Dulu hidupku berwarna.
Banyak orang yang peduli padaku.
Semua orang ingin menjadi temanku.
Sekarang, hidupku benar-benar hitam putih.
Tidak ada lagi yang peduli padaku.
Tidak ada yang mau menjadi temanku.
Dalam hati aku merutuki, mengapa dulu sangat...
Tak usahakan sekali atau dua kali seminggu up, tapi kalo responnya banyak aku cepetin up nya muehehe..
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Aku ketika ditanyain bocah 05L yang udah nikah dan punya anak : Kapan Nyusul Mbak?
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Me : WHAT DOES ITMEAN???????
Prechap :
Apa yang sebenarnya Julius inginkan? Mengapa Tuan Lynch memintaku menjauhinya? Batin Christina.
. . . . .
Happy Reading😘
Julius itu aneh!— itu yang dipikirkan Christina pertama kali saat ia menginjak lantai marmer perpustakaan dan berhadapan dengan remaja lelaki berwajah beku yang matanya berubah keunguan sekilas.
Entah dirinya salah lihat atau apa, hanya saja hal kecil itu sedikit mengganggu—karena jelas ia menyadari jika Julius bukan manusia biasa.
Untuk bertemu dengan Julius pun merupakan sebuah keberuntungan, karena Darren dan Luke sibuk bertengkar di kantin untuk membeli makan siang— serta memperdebatkan apa kesukaan Christina.
Christina yang ingat memiliki janji bertemu dengan Julius pun segera pergi ke perpustkaan dan menemui remaja lelaki tersebut.
"Kamu datang."
Vokal remaja itu terdengar berat nan serak—seperti menahan sakit, namun wajahnya masih menunjukkan raut datar andalannya.