Happy Reading🙏🙏
"Ayo kita buktikan" tantang Moa sambil menyapukan tangannya dengan lembut menggoda dada bidang David yang sudah terbuka.
David kembali mencecap bibir Moa dengan rakus, lidah pria itu menyerusuk masuk kedalam dan bermain-main di dalam rongga mulut Moa, lidah pria ity menjelajah di dalam sana kemudian lidahnya saling berbelit dengan lidah Moa di dalam rongga mulut hingga saliva keduanya banjir keluar dari bibir. Disela cumbuan mereka tangan David tidak diam saja, tangan pria itu menggerayangi kulit halus Moa dari atas hingga bawah.
Mereka terus saling berpagutan sambil berjalan menuju ranjang David menjatuhkan Moa dengan mendorong tubuh Moa hingga jatuh terlentang di atas ranjang.
Moa berbaring terlentang di tengah ranjang sambil memandang menggoda pada David.
"Kemarilah" rayu Moa dengan suara mendesah bertanda bahwa dirinya sedang sangat bernafsu. tangannya diletakkan pada pangkal pahanya yang terbuka lebar dan mengelus-elus pangkal pahanya menggoda David yang berdiri ditepi ranjang mengamati kegiatan Moa itu.
David menatap tubuh menggoda Moa dengan tatapan penuh damba, beberapa kali pria itu telah mereguk salivanya tidak tahan melihat tubuh telanjang Moa yang begitu sensual menggodanya.. Pria itu segera menanggalkan sisa pakaiannya yang masih melekat.
Dengan tubuh bugil David menaiki ranjang untuk bergabung bersama Moa, dia merangkak mendekati tubuh Moa yang menantinya di tengah Ranjang. Pandangan David berhenti diatas pangkal paha Moa sambil meneguk salivanya. Tatapan matanya seolah sangat kelaparan menatapi pangkal paha Moa seolah-olah belahan di pangkal paha itu adalah makanan yang sangat diinginkannya.
"Kamu ingin menjilatinya?" goda Moa dengan suara mendayu dan sengaja menaikkan pinggulnya agar lebih dekat pada wajah David.
"Ya..." jawab David dengan cepat penuh nafsu, pria itu sudah seperti kerbau yang dicucuk hidungnya, pria itu sudah benar-benar dibawah kendali Moa.
"Jilatlah" perintah Moa sambil membuka lebar kedua pahanya menampilkan Belahan menggoda di pangkal pahanya. Kemudian Jari Moa membuka belahan itu hingga menampilkan klitoris nya yang berwarna merah jambu. Mata David semakin berkabut disuguhi pemandangan yang menggoda seperti itu.
Tanpa diminta dua kali David segera menjulurkan lidahnya membelai klitoris Moa yang tersaji di hadapannya.
"Asshhh..ouhhhhh." Moa mendesah nikmat, tubuhnya menggelinjang geli menerima sentuhan dari lidah David pada pangkal pahanya. tubuhnya meremang nikmat merasakan lidah panas David yang basah bermain-main dibawah sana.
"shhhh...." Moa terus mendesis sambil memrjamkan matanya, Lidah dan bibir David terus bergerilya di inti tubunya itu sedangkan tangan pria itu bergerak meremas-remas payudara Moa yang kenyal dan montok.
"Ougghhh..ahhh. Nikmat sekali, lidahmu sungguh hebat" desah Moa merasakan sensasi yang nikmat dengan permainan lidah David di bawah sana dan juga nikmat pada payudaranya yang diremas-remas dengan gemas oleh David. Moa memejamkan matanya menikmati setiap jilatan lidah David.
"Ouhhh....aku mau lebih.." erang Moa dengan tubuh menggelinjang dan tangannya meremas-remas kepala David yang berada dipangkal pahanya. Mulutnya terus menerus mengumandangkan jeritan dan desahan-desahan kenikmatan.
"Akkkkhhhhhhh..." Jeritan nikmat yang Panjang keluar dari bibir Moa dan tubuhnya menggelinjang saat jari David menyeruak masuk ke dalam liang vaginanya.
"aahh..aahhh..." suara desahan Moa keluar setiap jari David keluar masuk dari liang vaginanya, dari satu jari pria itu menambah terus jarinya hingga tiga jari yang masuk ke dalam liangnya. Kemudian tangan pria itu mulai mempercepat tempo pergerakan tangannya memompa liang kenikmatan Moa.
KAMU SEDANG MEMBACA
Save Me
RomanceHi, Reader.... Yg sudah pernah membaca pasti tahu ini sama dengan cerita crazy girl yg sempat hiatus. Sekarang saya lanjutkan dengan merubah judul dan ada beberapa perubahan alur cerita. Seperti biasa cerita ini mengandung unsur Dewasa 21++ ⚠️⚠️⚠️ ...
