eleven

1.8K 196 13
                                        

Karena hari mulai senja, dan anak-anak kecil itu mulai kehabisan energi, Taeyong menyuruh mereka mandi selagi dirinya sendiri menyiapkan makan malam. Nana yang sudah selesai mandi duluan berakhir di pangkuan Jaehyun sambil menonton kartun Inggris bersama, The secret life of pets.

"Max!"

Jaehyun terkekeh kecil, "iya itu Max, Nana."

"Kau tampak persis seperti Winwin." Lirihnya pelan

"Eoh? Nana seperti mama?"

"Iya, seperti mama."

***

Mark benar-benar menepati ucapannya. Ia menghindari kontak mata dari Nana dan berjarak sejauh mungkin dari jangkauannya. Ya meskipun kenyataannya adalah Mark yang seringkali curi-curi pandang pada Nana yang sebenarnya tidak peduli.

"Mark tidak mau makan!"

Sentakan dari anak sulung itu akhirnya berhasil membuat Nana ikut menaruh perhatian padanya.

"Kenapa? Eomma sudah memasak makanan kesukaan mu. Lihat, ayam kecap, sayur tumis dan sup iga."

"Pokoknya tidak mau!"

"Hyung, ayo makan sama Nana! Nana akan suapi Hyung!"

Sedetik kemudian, Mark sudah mengangguk bahagia. Dari tadi kek. Dia kan mau Nana peka dan membujuknya seperti itu. Mark langsung mengambil tempat di samping Nana, berbagi kursi untuk dua orang.

Jaehyun dan Taeyong hanya saling melirik kebingungan.

"Hyung sedang ngambek pada Nana, eomma, appa. Salah sendiri, dia yang mesum, jadi aku dan Jeno hyung menyelamatkan Nana."

"Mesum?! Apa yang kakak mu lakukan?"

"Dia pura-pura mati dan menyuruh Nana untuk cium-cium pipinya! Dasar mesum!"

Mark memberikan lirikan membunuh terbaiknya pada Sungchan yang mengadu. Ingatkan Mark untuk menarik telinga Sungchan nanti.

"Aniya! Coba tanyakan saja pada Nana, eomma!"

Taeyong menghela napasnya lalu memusatkan perhatiannya pada anak yang diceritakan sejak tadi namun tak terusik sama sekali. Bibirnya masih terus mengunyah potongan daging yang bersemayam di mulutnya.

"Nana? Apakah yang dikatakan Sungchan itu betul?"

Semua mata pun kini hanya tertuju pada Nana. Anak itu sendiri hanya mengedip-ngedipkan matanya lucu, jujur saja bukannya kalau di meja makan itu artinya untuk makan?

"Nana sedang makan.."

Jaehyun tersenyum geli, lalu mengelus punggung Taeyong agar bersabar.

"Makan yang banyak Nana." Mendengar arahan Jaehyun, Nana mengangguk semangat.

"Sudahlah, biarkan mereka makan dengan tenang." Bisik Jaehyun pada sang pasangan, Taeyong.

"Tapi sayang, sifat mesumnya itu—"

"Mereka kan laki-laki."

"Umurnya masih sangat kecil Jae."

"Iya tapi itu namanya proses pendewas-akh."

Percakapan itu berakhir dengan rintihan kecil Jaehyun yang baru saja mendapat cubitan kecil nan pedih di pinggangnya. Akhirnya makan malam itu berakhir khidmat hingga semuanya selesai.

"Masing-masing bawa piringnya ke westafel, jangan ada yang kabur!"

Salah satu parenting yang diajarkan Taeyong pada anak-anaknya adalah bersikap mandiri. Ya meskipun ia belum berhasil pada tahap cuci piring —karena Mark dan Jeno sudah memecahkan gelasnya saat pertama kali mencoba cuci piring— tahun kemarin.

Taeyong dan Jaehyun selalu membagi tugas untuk mengurus rumah agar tak ada salah satu pihak yang merasa kelelahan. Melihat kedua orang tua itu sudah berjalan lebih dulu menuju ke tempat cuci piring, Nana segera menyusun piringnya sebelum Mark datang menyerobot.

"Tidak usah, Nana. Biar aku saja yang bawakan untukmu. Kau duduk saja disini ya." Nana tersenyum lagi hingga gigi-gigi kecilnya terlihat. Kepalanya mengangguk naik turun sangat lucu.

"Terima kasih oppa!"

Bukan hanya Mark yang membeku, tapi Jeno dan Sungchan juga rasanya kehilangan nafas untuk sesaat mendengar panggilan itu. Oppa? Oppa katanya?

Kenapa terdengar manis sekali....

"E-eng kau bilang apa Nana? Aku tidak dengar tadi." Mark menggaruk kepalanya berusaha membuat Nana mengulang kembali ucapannya.

"Terima kasih oppa~ Markeu oppa!"

Dan teriakan Nana menggelegar keras saat melihat Mark pingsan ditempat.

***

a/n :

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

a/n :

GUYS MAAAAF BANGET 2 BULAN AKU GAK UPDATE T______T MASIH ADA YANG NUNGGUIN GAK SIH...ayo banyakin komennya biar aku makin semangat buat next nyaaaaaaaaa!!!!!! Btw part ini markmin dulu yawww, next mau siapaaaaaaaa^°^

NANATempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang