung mengarahkan pandangannya ke arah Joan yang ada di sebelah Jean.

MARVA(J/Z)EAN Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang