"Kecelakaan dimana?" Junkyu datang dengan panik "won, lu baik baik aja?"
Chaewon masih menangis sendari tadi hanya Sei yang menenangkan, sedangkan Jihoon ia mengurus motor felix
"Lo kesini sama siapa kyu?" Tanya Sei
"Gue sama Hyunjin anak nya masih ke toilet" Jawab Junkyu ia sibuk dengan ponsel nya "anak anak udah di kabarin kan?"
Sei mengangguk "udah tadi Jihoon juga udah telfon Jeno katanya otw"
Nancy juga datang "Sei, won" Ia langsung memeluk Chaewon "Felix gak bakal kenapa napa percaya sama gue"
"Felix... Nan.. Felix hiks.."
"Iya dia gak kenapa napa" Nancy mengelus lembut tangan Chaewon
"Felix di mana?" Hyunjin sama Jeno juga dateng barengan "kata Jihoon.. Nah kamar ini"
"Masih ada dokter di dalem" Kata Sei "kita tunggu disini"
Mereka Hening dengan pikiran masing masing banyak tanda tanya yang mereka ingin tau, tapi..
"Keluarga Felix?" Kata Dokter
"Saya Dok" Ucap Jeno "gimana keadaan Felix?"
"Dia masih belum sadar, lecet dan retak di bagian kaki " Jelas Dokter "gak ada yang perlu di khawatirkan, kalo ingin menjenguk jangan berisik ya, permisi"
"Huhhh" Junkyu menghela nafas nya seperti beban di dirinya hilang seketika
"Habis ini gua pengen bicarain banyak hal sama lo pada" Jeno menatap tajam "jelasin!"
**
Nakyung sudah masak bubur pagi pagi atas pesan Jeno tadi, kali ini ia bersama Shuhua
"Sha, kok lu pucet banget" Nakyung melihat bekas suktikan di tangan kanan Shuhua "gue buatin teh ya?"
"Nggak usah Kyung gue cuma mual aja kurang tidur" Elak Shuhua
"Gue anter priksa ya? Mata lo juga merah" Nakyung berjalan ke arah meja dapur"Gue buatin teh anget"
"Gak usah Kyung"
Masih pagi sekali kost yang biasanya udah ramai kini sedikit sepi, ada yang nungguin Felix di rumah sakit ada juga yang belom balik dari kemarin, Renjun contoh nya..
Katanya sih keponakannya ulang tahun malah dia yang menahun
Nancy yang udah rapi langsung turun dan mengambil rantang yang Nakyung udah siapin
"Kyung ini udah kan?" Kata Nakyung
"Udah Nan, ntar teh anget nya nih"
"Cepetan! Gue udah gerah ada di sini"
Shuhua yang awalnya cuek saja mendongak "maksud lo?"
"Kaya ada yang ngomong" Sindir Nancy "cepetan Kyung gue udah merinding"
Shuhua tau Nancy sedang menyindir nya, beberapa hari setelah kejadian itu mereka masih enggan tegur sapa
Nakyung datang dengan menaruh wadah minum nya asal, udah muak melihat mereka seperti anak kecil
"Kalo mau berantem lagi di ring aja" Kata Nakyung sinis "gak keren banget kalian main nya cuma adu bacot gak sekalian jambak jambak an?!"
Gass teross buat up hehe
Janlup vote komen nya ya besti :)
©Youpii_.
KAMU SEDANG MEMBACA
Fam(ily) Kost || 00line
Teen FictionSelamat datang di Fam(ily) kost Bukan hanya Rumah, tapi tempat ternyaman kedua untuk singgah bahkan bisa sungguh. Catatan : ini hanya cerita fiksi, mohon maklum dan di mengerti. Tolong jangan membawa karakter di dunia nyata, niat hanya ingin mengh...
