Bab 30

3.6K 230 2
                                        

Yang belum istighfar hari ini jangan lupa istighfar ya banyakin sholawat juga

*

*

*

Yoo gass
_________

"Ayo berangkat sekarang bi" ajak ayah Rasyid

"Oh ayo" balas Abi, lalu ia membantu membawa barang bawaan gibran

Setelah shalat Dzuhur mereka memutuskan untuk segera berangkat ke pondok gibran, karena pondok nya lumayan jauh jadi mungkin memakan banyak waktu jika mereka terlalu santai, karena ketiga sohib Abi ikut jadi mereka masing masing mengendarai mobil, Aldo membawa mobil, Zaky dan Rizky nebeng di Aldo, mobil Abi hanya ada Ara, dan Shifa saja karena Shifa jika sudah bertemu dengan Ara pasti nempel, dan beberapa barang gibran yang tak muat di mobil ayah Rasyid dibawa separuh oleh Abi, dan Tante Sinta juga ikut mengantarkan gibran, dengan mobil yang dikendarai oleh om Adnan, saat mereka semua sedang berkumpul di teras, dan akan memasuki mobil yang sudah ditentukan masing masing, datang Bima yang membawa apa mereka tidak tau

"Assalamualaikum" ucap Bima saat memasuki halaman rumah bunda Rita

"Waalaikumussalam" balas mereka semua kompak

"Eh Bima, Untung kesini nya pas kita belum keburu pergi"  ucap bunda Rita yang dibalas senyum oleh Bima, gibran  yang melihatnya memandang malas

"Hehehe iya Bun, ini mamah Bima buatin makanan buat gibran, sekalian karena Bima mau ketemu gibran dulu jadi Bima yang anter Bun" balas Bima

"Oh gitu yaudah kalo mau ngobrol, ngobrol dulu aja, Nanti kan bakal jarang ketemu" bunda.

"Kayak iya aja lo mau ngomong Ama gue" gumam gibran

"Ya iya lah" balas Bima

" gini aja, gimana Bima ikut aja nganter gibran ke pondok, mobil kita banyak yang kosong nih" saran ayah Rasyid

"Emang boleh om?" Tanya Bima

"Bolehlah"

"Yaudah, tunggu ya Bima bilang mamah dulu om, Bun" ucap Bima, mau senakal apapun Bima di sekolah dia tetap anak mamah:)

Setelah menunggu sekitar 5 menit, karena jarak rumah gibran dan Bima hanya terhalang 6 rumah saja, Bima datanh dengan gamis dan peci hitam yang di pakainya, gibran yang melihat itu pun hampir terbatuk

"Eh buset, beneran Lo Bima?" Tanya gibran

"Ga boleh gitu gib, harus nya kamu bilang Maa Syaa Allah"

"Eh iya iya, maaf yah, maaf ya Bim, tapi keren si Lo"

"Baru tau takpe" balas Bima PD seratus persen, Bima  mengganti bajunya karena baju gibran, Abi, Zaky, Rizky, dan ayah Rasyid gamis semua, jadi Bima menyesuaikan diri

"Yaudah ayo berangkat, gib elu sama kita aja, takutnya Bima canggung kalo semobil Ama bunda Ama ayah Rasyid" ucap Rizky memberi saran, dan disetujui oleh Aldo dan Zaky

"Yaudah ayo bang" balas gibran, setelah itu mereka masuk mobil, Zaky dan Aldo didepan dan tiga pemuda Laginya dibelakang, saat sudah memastikan tidak ada yang tertinggal mereka memutuskan berangkat setelah baca doa bersama

*keadaan di mobil Abi

"Mbak zahla" panggil Shifa

"Iya Ifa?"

"Ifa duduk belakang aja deh"

" Loh Kenapa?" Tanya Ara bingung

"Ifa mau bobo?"

Ara untuk AbiTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang