☁ Quiet

66 6 0
                                        

Samudra mendudukkan dirinya di salah satu bangku perpustakaan, ini sama seperti kegiatan rutinnya setiap jam istirahat. Bukan tak lapar, ia malas pergi ke kantin.

"Samudra?" panggil seseorang

Lelaki itu menoleh ke kanan mendapati gadis yang ia kenal berdiri dengan membawa 3 buku tebal. Tanpa mengucapkan sepatah katapun, Samudra menunjuk kursi kosong di hadapannya dengan dagunya.

Gadis itu duduk dihadapan Samudra dengan canggung, dia mulai membuka buku yang di pinjamnya. Samudra hanya diam melihat gadis itu sekilas lalu melanjutkan kegiatan belajarnya.

Keduanya sibuk dengan buku masing masing, gadis di hadapannya yang tadinya rambutnya di gerai indah sekarang sudah diikat secara acak. Jangan lupa ujung bulpen yang ia gigit sesekali dan raut wajah serius itu, Samudra menghela napas pelan lalu melirik gadis di hadapannya itu.

"Akira," panggil Samudra pelan

Merasa namanya terpanggil, gadis dihadapan Samudra itu mendongakkan kepalanya, melempar tatapan penuh tanya kepada cowok ganteng di hadapannya itu.

"Kenapa Sam?" tanya gadis itu hati-hati

"Belajar apa?"

Tolong ingatkan kepada Shakira bahwa Samudra adalah lelaki dingin dan terkanal dengan bicara irit nya, yang membuatnya bertolak jauh dari adiknya yang ceria dan banyak omong, Benua.

"Matematika, Bu Megan memintaku memperdalam materi kelas 11 sampai materi semester pertama kemarin," jelas Shakira dengan diiringi senyumnya.

"Mau gua bantu?"

"Nope, lo belajar sendiri gih."

"Oke,"

Samudra menatap Shakira lurus, ia teringat perkataan adiknya beberapa minggu lalu.

Kak Shakira suka sama lo tapi lo-nya sok jual mahal, lo gak ada bedanya sama gue, sama-sama brengsek.

"Hah.."

Shakira mendongak menatap cowok yang ia suka dengan tanda tanya. Samudra melirik arlogi nya, jam 10 kurang 5 menit, sebentar lagi bel masuk bunyi. Samudra beranjak mengembalikan bukunya, sebenarnya dia diberi waktu 2 jam untuk memperdalan materi fisika sebelum dia ikut berangkat olimpiade kota jam 11 nanti.

"Lomba?" tanya Samudra, seraya mendudukkan pantatnya di sebelah Shakira.

"Bukan, try out kampus."

"Kemana?"

"Hah? Apanya kemana?"

"Daftar ke kampus mana ra?"

"Oh? Brawijaya hehe"

"Jauh,"

Samudra menompang dagunya dengan tangannya, dia menatap Shakira dari samping. Tak ada yang bicara lagi setelah Shakira mengangguk menanggapi ucapan Samudra.

"Samudra sendiri daftar kemana?" tanya Shakira tiba-tiba.

Shakira agak terkejut karena Samudra menatapnya tanpa berkedip, Shakira menunduk tak berani menatap Samudra lagi.

"Harvard," jawab Samudra

"Harvard itu lebih jauh dari Brawijaya tauu!" nyalak Shakira

"Gua gak bilang deket,"

"Nyebelin ih,"

Samudra hanya tersenyum, ia menyandarkan punggungnya di kursi dan melipat kedua tangannya di dada. Hujan mendadak turun dengan deras sekali, Samudra melihat air hujan yang mengguyur bumi itu dengan sayu.

BENUA ; Completed.Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang