Empat Belas

924 85 0
                                        

Junkyu turun dari kamarnya. Hari ini dia izin tidak masuk karna perutnya tidak bisa di ajak kompromi,di ajak makan cabe dikit langsung mencret.

"Sepi amat ini" Katanya sambil melihat jam "anjing udah jam 9,si yoshi emang prik!"

Junkyu berjalan ke arah kulkas untuk mengambil susu ultramilk kebanggaan nya dengan Hyunjin, ultramilk lovers.

"Ini beneran sepi? Lah anak cewe juga kaga ada" Sambil menuangkan susu nya, ia mengedarkan pandangan nya ke arah wastafel cucian piring "lho, tumben"

"Kyu udah mendingan lu?" Tanya Nancy yang udah rapi kayaknya mau pergi

Junkyu mengangguk "udah"

"Lu mau kemana nan?" Lanjutnya

"Pulang dulu gue" Kata Nancy "mau ambil laptop" Junkyu mengangguk saja

"Duluan deh kyu. Mau nitip ga? Tapi gua pulang nya sore" Tawar Nancy sambil memakai sepatu

"Nggak deh" Jawab junkyu "oleh oleh nya aja"

Nancy berlalu. Junkyu kembali hening sendirian, ia mendudukkan badanya pada meja makan ia melihat selembar kertas yang dibungkus rapi oleh amplop berwarna putih "surat siapa nih?"

Baru saja mau buka, terdengar gedoran pintu dari arah depan. Dengan berat ia beranjak untuk membuka pintu

"Iya siapa?" Junkyu melotot di hadapan nya ada dua manusia tinggi hitam dan berbadan kekar, serta jenggot yang menambah kesangaran pada mereka

"Saya ada perlu dengan Non Lia" Kata salah satu orang

"Maaf bapak ini siapa ya?" Tanya junkyu dengan sopan

"Non Lia nya ada?" Salah satu orang tadi menerobos ke dalam

"Pak, mohon sopan santun nya" Kata Junkyu masih sopan, tapi dua orang tadi melunjak

Kebetulan juga, Lia malah nongol ia sudah rapi seperti mau ke kampus.

"Ngapain kalian!" Lia memandang orang tadi sengit

"Maaf Non Tuan amanah kan untuk menjemput Non" Kata salah satu nya

"Gue gak mau!" Tolak Lia "minggir! Pergi kalian dari sini!"

Dengan kasar mereka berdua memaksa Lia, Junkyu yang sadar juga berusaha melawan tapi hasil nya nihil Lia dibawa

"anjing!!!" Junkyu tersungkur karna kena tonjok

"Gua harus kasih tau yang lain!"

**

"Pelan won perih bibir gua"

"Pasti suruhan papa nya lia lagi" Kata Renjun "gua udah beberapa hari liat ada mobil item ngawasin nih kost an"

Jeno, dan Sunwoo mengangguk "iya gua juga tau" Kata Jeno

Sunwoo yang sendari tadi diam, melirik ke arah Junkyu "padahal gua ada di atas kyu" Katanya "gua denger suara pintu di dobrak, gua kira si felix"

"Ya lo goblok wo!" Sewot Junkyu "anjai banget tau sekali tonjokan gue langsung mletoy"

"Gede banget tangan nya" Lanjut Junkyu

"Makanya teriak minta tolong!" Sahut Chaewon yang kebagian bungkus luka tangan kiri Junkyu

"Terus tangan lo ini kenapa?" Tanya Renjun

Junkyu mendengus pelan "tadi ke sabet pinggiran meja yang kaca itu. Untung gucci nya aman"

**

Giselle Karina dan Yeji baru aja pulang. Dan mendudukkan diri di sofa

"Gue kasihan sama Lia" Kata Yeji "mau bantu tapi malah takut nyusahin"

"Kalo kata gue sih kita diem aja dulu, toh kita tuh cuma temen,gak sopan juga masuk ke urusan keluarga Lia" Jawab Giselle

Karina mengangguk "bener sih" Katanya "gue khawatir banget asli"

Yeji mendengus pasrah, ia membuka ponsel nya tidak ada notif chat dari Lia ia benar benar cemas dengan keadaan Lia saat ini

"Gue aja yang udah lama temenan sama Lia gak tau apa apa" Kata Yeji parau

Karina mengelus pelan punggung Yeji "ji, berfikir positif aja. Kita yakin Lia baik baik aja kok"

"Dia di rumah nya sendiri, gue percaya orang tua nya gak sekejam itu" Sahut Giselle menyakinkan

Besti, ayo mampir ke cerita gua yang satunya dulu ya, sambil gua nulis cerita ini

Kemarin draf cerita ini kehapus🙂
Kit ati huhuhu

Janlup, vote komen nya geulis ganteng..

©Youpii_

Follow ige yuu ©its.youpii_

Fam(ily) Kost || 00lineCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang