Perth pun ikut naik ke atas ranjang dan berbaring di samping Pete.
" Perth sayang...tolong buka borgol ini ya, na na na..." ucap Pete sembari tersenyum.
Bukan nya membuka borgol itu Perth malah mengusap paha Pete, membuat Pete mendesis nikmat akibat usapan tangan Perth.
Perth memagut bibir Pete, sedikit melumatnya di sertai hisapan-hisapan kecil pada bibir bawah Pete yg selama ini menjadi candu nya.
Ae pun tak tinggal diam, memeluk Pete dari belakang sembari mencumbu tengkuk Pete dan punggung polos Pete.
" Uugghh...Aahhh..." Pete melenguh dan mendesah, di serang dari dua arah depan dan belakang dan semua itu ulah kedua suami mesum nya.
" Perth buka borgolnya...please...." Pete menatap sayu Perth, dengan mulutnya yg setengah terbuka. Perth yg melihat itu seketika menjadi luluh, dan akhirnya mengambil kunci borgol yg ada di saku celananya.
Perth memberikan kunci kepada Ae, dan Ae langsung membuka borgol itu.
Lega rasanya, itulah yg Pete rasakan saat kedua tangan nya terbebas dari borgol itu.
Bugg bugg
" Aww aww sakit baby !" pekik Ae.
" Aakkhh sayang..." Perth pun ikut memekik.
Pete menatap nyalang kepada kedua suaminya, dan wajahnya memberengut sebal.
" Sayang maaf...kami hanya bercanda..."
" Iya baby...kami hanya ingin sedikit bermain-main..."
" Bercanda kalian tidak lucu, masa aku di suruh pakai celana ini...inikan_celana dalam wanita. Dan borgol itu...Aakkhh kalian membuat ku naik darah !!"
Perth dan Ae langsung kalang kabut, melihat reaksi Pete membuat keduanya menyesal.
" Kunci...mana kunci !" Ae dan Perth saling pandang.
" Aku bilang mana kuncinya !" teriak Pete lagi.
" Kunci apa sayang, tadi kan sudah di buka borgolnya..." cicit Perth.
Pete langsung mendelik kepada Perth. " kunci lemari...apa kau yg menyimpan semua kuncinya, aku tidak bisa memakai piyama ku karena kalian mengunci semua lemari..." cicit Pete.
Ae turun dari ranjang, dan membuka laci. Dari dalam laci Ae mengambil beberapa kunci, dan itu semua adalah kunci lemari.
Pete turun dari ranjang dan merebut semua kunci itu, melirik Ae dengan sinis sembari membuka pintu lemarinya.
Di ambil nya satu piyama dan memakainya, Ae dan Perth hanya terdiam menatap suami manis mereka yg tengah marah.
" Apa pestanya sudah selesai ?" tanya Pete, dengan jutek nya.
Ae dan Perth kompak mengeleng.
" Sana pergi...temani tamu-tamu sampai mereka pulang semua, dan jangan kembali sebelum pestanya bubar..." bagaikan dua anak anjing yg menurut, keduanya bergegas pergi dari kamar.
Setelah kedua suaminya pergi, Pete menghubungi bibi Oh melalui intercom kamar yg terhubung ke dapur. Pete memesan di bawakan makanan dan juga minuman, sehabis marah-marah membuat energi Pete terasa terkuras habis.
Tak lama bibi Oh pun datang, membawakan makanan dan pesanan untuk Pete.
" Terima kasih bibi Oh..."
" Sama-sama khun Pete..."
KAMU SEDANG MEMBACA
ARE YOU LOST... BABY BOY ? (END )
FanfictionBaca aja biar nga penasaran, tapi sebelum save jgn lupa follow akun gw dulu. Kalo uda baca jgn lupa tinggalin jejak, jangan suka nya jadi silent reader...mau baca tp ogah ninggalin jejak. Cerita tetap ttg PS namun kali ini cerita bxb dan 3some... ud...
