Part 12

1.8K 151 19
                                        

Hari ini Krist ada pertemuan dengan Off dan itu berarti dirinya juga akan bertemu Singto, mungkin Krist akan mulai mendekati Singto lebih dulu baru Fiat.

Mereka mengadakan meeting di luar sengaja mencari suasana baru, Krist dan sekretarisnya datang lebih dulu ke restoran, ia hanya tak ingin membuat kliennya itu menunggu lama dan seperti biasa Singto akan menjadi orang terakhir yang datang karna harus mengurus Fiat lebih dulu.

"Maaf aku terlambat." Ucap Singto.

"Aku sudah terbiasa akan hal itu." Ucap Off.

Singto duduk di samping Off sambil membuka tas kerjanya, ia mengeluarkan berkas-berkasnya sedangkan Krist terus menatap Singto, menatap wajah manis Singto, ia menjadi menyesal telah mengakhiri hubungan mereka saat itu.

Setelah meeting selesai Singto pamit ke toilet, dan Krist masih terus memperhatikan Singto yang berjalan semakin jauh dari mereka.

"Kamu terlihat terus memperhatikan Singto sejak tadi seperti sangat ingin memakannya." Ucap Off.

"Tubuhnya masih sangat seksi meskipun sudah melahirkan anak. Lihat Off pantatnya sangat bulat, aku ingin meremasnya." Ucap Krist.

"Krist... Jangan pikirkan itu, kamu akan menyakiti Apple nanti, bukankah kamu sendiri yang mengatakan akan setia jika sudah menikah." Ucap Off.

"Itu dulu sebelum aku tahu Fiat anak ku sekarang aku ingin kembali dengan Singto." Ucap Krist.

"Maksud mu?" Ucap Off bingung.

"Aku sudah melakukan test DNA dan Fiat benar-benar anak ku, Off! Aku punya anak sekarang." Ucap Krist bahagia.

"Jadi Singto tidak menggugurkan kandungnya saat itu dan semua cerita Singto tentang mama Fiat itu bohong?" Ucap Off.

"Ya, aku ingin menyusul Singto ke toilet." Ucap Krist.

"Jangan bodoh! Jangan jadi pria brengsek lagi Krist." Ucap Off.

"Aku hanya ingin minta maaf padanya." Ucap Krist sembari beranjak dari duduknya, ia berjalan menyusul Singto ke toilet.

Saat Krist masuk ke toilet ia melihat Singto yang tengah mencuci wajahnya, Krist langsung memeluk Singto dari belakang sehingga membuat Singto terkejut.

"Lepas, Krist!!!" Ucap Singto sembari berusaha melepaskan diri dari pelukan Krist.

"Maafkan aku, Sing. Ayo kembali pada ku, aku benar-benar minta maaf." Ucap Krist.

Singto terus berontak sehingga membuat pantatnya bergesekan dengan penis Krist yang masih terbungkus celana, Singto merasa ada yang mengeras di celah pantatnya.

"Jangan bergerak, Sing. Kamu membangunkannya." Bisik Krist.

"Dasar gila! Hyper seks! brengsek!!" Ucap Singto kesal.

"Ini karna mu, tubuh mu sangat seksi." Bisik Krist di dekat telinga Singto.

"Ku mohon maafkan aku, ijinkan aku bertemu Fiat."

"Dasar bodoh!" Ucap Singto.

Dengan satu kali sentakan Singto berhasil melepas pelukan Krist setelah itu ia langsung pergi dari toilet meninggalkan Krist sendiri sedangkan Krist masuk ke dalam salah satu bilik toilet untuk menyelesaikan urusannya.

"Apa meeting kita sudah selesai? Aku ingin menjemput Fiat." Ucap Singto.

"Hmm... Kamu boleh pulang." Ucap Off.

Setelah menyelesaikan urusannya, Krist datang lagi menemui Off yang tengah makan dengan sekertarisnya.

"Dimana Singto?" Tanya Krist kepada Off.

Love Me PleaseWhere stories live. Discover now