"Sayang sih tapi gengsi."
-
Dua orang lelaki tengah menaiki sepeda geltrap (tanpa rem), mereka saling berbalapan namun dengan cara aman.Dia Benua dan Binar, seperti tidak terpisahkan memang. Mereka menjadi sahabat semenjak kelas satu sekolah menengah pertama.
"Eh Ben berhenti dulu lah, gue laper!" keluh Binar
"Yaelah cemen lo Bin," ejek Benua
"Ya lo tau sendiri tadi gue kagak ngantin," serobot Binar
"Lo makan aja, gue pulang keburu hujan, dimarahin bunda gue entar." kata Benua
"Cielah anak bunda, yaudah sono lo pergi." ledek Binar
"Bacot." pungkas Benua
Benua menggayuh sepedanya lagi, sebenarnya dia bisa saja memakai motor yang dibelikan papanya, tapi dia ingin mencari aman.
Ketika ia melewati halte bus, ia melihat Senja ada disana duduk diam menunggu bus datang.
"Senja!" panggil Benua
"Lo lagi," kata Senja kesal
"Kenapa si lo gak suka banget sama gue, sedangkan sama abang gue aja, sok kecentilan."
"Apa lo bilang?!"
"Lo cantik kayak bidadari."
"Pergi sono lo, sampah masyarakat kok hidup."
"Apa lo bilang?"
"Gue bilang pergi tuli ya lo?"
"Gue tanya lo bilang apa tadi."
"Lo tuh sampah masyarakat tau nggak?! Lo beda kayak kakak lo. Mana tuh gue gak pernah liat atau denger lo dapet prestasi, selalu nama Samudra Arkana Antariksa."
"Percuma Nama lo Benua Gemilang Antariksa tapi gak berguna apa-apa." lanjut Senja,
"Oh jadi lo cari yang pinter, berbakat, terus prestasinya banyak gitu? Lo mau gue tunjukin prestasi dari seorang Benua Gemilang Antariksa?"
"Lo bakal tau semua itu setelah lo tanya ke guru kesiswaan, kalo enggak tanya aja tuh ke Samudra Arkana Antariksa yang selalu lo banggain."
Hujan deras mengguyur, saat itu Benua menatap lurus ke jalan, sebelum pergi dia sempat mengatakan pada Senja,
"Lo cantik, tapi mulut lo gak di filter, baru kali ada orang yang ngerendahin gue."
Benua tidak memperdulikan hujan deras, ia kembali menaiki sepedanya, dan menggayuhnya dengan cepat. Perkataan tentang dia adalah 'sampah masyarakat' masih tergiang di kepalanya. Dia mencoba mengusir ingatan itu dari otaknya.
"Bunda pasti marah sama gue," gumam Benua
Benua, dia terkenal dengan sifat nakalnya, dan kebiasaanya yang selalu gonta ganti pacar, dia selalu ikut balapan motor, dan pernah sekali ikut tawuran. Seorang Trouble Maker melakukan itu semua hanya ingin mendapatkan perhatian. Ayahnya tidak pernah memperhatikannya, bagi ayahnya hanya Samudra anaknya.
Dulu bundanya juga tidak peduli padanya, namun saat itu pernah sekali dia mengungkapkan semua isi hatinya kepada bunda nya, semua rasa kesal, amarah, iri hati, dan perasaan sedih lainnya ia luapkan, malam itu untuk pertama kalinya seorang Benua menangis. Awalnya bundanya tidak menggubris, menganggap bahwa itu hanya alasan Benua, agar kedua orang tuanya itu tidak memperdulikan Samudra.
Dan Benua tak jarang dia menyendiri di rumah, apalagi di saat Samudra berhasil meraih prestasi. Ayahnya akan membanggakan Samudra, mengadakan pesta kecil-kecilan dan membandingkan dirinya dengan Samudra.
KAMU SEDANG MEMBACA
BENUA ; Completed.
RomanceBenua, cowok tsundere yang bisanya marah-marah merasa gak adil karena perlakuan orang tuanya tapi di lain sisi sayang banget sama keluarganya, memang dasar gengsi, mau bagaimana? ─⌽ ©2019 rumourblaze Present Ps. This story original from rumour bla...
